• Login
Bacaini.id
Friday, February 13, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Hutan Ngantang Simpan 9 Jenis Burung Langka

ditulis oleh
3 October 2021 21:32
Durasi baca: 2 menit
Pengamat burung Profauna Indonesia melakukan pendataan burung di hutan lindung RPH Sekar, Ngantang, Malang. Foto/Profauna Indonesia

Pengamat burung Profauna Indonesia melakukan pendataan burung di hutan lindung RPH Sekar, Ngantang, Malang. Foto/Profauna Indonesia

Bacaini.id, MALANG – Hutan Ngantang, Kabupaten Malang diam-diam menyimpan 43 jenis burung dengan 9 jenis diantaranya dilindungi. Pelestarian hutan di kawasan itu menjadi penentu lestarinya unggas-unggas tersebut.

Pengamat burung dari Profauna Indonesia, Made Astuti mengatakan sepanjang Agustus – September 2021, tercatat 43 jenis burung berada di hutan lindung Perhutani RPH Sekar, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. “Sembilan jenis diantaranya termasuk yang dilindungi,” katanya dalam siaran pers yang diterima Bacaini.id, Minggu 3 Oktober 2021.

Sembilan burung dilindungi itu antara lain Elang ular bido (Spilornis cheela), Elang hitam (Ictinaetus malaiensis) Julang emas (Aceros undulatus), Takur tohtor (Megalaima armillaris), Takur tulung tumpuk (Megalaima javensis), Serindit Jawa (Loricilus pusillus), dan Luntur harimau (Harpactes oreskios).

Selain itu ada burung Jingjing batu (Hemipus hirundinaceus), Sepah kecil (Pericrocotus cinnamomeus), Sepah hutan (Pericrocotus flammeus), Sepah gunung (Pericrocotus miniatus), Takur tenggeret (Megalaima australis), Takur ungkut-ungkut (Megalaima haemacephala), Cinenen jawa (Orthotomus sepium), Munguk beledu (Sitta frontalis), Celepuk reban (Otus lempiji), Ciu besar jawa (Pteruthius flaviscapis), Ciu kunyit (Pteruthius aenobarbus), Pelanduk semak (Malacocincla sepiarium), Tepus leher putih (Stachyris thoracica), dan Tepus pipi perak (Stachyris melanothorax).

“Tentu keberadaan burung-burung langka ini sangat tergantung dengan kelestarian hutan. Misal burung Julang emas dan Takur itu tak bisa hidup tanpa pohon-pohon besar yang beragam,” jelas Made.

Masih menurut catatan Profauna Indonesia, hutan lindung RPH Sekar memiliki luas 3.212 hektar, berada pada ketinggian 1.100 mdpl hingga di atas 2000 mdpl. Di lereng Gunung Kawi dan Kelud tersebut ada beberapa desa seperti Desa Sidodadi, Purworejo, Pagersari, Banturejo dan Pandansari.

Tempat ini juga memiliki wisata alam yang terkenal, yakni Sumantoro dan Sumbersongo yang berada di Desa Sidodadi. Dengan kekayaan hayati itu, masyarakat diminta menjaga ekosistem hutan untuk kelangsungan bersama.

Ketua Pembina Profauna Indonesia, Rosek Nursahid mengatakan pelestarian hutan, khususnya di hutan lindung RPH Sekar adalah harga mati. Jangan sampai terjadi perusakan dan alih fungsi.

”Selain menyimpan potensi keragaman hayati tinggi, keberadaan hutan lindung ini juga sangat penting untuk menjaga sumber-sumber air yang ada di hutan ini,” katanya.

Untuk memantau keragaman hayati di hutan lindung RPH Sekar, Profauna Indonesia telah membangun pos lapangan di Dusun Sekar, Desa Sidodadi, Kecamatan Ngantang.

Penulis: A. Ulul
Editor: HTW

Tonton video:

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: profauna
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Pendamping hukum Revolutionary Law Firm menyampaikan ultimatum kepada Perhutani dalam audiensi soal hak kelola hutan di Blitar

Bukan Forum Basa-basi! Warga Blitar Kepung Perhutani, Ultimatum Soal Hak Kelola KHDPK

Penukaran uang baru Lebaran 2026 di layanan BI

Penukaran Uang Baru Lebaran 2026 Dibuka, Ini Jadwal dan Cara Daftar Online

Perempuan di Trenggalek melaporkan mertuanya ke polisi atas dugaan penganiayaan

Viral Menantu Polisikan Mertua di Trenggalek, Korban Minta Kasus Tetap Diproses Hukum

  • Bupati Trenggalek melepas 9 pemuda yang akan belajar Pertahanan dan AI di Korea Selatan

    Dari Desa ke Korea, 9 Pemuda Trenggalek Belajar Pertahanan dan AI Tanpa Biaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sleman Viral Lagi! Lawan Klitih Berujung Penjara 10 Tahun dan Denda 1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peluang Atlet Indonesia di Olimpiade Musim Dingin 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Asal Makan Hasil Laut, Kenali 3 Kepiting Beracun yang Ada di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In