• Login
Bacaini.id
Thursday, March 12, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Hujan Es Dalam Primbon Jawa Pertanda Buruk

ditulis oleh
21 February 2022 18:49
Durasi baca: 2 menit
Ilustrasi mimpi. Foto:unsplash

Ilustrasi mimpi. Foto:unsplash

Bacaini.id, KEDIRI – Sejumlah kota di Jawa Timur hari ini diguyur hujan es. Fenomena alam ini diyakini sebagai pertanda buruk dalam Primbon Jawa.

Pada konteks mimpi, seseorang yang melihat hujan es memberikan firasat yang kurang baik. Seorang ahli tafsir memprediksi akan terjadi permusuhan di antara sahabat atau teman, atau mungkin juga saudara.

Primbon lain menyebut makna mimpi melihat hujan es adalah refleksi dari keterasingan emosional seseorang. Hujan es bermakna sesuatu telah memaksa kamu untuk mengisolasi diri dari orang-orang dan tempat tinggal. Pesannya, jika kamu memiliki masalah, selesaikan dan jangan lari darinya.

Meski memiliki maka mengerikan, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut hujan merupakan fenomena alam biasa. Tak ada yang aneh dari peristiwa ini karena semua bisa dijelaskan secara logika.

Hujan es terjadi karena adanya awan Cumulonimbus yang memiliki tiga macam partikel, yakni  butir air, butir air super dingin, dan partikel es. Hujan es dapat terjadi tergantung dari pembentukan dan pertumbuhan awan Cumulonimbus tersebut. Biasanya awan ini berbentuk berlapis-lapis seperti bunga kol.

Dikulik dari laman resmi BMKG, hujan es (hail) disertai kilat atau petir dan angin kencang berdurasi singkat lebih banyak terjadi pada masa transisi atau pancaroba, dari musim kemarau ke musim hujan atau sebaliknya.

Secara keilmuan, terjadinya hujan es ini dapat diprediksi sebelumnya. Biasanya satu hari sebelumnya udara pada malam hari hingga pagi hari terasa panas dan gerah. Hal ini diakibatkan adanya radiasi matahari yang cukup kuat.

Penjelasan lain tentang penyebab hujan es adalah kelembapan udara tinggi, massa udara yang tidak stabil, serta suhu permukaan bumi yang mendukung. Selain itu, perubahan suhu udara di troposfer, bagian atas tempat terbentuknya awan-awan yang mengandung es, juga menjadi penyebab terjadinya hujan es.

Jika suhu di permukaan bumi cukup rendah maka kristal es akan mencapai bumi dalam bentuk es atau hail. Tetapi kalau suhu di permukaan bumi cukup panas, maka kristal es akan sampai di permukaan bumi sebagai hujan air.

Penulis: HTW

Tonton video:

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: hujan esprimbon jawa
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Almarhum Karmia Krissanty Tandjung Nasution. Foto: istimewa

Profil Karmia Krissanty, Putri Akbar Tandjung yang Wafat Setelah Berjuang Melawan Kanker

Pastikan Keselamatan Pemudik, Pemkab Jember Intensifkan Inspeksi Bus Angkutan Jelang Lebaran

Mbak Wali Pastikan Stok Pangan Aman Selama Ramadan hingga Lebaran

  • SPPG Blitar tidak memenuhi syarat sanitasi

    Daftar SPPG Nakal di Blitar yang Dihentikan BGN, 46 Lokasi di Kota dan Kabupaten

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Rusak di Trenggalek Mulai Diperbaiki Jelang Lebaran Idul Fitri 2026, Pemkab Siapkan Rp95 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pamer Hummer Listrik 4,5 M, “Rahasia” Ketenaran Gus Iqdam Dibongkar Netizen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In