• Login
Bacaini.id
Friday, June 12, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Hadapi Ancaman Kekeringan, Pemkab Trenggalek Kembangkan Teknologi Air untuk Dukung Swasembada Pangan

ditulis oleh Redaksi
22 April 2026 19:20
Durasi baca: 2 menit

Bacaini.ID, TRENGGALEK – Selain mendorong swasembada pangan berbasis sekolah, Pemerintah Kabupaten Trenggalek juga menyiapkan langkah strategis menghadapi ancaman kekeringan yang diprediksi cukup parah tahun ini.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengungkapkan pentingnya inovasi teknologi untuk memastikan ketersediaan air bagi masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan program pertanian, termasuk di lingkungan sekolah, sangat bergantung pada ketersediaan air.

Sementara itu, kondisi lingkungan yang mengalami penurunan kualitas, seperti berkurangnya kawasan hutan, turut memengaruhi siklus air.

“Kesuksesan tanam itu juga tergantung dengan keberadaan air. Kita tahu siklus air sudah tereduksi, sehingga kita perlu mengkompensasi dengan teknologi,” jelas Mas Ipin.

Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah sistem kondensasi sederhana yang mampu menangkap uap air dan mengubahnya menjadi sumber air baru. Teknologi ini merupakan hasil inovasi Dinas Pertanian Trenggalek bersama sejumlah inovator lokal.

Langkah ini dinilai penting mengingat setiap musim kemarau, puluhan desa di Trenggalek kerap mengalami kekeringan. Bahkan, jumlahnya bisa mencapai 90 hingga 100 desa, sehingga distribusi air bersih menjadi tantangan besar bagi pemerintah daerah.

Mas Ipin menegaskan bahwa ke depan, pemerintah akan lebih selektif dalam mengalokasikan anggaran dengan mengutamakan program yang berdampak jangka panjang.

Salah satunya melalui pengembangan teknologi penyediaan air mandiri bagi masyarakat.

“Daripada anggaran habis untuk kebutuhan sesaat, lebih baik kita gunakan untuk solusi jangka panjang. Harapannya setiap rumah tangga bisa memproduksi air sendiri,” tandasnya.

Dengan kombinasi edukasi pangan dan inovasi teknologi air, Pemkab Trenggalek optimistis mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengurangi risiko krisis air di masa mendatang.(abi/ADV)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi santan kelapa dan penjelasan ilmiah mengenai kolesterol serta lemak jenuh

Santan Ternyata Tidak Mengandung Kolesterol, Tapi Tetap Dibatasi, Kenapa?

Mohammad Rifai Ketua DPC PKB Kabupaten Blitar periode 2026–2031

Rifai Terpilih Ketua PKB Kabupaten Blitar 2026–2031 Kalahkan Gus Tamim

Tampilan aplikasi Access by KAI dengan fitur baru pemesanan tiket kereta api

Access by KAI Tambah Fitur Baru, Pesan Tiket Kereta Lebih Cepat

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In