• Login
Bacaini.id
Wednesday, July 15, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Gus Qowim Tekankan Pembangunan 2027 Harus Cermat, Inovatif, dan Tepat Sasaran

ditulis oleh Redaksi
11 February 2026 14:40
Durasi baca: 2 menit

Bacaini.ID, KEDIRI – Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2027 Kecamatan Pesantren, Rabu (11/2/2026), di Gedung Serbaguna Kantor Kecamatan Pesantren.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Kediri menyampaikan bahwa pada Musrenbang tahun sebelumnya, Kecamatan Pesantren mengusulkan 122 program, dengan tingkat keterakomodasian sebesar 38,5 persen. Sebanyak 5 usulan telah terakomodasi dalam Perubahan APBD 2025 dan 42 usulan masuk dalam APBD 2026.

Gus Qowim menjelaskan, usulan yang terakomodasi mencakup berbagai bidang. Pada Bidang A meliputi pengadaan buku taman baca, pemberdayaan perempuan kepala keluarga, pelatihan kesehatan, dan pengembangan kelurahan ramah anak. Bidang B meliputi pengaspalan jalan, rehabilitasi saluran irigasi, serta pelatihan persampahan. Sementara Bidang C meliputi peningkatan kualitas UMKM, pembinaan Pokdarwis, serta pengembangan seni dan budaya.

Lebih lanjut disampaikan, pada tahun 2025 Pemerintah Kota Kediri telah melakukan pelebaran Jalan Betet–Kleco yang kini dikenal sebagai Jalur Lintas Santren (JLS).
Keberadaan jalur ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas wilayah, menjadi ruang olahraga masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi. Sedangkan pada tahun 2026, dilakukan pemeliharaan dan rehabilitasi saluran irigasi, salah satunya di Kelurahan Blabak, guna mendukung pengairan dan sistem drainase perkotaan sebagai bagian dari pelaksanaan program unggulan Sapta Cita.

Gus Qowim menegaskan bahwa tahun 2027 merupakan tahun strategis karena menjadi tahun ketiga pelaksanaan RPJMD Kota Kediri 2025–2029. Tema pembangunan tahun 2027 adalah “Penguatan Layanan Dasar dan Akselerasi Transformasi Pembangunan melalui Inovasi, SDM, dan Infrastruktur untuk Penguatan Daya Tarik Kota.”

Namun demikian, Gus Qowim mengingatkan pentingnya bersikap realistis terhadap tantangan yang dihadapi, khususnya penurunan kemampuan fiskal daerah akibat perubahan kebijakan pemerintah pusat terkait transfer ke daerah. “Walaupun dengan kondisi yang seperti itu, pemerintah tetap harus cermat, inovatif, dan kolaboratif dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan,” imbuhnya.

Di tengah keterbatasan tersebut, Menurut Wakil Wali Kota Kediri, pemerintah daerah tetap berkomitmen melanjutkan program unggulan Sapta Cita secara konsisten dan terarah agar pembangunan tetap memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Pemerintah juga akan mengupayakan agar usulan Musrenbang dapat diakomodasi secara optimal, terutama yang berkaitan langsung dengan penguatan layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur jalan, dan drainase.

Selain itu, telah dialokasikan anggaran kelurahan untuk mendukung kegiatan strategis, antara lain Posyandu, Karang Taruna, PKK, Forum Anak, Pokja Kelurahan Sehat, kegiatan peduli AIDS, pendidikan keluarga, pengasuhan anak, remaja, dan lansia, Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak, serta event skala kelurahan. Wakil Wali Kota Kediri menekankan bahwa anggaran tersebut bersifat stimulan dan harus dimanfaatkan secara optimal melalui kolaborasi lintas pihak.

Hasil Musrenbang Kecamatan Pesantren selanjutnya akan dibahas pada Musrenbang Kota sebagai upaya menyelaraskan kebutuhan masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah. “Adanya forum ini diharapkan menghasilkan program dan kegiatan yang berkualitas demi terwujudnya Kota Kediri yang maju, sejahtera, dan berdaya saing,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Pj Sekretaris Daerah Kota Kediri M. Ferry Djatmiko, para asisten, staf ahli, kepala OPD, camat dan lurah se-Kecamatan Pesantren, direktur BUMD, TP PKK Kecamatan Pesantren, serta delegasi Musrenbang se-Kecamatan Pesantren.

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ketua Komite SMKN 1 Doko Kabupaten Blitar menjelaskan polemik pembelian seragam sekolah dan WAG Seragam yang menjadi sorotan wali murid

Komite SMKN 1 Doko Blitar Bantah Arahkan Siswa, Tapi Ada WAG Seragam

Ilustrasi Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dengan siluet masyarakat adat Indonesia, peta Nusantara, dan simbol dokumen KTP sebagai representasi pengakuan negara terhadap penghayat kepercayaan

Hari Kepercayaan Resmi Ditetapkan, Jawa Timur Punya 50 Aliran Spiritual Nusantara

Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep

Strategi PSI Menjadikan Jawa Timur Kandang Gajah

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In