• Login
Bacaini.id
Wednesday, June 17, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Gus Fawait Berkomitmen Jadikan Jember Rumah yang Aman dan Ramah bagi Pekerja Migran

ditulis oleh Redaksi
14 June 2026 19:52
Durasi baca: 2 menit

Bacaini.ID, JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember bekerja sama dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menggelar kegiatan jalan sehat bertajuk Gerakan Nasional Migran Aman. Acara yang berlangsung meriah ini dipusatkan di Alun-Alun Jember pada Minggu (14/6/2026).

​Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jember, Gus Fawait, menegaskan komitmen penuh jajarannya untuk memperbaiki nasib dan mempermudah pelayanan bagi para Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) serta Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Jember.

​Gus Fawait mengungkapkan bahwa selama ini masyarakat Jember yang ingin mengurus keperluan migran harus menempuh perjalanan jauh ke luar daerah. “Mereka harus ke Surabaya, Malang, dan Banyuwangi. Terlalu jauh, butuh waktu 3 sampai 4 jam. Mungkin itu juga yang membuat banyak yang berangkat pakai jalur non-prosedural,” ujar Gus Fawait.

​Untuk memangkas birokrasi dan jarak tersebut, Pemerintah Kabupaten Jember telah berkoordinasi dengan kementerian terkait dan menyediakan tempat khusus jika disetujui untuk membuka kantor perwakilan P4MI (Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia) di Kabupaten Jember.

​Selain kemudahan administrasi, Pemkab Jember juga memberikan solusi nyata terkait tes kesehatan (medical check-up) bagi para calon migran yang sebelumnya harus dilakukan di luar daerah. Gus Fawait mengumumkan bahwa tiga Rumah Sakit Daerah (RSD) di Jember kini sudah siap melayani pemeriksaan kesehatan CPMI.

​”Insya Allah harganya, tiga rumah sakit ini adalah yang termurah se-Jawa Timur, tapi kualitasnya tetap terjaga,” tegasnya.

​Komitmen Pemkab Jember tidak berhenti pada proses keberangkatan saja, melainkan hingga kesejahteraan keluarga yang ditinggalkan. Gus Fawait menyatakan pihaknya telah menguji coba program beasiswa kuliah bagi putra-putri PMI untuk menempuh pendidikan di berbagai kampus di Indonesia, dan berjanji akan menambah kuotanya tahun ini.

​Tak hanya itu, Pemkab Jember juga siap menyediakan lahan apabila Kementerian P2MI berkenan membangun gedung pusat pelatihan kerja di Jember. Program ini nantinya akan disinergikan dengan lulusan SMK di Jember agar bisa terserap dalam program go global yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo.

​Sebagai kabupaten dengan jumlah penduduk terbesar ketiga di Jawa Timur, Jember masih menghadapi tantangan kemiskinan absolut yang cukup tinggi. Meski demikian, Gus Fawait optimis tren pertumbuhan ekonomi dan PAD Jember yang mulai membaik dapat diakselerasi melalui sektor pekerja migran yang teredukasi dengan baik.

​Di akhir sambutannya, Gus Fawait berharap dukungan penuh dari pemerintah pusat agar regulasi perlindungan pekerja migran di tingkat daerah bisa segera diperkuat. “Kami berkomitmen untuk bagaimana membuat desa di seluruh Jember ini menjadi Desa Migran. Insya Allah tinggal Perda (Peraturan Daerah)-nya saja, kami berkomitmen untuk membuat Perda terkait masalah PMI,” pungkas Gus Fawait. (meg/ADV)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Warga mengikuti tradisi Baritan dan ritual bulan Suro di wilayah Blitar Jawa Timur

Tradisi Bulan Suro di Blitar: Dari Baritan hingga Larung Sesaji, Masih Dilestarikan Warga

Ilustrasi perbedaan tampilan wajah carb face dan protein face akibat pola konsumsi karbohidrat dan protein

Carb Face vs Protein Face, Apa Pengaruh Makanan ke Wajah?

Satpol PP Tulungagung merazia 47 pelajar yang nongkrong di warung kopi saat jam sekolah

Pelajar Tulungagung Dilarang di Warkop, Terjaring Razia Dihukum Nyanyi Indonesia Raya

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In