Poin Penting:
- Tidak semua gunung cocok untuk anak, pemilihan jalur dan usia menjadi faktor utama keselamatan
- Gunung Penanggungan dan Gunung Bokong termasuk pilihan terbaik karena jalur ringan dan waktu tempuh singkat
- Persiapan fisik, mental, dan perlengkapan menjadi kunci agar pendakian anak tetap aman dan menyenangkan
Bacaini.ID, KEDIRI – Mengenalkan aktivitas mendaki gunung kepada anak bisa menjadi pengalaman berharga sekaligus menyenangkan. Namun, orangtua perlu memilih gunung yang tepat dengan jalur yang aman dan ramah bagi pemula. Di Jawa Timur, ada beberapa gunung yang direkomendasikan untuk pendaki anak karena memiliki trek ringan, akses mudah, dan pemandangan menarik.
Baca Juga:
Secara umum, anak usia di bawah lima tahun tidak direkomendasikan untuk aktivitas hiking karena daya tahan tubuh dan kemampuan adaptasinya yang masih terbatas. Anak usia 6-9 tahun, mulai bisa diajak mendaki di jalur ringan yang singkat. Sedangkan usia ideal anak pada aktivitas ini adalah 10 tahun ke atas. Mereka lebih siap secara fisik dan mental untuk menjadi pendaki pemula.
Memilih gunung yang tepat menjadi kunci utama agar pengalaman anak tetap menyenangkan dan aman. Jawa Timur, memiliki beberapa gunung yang relatif ramah untuk anak-anak dengan jalur yang bersahabat, akses mudah, serta pemandangan yang tetap menarik. Dengan persiapan yang matang, aktivitas mendaki gunung dapat menjadi pengalaman yang berkesan bagi anak.
Berikut beberapa gunung di Jawa Timur yang ramah anak:
Gunung Penanggungan (1.653 mdpl)
Gunung Penanggungan terletak di perbatasan Mojokerto-Pasuruan. Gunung ini terkenal sebagai tempat suci Kerajaan Majapahit dengan 198 situs arkeologi atau candi. Dengan ketinggian 1.653 mdpl, Gunung Penanggungan menjadi salah satu tujuan populer untuk pendakian singkat (tektok) bagi pemula.
Ada beberapa jalur pendakian utama untuk mencapai puncak. Namun Jalur Tamiajeng atau Trawas sangat direkomendasikan untuk pendakian bersama anak-anak. Treknya paling populer dengan fasilitas basecamp yang lengkap. Jarak antar pos tidak terlalu jauh dan waktu pendakian sekitar 2-3 jam.
Mendaki Gunung Penanggungan juga tidak selalu harus sampai puncak utama (Pawitra). Untuk anak-anak atau pendaki pemula, disarankan berkemah atau sekedar sampai di Puncak Bayangan. Di Puncak Bayangan, medannya lebih datar, luas untuk istirahat dan bermain daripada Puncak Pawitra yang sangat terjal dan berpasir.
Di sekitar Gunung Penanggungan juga terdapat berbagai wisata edukasi dan rekreasi yang cocok untuk anak-anak. Seperti di PPLH Seloliman yang menawarkan trekking ringan melewati sawah dan hutan.
Gunung Bokong (1.746 mdpl)
Gunung Bokong terletak bersebelahan dengan Gunung Panderman, Batu, berada dalam satu kawasan dan satu pengelolaan. Gunung ini seringkali disebut sebagai ‘anak Panderman’.
Meskipun Panderman juga merupakan gunung yang ramah untuk pemula, namun untuk anak-anak lebih disarankan mendaki Gunung Bokong karena jalurnya yang lebih landai dan lebih rendah.
Mendaki Gunung Bokong hanya memakan waktu sekitar satu jam dengan jalur pendakian landai. Gunung Bokong bahkan seringkali digunakan untuk latihan pendaki difabel karena tingkat kesulitan yang rendah.
Meskipun tidak terlalu tinggi, pemandangan Gunung Bokong indah dan dari puncaknya terlihat view Kota Batu. Jalurnya cukup lebar dengan vegetasi teduh, pepohonan pinus ada di sebagian besar jalur pendakian. Cocok untuk menjaga stamina tubuh anak-anak agar tak mudah lelah dan haus kena terik matahari.
Mendaki bersama anak-anak, persiapkan fisik dan mental anak sebelum mendaki. Beri pemahaman jalur seperti apa yang akan mereka hadapi nanti dan estimasi waktu yang dibutuhkan.
Jangan lupa persiapkan perlengkapan dengan matang seperti minum, cemilan, permen atau madu untuk menambah tenaga dan barang-barang kecil lain yang dibutuhkan.
Penulis: Bromo Liem
Editor: Solichan Arif





