• Login
Bacaini.id
Friday, May 29, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Gen Z, Yuk Belajar Stoikisme Untuk Kesehatan Mental

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
8 June 2024 18:39
Durasi baca: 3 menit
Gen Z, Yuk Belajar Stoikisme Untuk Kesehatan Mental. (foto: ilustrasi/vecteezy

Gen Z, Yuk Belajar Stoikisme Untuk Kesehatan Mental. (foto: ilustrasi/vecteezy

Bacaini.id, KEDIRI – Tingginya isu kesehatan mental pada kalangan Gen Z ternyata memiliki alasan kuat. Berdasarkan penelitian University College London, tingkat depresi Gen Z dua pertiga lebih tinggi daripada millenial.

Hasil riset Pew Research Center menyebut sekitar 70 persen remaja dari berbagai ras, jenis kelamin, dan tingkat pendapatan keluarga, telah mengalami kecemasan dan depresi.

Bahkan dalam penelitian lain mengungkapkan bahwa sebagian besar negara menunjukkan Gen Z memiliki kesehatan mental yang buruk tanpa diketahui penyebab pastinya.

Survei lebih dari 42 ribu responden di 26 negara menyebut lebih dari sepertiga responden Gen Z mengaku menghabiskan waktu lebih dari dua jam sehari untuk menggeluti media sosial. Media sosial diakui mereka sangat memengaruhi kesehatan mental.

Berkaca pada buruknya kesehatan mental ini, ada baiknya Readers mulai melakukan beberapa langkah pencegahan masalah mental dengan memperbaiki kualitas hidup. Salah satunya dengan mendalami Stoikisme.

Stoikisme adalah salah satu aliran filsafat yang banyak mengajarkan pengendalian diri. Dengan memahami prinsip ini, Readers akan lebih mudah mengubah perspektif tentang hidup, lebih bisa menghadapi tantangan dengan sikap lebih bijaksana dan tenang.

Stoikisme mengajarkan fokus pada hal-hal yang benar-benar dapat kita kendalikan, seperti sikap, tindakan, dan pemikiran diri sendiri. Stoikisme sendiri diciptakan di Kota Athena, Yunani oleh Zeno dari Citium pada awal abad ke 3 sebelum Masehi.

Lebih lanjut, begini cara menerapkan Stoikisme dalam kehidupan sehari-hari:

Melepas Ikatan Emosional Pada Kebendaan

Pada intinya Stoikisme adalah paham yang mengajak kita untuk hidup lebih legowo. Melepaskan diri dari perasaan terikat pada kepemilikan.

Seorang penganut Stoikisme boleh menyukai sesuatu, tapi tidak pernah merasa terikat secara emosional. Begitu aturan mainnya. Menyadari semua yang kita miliki adalah fana, tak ada yang abadi.

Dalam Stoikisme kebahagiaan didapat dengan jalan membebaskan ukuran-ukuran yang bersifat kebendaan. Misalnya merasa bahagia apabila memiliki pekerjaan tertentu atau memakai fashion dengan brand tertentu.

Dalam pandangan Stoikisme, hal itu secara tidak langsung telah membuat ukuran-ukuran kebahagiaan untuk diri sendiri. Apabila ukuran itu tidak tercapai, yang terjadi adalah perasaan gagal, sedih dan depresi

Latih diri untuk memiliki tujuan hidup yang lebih berguna. Dimulai dari lingkungan terdekat, seperti memperbanyak aktifitas membantu orang, melibatkan diri dalam kegiatan-kegiatan sosial.

Bersyukur adalah mutlak!

Jangan sibuk menghitung-hitung kekurangan, meratapi keinginan-keinginan yang belum bisa tercapai, termasuk menyesali kegagalan.

Fokuslah kepada semua hal kecil yang sudah kita miliki. Bersyukurlah terhadap segala hal yang sudah Readers punyai.

Bersyukur diberi kesehatan, keluarga, pekerjaan. Bagi seorang penganut Stoikisme  apapun harus disyukuri. Buang pikiran negatif yang bisa memengaruhi semangat.

Kontrol Pikiran dengan Meditasi

Belajar mengendalikan pikiran agar melihat segala sesuatu secara positif. Dengan begitu hidup akan terasa lebih tenang, terhindar dari stres serta ambisi berlebihan.

Telah disebutkan, Stoikisme berkaitan dengan fokus atau konsentrasi terhadap hal-hal yang bisa atau tidak bisa kita kendalikan.

Meditasi bisa membantu Readers bersikap lebih tenang, tidak gegabah, dan hanya berpikir tentang saat ini. Kibaskan jauh-jauh kekhawatiran pada masa depan atau kecemasan masa lalu.

Apabila masih merasa sulit untuk melakukan meditasi, Readers bisa belajar pada orang-orang yang sudah terbiasa melakukannya.

Semoga membantu ya Readers!

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif 

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: apa itu stoikismegen zKesehatan mentalStoikismestoikisme untuk gen z
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi internet lemot saat bekerja online

Internet Lemot dan WiFi Putus Nyambung? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ilustrasi pekerja kantoran Indonesia sedang bekerja

Riset Gallup Ungkap Pekerja Indonesia Paling Bangga Jadi ‘Budak Korporat’, Stres Kerja Terendah di Dunia

Ilustrasi pasukan Garnisun. Foto: istimewa

Jejak Garnisun Menumpas Premanisme di Zaman Orde Baru

  • Panitia seleksi rekrutmen perangkat Desa Gogodeso Kabupaten Blitar menghentikan sementara tahapan seleksi akibat polemik peserta

    Rekrutmen Perangkat Desa Gogodeso di Blitar Ricuh, Siapa Bermain?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Offshore di Balik Perusahaan Sawit Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In