• Login
Bacaini.id
Monday, July 13, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Gen Z dan Konten Viral Jadi Ancaman Literasi Digital di Era Media Sosial

Gen Z bukan sekadar konsumen media, tetapi juga produsen konten yang membentuk ekosistem informasi. Tanpa literasi digital yang kuat, mereka berisiko menjadi korban arus viral yang dangkal dan menyesatkan.

ditulis oleh Redaksi
24 June 2026 19:38
Durasi baca: 2 menit
Ilustrasi media sosial. Foto: Unsplash

Ilustrasi media sosial. Foto: Unsplash

Bacaini.ID, KEDIRI – Generasi Z yang lahir dan tumbuh bersama media sosial menghadapi tantangan serius dalam cara berpikir dan menyerap informasi. Paparan konten pendek, viral, dan sering kali tidak akurat di platform seperti TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts terbukti memengaruhi pola kognitif mereka.

Sejumlah penelitian terbaru mengungkapkan dampak yang mengkhawatirkan, yakni penurunan kemampuan fokus, meningkatnya kecemasan, hingga distorsi persepsi sosial.

Studi yang dirilis medRxiv pada 2025 berjudul The Impact of Short-Form Video Use on Cognitive and Mental Health menunjukkan bahwa konsumsi video berdurasi singkat memicu dopamine loop yang membuat pengguna terbiasa dengan gratifikasi instan.

“Gen Z lebih sering bereaksi cepat terhadap tren ketimbang melakukan analisis mendalam,” tulis laporan tersebut.

FOMO dan Bahasa Viral

Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) juga memperkuat perilaku impulsif. Kajian Caught in the Scroll: A Psycholinguistic Exploration of FOMO and Viral Language (2024) menyoroti bagaimana bahasa viral (slang), meme, dan singkatan telah mendorong Gen Z untuk terus mengikuti arus tanpa verifikasi.

“Bahasa viral memperkuat tekanan sosial. Anak muda merasa harus selalu update agar tidak tertinggal,” ujar Dr. Kamraju, peneliti komunikasi digital.

Penelitian Wired but Weary: Gen Z’s Complex Relationship with Online Content yang dimuat di Acta Informatica Malaysia (2025) menemukan bahwa Gen Z mengalami identity fragmentation. Mereka membangun persona berbeda di tiap platform, sering kali demi validasi sosial berupa likes dan shares.

“Interaksi digital lebih banyak bersifat performatif ketimbang autentik. Hal ini berisiko menurunkan empati sosial,” jelas Prof. Siti Aminah, pakar psikologi sosial Universitas Malaya.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran tentang masa depan demokrasi digital jika generasi muda lebih terbiasa dengan konten viral ketimbang informasi akurat. Komnas Pendidikan Media menekankan perlunya literasi digital yang menekankan critical consumption, yakni kemampuan menilai sumber, konteks, dan motif konten.

“Literasi digital bukan sekadar kemampuan teknis, tetapi juga kesadaran kritis untuk memilah informasi,” kata Ketua Komnas Pendidikan Media, Dr. Arif Budiman.

Tantangan ini menuntut kolaborasi antara akademisi, pemerintah, media, dan masyarakat untuk memastikan generasi muda tetap kritis dan berdaya di era digital.

Penulis: Hari Tri Wasono

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: gen zliterasiliterasi digitalmedia sosial
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi riset PKI di desa bekas basis DI/TII melalui metode turba bersama kaum tani di Jawa Barat

Riset di Basis DI/TII: Strategi Turba PKI Merebut Hati Kaum Tani

Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri

Kontroversi Inpres No. 8 Tahun 2002 Yang Dianggap ‘Menghapus Dosa’ Obligor BLBI

Anggota Komisi III DPR RI Habiburokhman. Foto: Istimewa

Komisi III DPR Bentuk Panja Bersihkan Kejaksaan Agung

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In