• Login
  • Register
Bacaini.id
Thursday, January 15, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Film “Agak Laen”, Komedi Lokal Tawa Nasional

ditulis oleh redaksi
28 December 2025 14:46
Durasi baca: 2 menit
Film “Agak Laen”, Komedi Lokal Tawa Nasional

Poster film Agak Laen. Foto: istimewa

Setelah melewati beberapa poster film di Golden Theater Kediri, malam itu kami (aku dan istriku) memilih studio Golden 5 yang memutar film “Agak Laen 2”.

Kami datang sedikit terlambat. Layar studio sudah menayangkan adegan Oki Rengga mengatai anak Boris dengan kalimat, “Tajam juga moncong anakmu”. Semua penonton tertawa. Sementara kami masih mencari tempat duduk sesuai nomor tiket, sebelum larut dalam ledakan tawa yang tak berjeda.

Film yang diperankan para komika ini menggabungkan komedi khas Agak Laen dengan cerita yang lebih berlapis (dibanding Agak Laen 1), dengan bumbu logat Medan yang kuat. Kami semua terhibur, termasuk istriku yang berdarah Madura – Manado, dan aku yang bergenetik Jawa – Belanda. Yah, namanya juga dijajah 350 tahun, siapa tahu leluhurku punya hubungan khusus dengan Kumpeni.

Film “Agak Laen” adalah fenomena komedi lokal yang menunjukkan kekuatannya sebagai perekat sosial. Tawa yang lahir dari guyonan khas daerah bukan sekadar hiburan, melainkan pengalaman bersama yang membentuk solidaritas sosial.

Ketika penonton dari berbagai latar belakang tertawa pada situasi yang sama, mereka merasakan kebersamaan yang melampaui perbedaan kelas, usia, atau asal daerah. Humor benar-benar menjadi bahasa universal yang menyatukan.

Menurutku, Koh Ernest sukses menggunakan komedi lokal sebagai pendidikan publik yang halus. Kritik terhadap birokrasi, stereotip sosial, atau ketidakadilan disampaikan dengan cara ringan, sehingga pesan penting bisa diterima tanpa resistensi. Penonton tertawa, tetapi sekaligus merenung.

Dengan logat Medan yang khas, film ini bukan hanya menghibur, tetapi juga memperkenalkan identitas budaya daerah kepada audiens nasional. Situasi yang ditampilkan pun terasa universal, namun tetap membawa warna lokal yang memperkaya pengalaman menonton.

Inilah bukti bahwa komedi bisa menjadi medium untuk mengangkat kebanggaan budaya sekaligus membangun empati sosial. Hingga pada akhirnya kita semua bisa tertawa bersama sekaligus belajar bersama.

Komedi lokal mengajarkan kita menerima perbedaan, menyentil isu-isu serius dengan cara yang bisa diterima, dan memperkuat rasa kebersamaan. Dan humor, dengan segala kesederhanaannya, adalah salah satu cara paling efektif untuk membentuk masyarakat yang lebih sadar, toleran, dan terkoneksi satu sama lain.

Penulis: Hari Tri Wasono

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: agak laenfilm komedifilm nasional
Advertisement Banner

Comments 1

  1. Pingback: Sekuel Film 5 Cm Resmi Dirilis, Masih Ada Fedi Nuril?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ratusan warga Desa Wonodadi Blitar menolak pembangunan gedung KDMP di lapangan desa

Warga Wonodadi Blitar Protes Lokasi Gedung KDMP, Dinas: Kurang Sosialisasi

Tips Atasi Rasa Canggung Bersama Keluarga Pasangan Saat Liburan Bareng

Long Weekend Isra Mikraj, Saatnya Healing dan Quality Time

Ilustrasi Calon Jemaah Haji Trenggalek yang belum melunasi BIPIH 2026

36 CJH Trenggalek Tak Lunasi BIPIH 2026, Kuota Haji Tak Terserap Maksimal

mount paltry
Tekno & Sains

Mount Paltry Gunung Terkecil di Dunia Sukses Kecoh Netizen Internasional

Bacaini.ID, KEDIRI – Mount Paltry diklaim sebagai gunung terkecil di dunia. Lantaran tingginya hanya 7 cm, informasi beserta visual itu...

Baca ini..

Napi Lapas Blitar Diduga Dianiaya Hingga Koma

Kebanyakan Kuliner di Blitar yang Ramai Karena Murah, Bukan Enak, Itu Tak Diragukan

Lapas Blitar Blak-blakan Soal Penganiayaan Napi yang Berujung Kematian

Paradigma Realisme dalam Hubungan Internasional

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist