• Login
Bacaini.id
Monday, June 29, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Fenomena Langit Malam Pink Moon, Ini Penjelasan Ilmiahnya

ditulis oleh Redaksi
30 March 2026 17:07
Durasi baca: 2 menit
Pink moon

Pink moon

Bacaini.ID, KEDIRI – Langit malam kembali dihiasi fenomena astronomi menarik yang dikenal sebagai Pink Moon. Meski namanya terdengar unik dan berwarna, Pink Moon bukanlah bulan yang tampak berwarna merah muda. Fenomena ini merupakan sebutan tradisional untuk fase bulan purnama yang terjadi pada bulan April.

Istilah Pink Moon berasal dari penamaan kalender musiman suku asli Amerika Utara. Nama tersebut terinspirasi dari mekarnya bunga liar berwarna merah muda bernama phlox subulata yang biasanya muncul di wilayah Amerika Utara pada awal musim semi. Dengan demikian, penamaan Pink Moon lebih bersifat simbolis dan kultural, bukan mencerminkan warna Bulan secara visual.

Secara astronomi, Pink Moon adalah bulan purnama biasa, ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis lurus. Pada fase ini, seluruh permukaan Bulan yang menghadap Bumi tampak terang karena sepenuhnya disinari Matahari.

Meski demikian, dalam kondisi tertentu Bulan dapat terlihat sedikit kemerahan atau keemasan saat terbit atau terbenam. Hal ini disebabkan oleh efek hamburan cahaya di atmosfer Bumi, terutama ketika Bulan berada dekat dengan cakrawala. Namun, warna tersebut tidak berkaitan langsung dengan istilah Pink Moon itu sendiri.

Selain memiliki makna budaya, Pink Moon juga kerap dikaitkan dengan tradisi keagamaan. Dalam kalender Kristen, bulan purnama di bulan April sering menjadi acuan untuk menentukan tanggal Paskah, yang dirayakan pada hari Minggu pertama setelah bulan purnama tersebut.

Fenomena Pink Moon dapat disaksikan dengan mata telanjang tanpa memerlukan alat khusus. Namun, penggunaan teropong atau teleskop dapat membantu pengamat melihat detail permukaan Bulan, seperti kawah dan dataran gelap yang dikenal sebagai maria.

Para astronom mengingatkan masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh klaim berlebihan yang kerap beredar di media sosial, seperti anggapan bahwa Pink Moon membawa dampak khusus terhadap kondisi emosional atau peristiwa alam tertentu. Hingga kini, tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim tersebut.

Kendati demikian, Pink Moon tetap menjadi momen menarik bagi masyarakat untuk menikmati keindahan langit malam sekaligus meningkatkan minat terhadap ilmu astronomi. Fenomena ini juga menjadi pengingat akan keterkaitan antara pergerakan benda langit, tradisi budaya, dan kehidupan manusia sejak ribuan tahun lalu.

Penulis: Hari Tri Wasono

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: astronomifenomena langitpink moon
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Seseorang memegang secangkir kopi sambil mengantuk saat bekerja di depan laptop

Kenapa Tetap Mengantuk Meski Minum Kopi? Ini Penjelasannya

Wakil Wali Kota Blitar Elim Tyu Samba mendukung aksi damai yang menuntut evaluasi total Program Makan Bergizi Gratis di Kota Blitar

Wawali Blitar Dukung Evaluasi Total MBG, Elim Tyu Samba: Bukan Dihentikan

layanan streaming Spotify dengan siluet musisi Indonesia dan peta dunia yang menggambarkan mayoritas royalti berasal dari pendengar luar negeri

60% Royalti Musisi Indonesia dari Pendengar Luar Negeri

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In