• Login
Bacaini.id
Thursday, April 16, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Fenomena La Nina Ancam Bencana Longsor di Jawa Timur

ditulis oleh
14 October 2020 16:48
Durasi baca: 2 menit
Ilustrasi longsor. Foto: Unsplash

Ilustrasi longsor. Foto: Unsplash

NGANJUK – Fenomena La Nina yang terjadi di Samudera Pasific akan mempercepat jatuhnya hujan di wilayah Kediri Raya. Celakanya, fenomena ini akan memicu bencana longsor di kawasan permukiman dengan topografi kemiringan tinggi.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas III Sawahan, Nganjuk Muhammad Chudlori mengatakan, berdasarkan catatan historis, dampak dari La Nina adalah adanya peningkatan curah hujan bulanan di atas normal.

“Ini fenomena alam biasa sebenarnya, jadi La Nina itu adalah awan hujan yang terdorong angin ke arah indonesia karena penurunan suhu di bagian tengah dan timur ekuator Samudra Pasific,” katanya saat dihubungi Bacaini.id, Rabu 14 Oktober 2020.

Chudlori menyebut fenomena ini akan memicu bencana longsor di kawasan pemukiman dengan topografi kemiringan yang cukup tinggi. BMKG sendiri telah mensosialisasikan dampak La Nina ini kepada masyarakat yang bermukim di daerah dengan topografi kemiringan tinggi, terjal atau daerah pegunungan. “Jika nanti ada penambahan curah hujan akan mudah mengakibatkan bencana longsor,” sebut Chudlori.

BMKG juga bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di wilayah Kediri Raya untuk melakukan sosialisasi kepada warga yang berada di daerah rawan.

Fenomena La Nina, menurut Chidlori, tidak terjadi setiap tahun. Ini adalah fenomena alam yang terjadi beberapa tahun sekali dan tak bisa diprediksi kapan terjadinya.

Sejumlah literasi menyebut La Nina sebagian anomali sistem global yang cukup sering terjadi dengan periode ulang berkisar antar dua sampai tujuh tahun. Kejadian La Nina ini terjadi saat Samudera Pasifik dan atmosfer di atasnya berubah dari keadaan netral atau normal pada periode waktu dua bulan atau lebih. Perubahan di Samudra Pasifik dan atmosfer yang ada di atasnya ini terjadi dalam siklus yang dikenal dengan istilan ENSO atau El Nino-Souther Oscillation.

La Nina juga disebut terjadi di sebagian wilayah Indonesia, khususnya di bagian tengah dan timur wilayah Indonesia. Di wilayah-wilayah ini terjadi peningkatan curah hujan yang tidak biasa.

Kondisi ini bisa menyebabkan terjadinya bencana hidrometeorologis seperti banjir dan longsor. Selain itu, La Nina juga dapat merusak tanaman, termasuk sawah dan tanaman-tanaman semusim yang terkena dampak hujan berkepanjangan dan banjir. Kapasitas sungai dan debit air di sejumlah wilayah yang berlebihan kerap menimbulkan bencana di wilayahnya. (MU)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: BMKG sawahanla ninalongsor
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Program redistribusi tanah di Blitar memberi kepastian hukum bagi petani sekaligus membuka akses ekonomi yang lebih luas. Foto: Bupati Blitar Rijanto menyerahkan sertifikat kepada warga (foto/ist)

72 Sertifikat Tanah Dibagikan, Bukti Nyata Keberpihakan Pemkab Blitar ke Petani

Mbak Wali Serahkan Puluhan Sertifikat Tanah Untuk Berantas Kawasan Kumuh

Petani di Ponorogo mengelola lahan pertanian sebagai bagian dari upaya swasembada pangan nasional

Ponorogo dan Panggilan Sejarah: Dari Daerah Agraris Menuju Penyangga Kedaulatan Pangan

  • Pemakaman Yai Mim di Udanawu Blitar dipenuhi pelayat setelah wasiatnya dipenuhi keluarga

    Wasiat Yai Mim yang Membuat Keluarga di Blitar Tidak Diam, Dimakamkan Sesuai Keinginan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pj. Sekda Kota Kediri Segera Diganti, Ditunjuk dari Pemkot Kediri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemblokiran TPA Klotok Picu Krisis Sampah di Kota Kediri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waktunya Jual Emas! Harga Antam Hari Ini Tembus Rp2,89 Juta per Gram, Rekor Tertinggi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In