• Login
Bacaini.id
Monday, February 16, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Fenomena Kampung TikTok, Warga Rame-rame Live untuk Buru Saweran

ditulis oleh Editor
29 October 2024 10:21
Durasi baca: 2 menit
Fenomena Kampung TikTok, Warga Rame-rame Live untuk Buru Saweran. (foto: tangkapan layar Youtube)

Fenomena Kampung TikTok, Warga Rame-rame Live untuk Buru Saweran. (foto: tangkapan layar Youtube)

Bacaini.ID, KEDIRI – Kampung TikTok di Sukabumi menjadi fenomena baru di tengah maraknya orang-orang berburu cuan (duit) dengan cara menjadi konten kreator.

Kampung Margasari, Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi viral karena warganya kompak melakukan live tiktok untuk mendapatkan saweran.

Bermula dari seorang tiktoker, Gunawan (38) yang rajin siaran live tiktok pada masa pandemi covid di sela kesibukannya sebagai tukang jahit keliling di Jakarta.

Tak disangka dari keisengannya live tiktok dia meraup penghasilan dari tiktok berkisar antara 50 sampai 60 dolar.

Gunawan akhirnya pulang kampung dan memutuskan fokus membuat konten di Sukabumi sejak tahun 2000.

Dengan akun tiktoknya @sadbor86, Gunawan mulai membuat konten yang berisi jogetan-jogetan khas tiktok kreasinya sendiri.
Hingga kemudian dia menemukan joget ciri khasnya yang dia beri nama joget ayam patuk.

Pada perkembangannya, Gunawan mengajak beberapa rekannya yang punya minat sama untuk live dan berjoget membuat konten.

Pada tahun 2022, joget ayam patuk Gunawan dan rekan-rekannya viral di tiktok dan lebih dikenal sebagai joget sadbor. Joget yang dilakukan sekumpulan orang dengan gerakan khas.

Kesuksesan Gunawan dan timnya ini membuat seisi kampung Margasari demam live tiktok dan mulai mengikuti langkahnya jadi konten kreator dengan jogetan-jogetan kreasi sendiri demi mendapat saweran penonton tiktok.

Menurut pengakuan Gunawan, penghasilan yang mereka dapatkan per harinya bisa mencapai Rp 400 ribu-Rp 700 ribu.

Tergiur cuan dari konten, kini para penghuni kampung Margasari baik pria maupun wanita, muda sampai tua berlomba melakukan siaran live tiktok dengan cara berkelompok.

Bahkan dalam sebuah video yang viral di media sosial, terlihat warga kampung Margasari yang terdiri dari beberapa kelompok berisi 4 hingga 10 orang bahkan lebih, melakukan live tiktok secara kolektif.

Tidak heran jika kemudian kampung ini mendapat julukan sebagai kampung tiktok. 

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: cuanfenomenakampung tiktoklive tiktoksawerantiktok
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Petugas mengevakuasi korban ke RSUD dr Soedomo Trenggalek

Penemuan Mayat di Dam Cangkring Trenggalek, Wildan Ditemukan Bersama Motor di Dasar Bendungan

Resort overwater villa di Maladewa yang memperbolehkan turis mengonsumsi alkohol

Maladewa 100 Persen Muslim, Tapi Turis Bebas Minum Alkohol? Ini Sistem Uniknya

Ritual sakral Imlek Tuan Yuan Fan di meja bundar keluarga Tionghoa

Ritual Sakral Imlek yang Bikin Haru: Ada Kursi Kosong untuk Leluhur dan Ikan yang Tak Boleh Dihabiskan

  • Ilustrasi gerai Koperasi Desa Merah Putih yang diusulkan menggunakan gedung sekolah dasar

    Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Desa ke Korea, 9 Pemuda Trenggalek Belajar Pertahanan dan AI Tanpa Biaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Asal Makan Hasil Laut, Kenali 3 Kepiting Beracun yang Ada di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In