• Login
Bacaini.id
Tuesday, May 5, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Eskavasi Candi Adan-Adan Tuntas, Terbesar di Jawa Timur

ditulis oleh
14 June 2021 18:41
Durasi baca: 3 menit
Proses eskavasi Candi Adan-Adan di Kabupaten Kediri. Foto: Bacaini/Dulrahman

Proses eskavasi Candi Adan-Adan di Kabupaten Kediri. Foto: Bacaini/Dulrahman

Bacaini.id, KEDIRI – Tim Pusat Penelitian Arkeologi Nasional (Puslitarkenas) menduga candi Adan-Adan yang ditemukan di Kediri merupakan terbesar di Jawa Timur. Dalam eskavasi kelima ini ditemukan stupa berbentuk hexagonal dan dua buah gentong air.

Ketua Tim Puslitarkenas, Sukawati Susetyo mengatakan eskavasi yang dilakukan ini untuk memastikan kondisi bangunan Candi Adan-Adan yang diperkirakan peninggalan Kerajaan Kediri sekitar abad 12.

“Bangunan Candi Adan-Adan kita perkirakan luasan candi induknya saja sekitar lebih dari 700 meter persegi. Temuan terakhir eskavasi kelima adanya gentong air besar kita asumsikan bahwa dulunya ada pemukiman,” kata Sukawati di lokasi eskavasi Desa Adan-Adan, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Senin 14 Juni 2021.

Keberadaan pemukiman ini ditandai dengan ditemukannya gentong besar wadah air minum yang berjarak 250 meter dari lokasi candi. Ditemukan pula keramik dan batu picisan. Sedangkan penemuan dua buah batu hexagonal menjadi penanda simbol agama Budha.

Sukawati menambahkan penemuan arca Bodisatwa di tempat itu mempertegas bahwa Candi Adan-Adan memiliki kaitan dengan Candi Borobudur yang ada di Magelang Jawa Tengah. Keduanya sama-sama memiliki kepercayaan aliran Budha Mahayana.

Gentong air besar yang ditemukan di candi Adan-adan Kediri

“Tujuan eskavasi tahap lima ini untuk memperjelas bentuk candi dan mencari denah. Kita sudah menemukan sudut dari sisi barat daya dan akan kita tarik lagi garisnya ke arah timur untuk menemukan panjang sisi selatan yang belum ditemukan sudutnya,” papar Sukawati.

Eskavasi candi Adan-Adan ini merupakan lanjutan dari proses yang sempat terhenti akhir tahun 2020 lalu. Eskavasi ini sudah dilakukan sejak tahun 2019 diawali dengan ditemukannya salah satu sudut.

Kemudian dibuka dan digali sedalam 10 meter ditemukan bangunan bata. Setelah digali lebih dalam hingga kedalaman 3,2 meter lapisan-lapisan bangunan bata semakin terlihat. Untuk memastikan, tim esvakasi menggali tempat lain dan membuat kotak-kotak yang dekat dengan lokasi galian sebelumnya.

“Kita membuat kotak-kotak di dekat lokasi temuan awal, kita gali lagi sekitar 1,8 meter ditemukan lagi batu bata yang mengarah ke utara dan selatan. Yang muncul itu awalnya batu andesit berbentuk lingkaran, kita gali lagi karena tanahnya agak keras dan berwarna kuning loyang,” jelasnya.

Jika dirangkum, menurut hasil penelitian pada tahun 2016 sampai 2019, ukuran Candi Adan-Adan termasuk candi terbesar di Jawa Timur yang berasal pada masa Kerajaan Kadiri. Untuk memastikan periode bangunan Candi Adan-Adan, Tim Puslitarkenas akan melakukan pemeriksaan melalui karbon dating dari bahan struktur dan deretan batu bata.

“Diperkirakan candi Adan-Adan menghadap ke tenggara, jadi ke arah Gunung Kelud. Dugaan sementara dulu bangunannya runtuh akibat bencana alam,” tutup Sukawati.

Penulis: Novira Kharisma
Editor: HTW

Tonton video:

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: arkeologicandi adan-adankabupaten kediripurbakala
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi pasangan dengan ketergantungan emosional dalam hubungan tidak sehat

Mengenal Codependent Relationship: Tanda, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Pelantikan Tri Hariadi sebagai Pj Sekda Tulungagung oleh Ahmad Baharudin tahun 2026

Pelantikan Tri Hariadi Jadi Pj Sekda Tulungagung, Ahmad Baharudin: Butuh Berpengalaman

Suasana gedung DPRD Tulungagung terkait pembahasan pengisian jabatan wakil bupati pasca OTT KPK

Bacawabup Tulungagung Dibutuhkan Mampu Komunikasi Lintas Parpol Usai OTT KPK

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gibran Tinjau Bendungan Bagong di Trenggalek, Warga Sampaikan 5 Aspirasi Penting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAI Daop 7 Madiun Kembangkan Bisnis Non-Core, Hadirkan Lounge dan Integrasi Transportasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In