• Login
Bacaini.id
Wednesday, February 18, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

DKPP Kota Kediri Bangun Ketahanan Pangan di Sekolah

ditulis oleh Editor
30 September 2022 17:57
Durasi baca: 2 menit
Murid SDN Tosaren 1 antusias mengikuti kegiatan Urban Farming Goes to School. Foto: Ist

Murid SDN Tosaren 1 antusias mengikuti kegiatan Urban Farming Goes to School. Foto: Ist

Bacaini.id, KEDIRI – Memiliki lahan sekolah yang sempit tidak membatasi semangat para siswa SDN Tosaren 1 Kota Kediri untuk berkebun. Bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) para siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan Urban Farming Goes to School.

Kegiatan tersebut dilakukan siswa kelas 3, 4 dan 5 di halaman sekolah dengan bekal peralatan yang sudah disediakan pihak sekolah. Mereka diajarkan metode-metode pertanian yang cocok diterapkan di lahan terbatas oleh Hatta dan Ayu selaku penyuluh pertanian lapangan DKPP Kota Kediri.

“Program ini terkait dengan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang sudah diterapkan di seluruh sekolah. Tujuannya untuk mengenalkan pertanian sejak dini kepada siswa agar regenerasi petani bisa muncul dari mereka,” jelas Moh Ridwan, Kepala DKPP Kota Kediri di SDN Tosaren 1, Jumat, 30 September 2022.

Menurutnya, generasi era sekarang bisa dibilang belum memiliki keinginan yang kuat dalam bidang pertanian. Generasi milenial ini cenderung kurang memahami proses bercocok tanam mulai dari penyemaian hingga panen.

“Inti kegitan pertanian di perkotaan ialah lahan yang sempit bisa kita tanami. Kita bisa memaksimalkan pertanian di situ,” ujarnya.

Pada kegiatan tersebut penyuluh pertanian DKPP Kota Kediri mengenalkan empat metode pertanian yang bisa diterapkan pada lahan sempit, yakni vertikultur (bertingkat), aquaponik, wall gardening serta budidaya hidroponik.

“Sebelum praktik, kita ajarkan dulu teori dasar tentang metode bertani. Lalu pada praktiknya kita ajarkan cara menyemai,” jelas Ridwan.

Disebutkannya, jenis tanaman yang disemai adalah bermacam-macam sayuran seperti pokcoy, caisim, kangkung, dan bayam. Kemudian ada sayuran jenis buah, seperti cabai, terong, gambas, timun, tomat dan bungkul. Penyuluh juga mengajarkan cara menyemai buah stroberi.

Untuk melakukan proses semai, para siswa menggunakan sekop kecil, tray semai, spray dan plastik polybag semai. Khusus untuk sekop kecil, para siswa diminta untuk membawanya dari rumah masing-masing.

“Kegiatan ini tidak hanya dilakukan di sekolah. Kami juga mengajak siswa dan juga para guru untuk melakukan urban farming di rumah masing-masing dalam rangka membentuk ketahanan pangan,” terangnya.

Lebih lanjut, Ridwan mengatakan bahwa kegiatan urban farming ini juga dinilai sebagai salah satu upaya dalam menjaga inflasi. Berdasarkan rilis dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kediri, penyumbang utama masalah inflasi bersumber dari sektor pangan, termasuk komoditas sayur-mayur, cabai dan bawang.

“Disamping untuk menumbuhkan semangat bertani pada generasi muda, hasil dari urban farming juga diharapkan bisa mencukupi pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Sehingga keterbatasan pasokan komoditas sayur-mayur tidak lagi menjadi alasan melambungnya harga-harga lain,” tandasnya.**

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: DKPP Kota Kediripemkot kediri
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi hilal Ramadan 1447 H di langit Indonesia

Hilal Tak Terlihat di Indonesia, Muhammadiyah dan Pemerintah Berbeda Tanggal 1 Ramadan 1447 H

Ilustrasi Bea Cukai. foto: istimewa

Atur Jalur Impor di Kantor Bea Cukai

Pedagang bunga tabur di TPU Ngetal Trenggalek jelang Ramadan

Rezeki Nomplok Ramadan, Pedagang Bunga Tabur di Trenggalek Raup Omzet hingga Rp700 Ribu Sehari

  • Gedung SDN Tlogo 2 Kanigoro yang masih digunakan 182 siswa

    Pemkab Blitar Tabrak KDMP, Tolak Alih Fungsi SDN Tlogo 2 karena Masih Dipakai 182 Siswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Worldwide Latina Belt, Benarkah Orang Indonesia Berkarakter Latin? Ini Penjelasannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Desa ke Korea, 9 Pemuda Trenggalek Belajar Pertahanan dan AI Tanpa Biaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In