• Login
Bacaini.id
Thursday, June 11, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Diduga Tertimpa Material Longsor, Pria di Malang Belum Ditemukan

ditulis oleh Editor
2 November 2022 13:43
Durasi baca: 2 menit
Petugas melakukan pencarian korban sekaligus mengeruk material longsor. Foto: BPBD Kabupaten Malang

Petugas melakukan pencarian korban sekaligus mengeruk material longsor. Foto: BPBD Kabupaten Malang

Bacaini.id, MALANG – Seorang pria dinyatakan hilang usai peristiwa tanah longsor yang terjadi di daerah Ledok Amprong, Desa Gubugklakah, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Peristiwa ini terjadi pada Selasa, 1 November 2022 saat hujan deras mengguyur wilayah Malang Raya.

Hingga saat ini, pria bernama Ahmad Amin (25), warga Desa Wringinanom, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang belum ditemukan. Diduga dia hanyut terbawa material tanah longsor saat beraktivitas di ladang.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan mengatakan bahwa korban saat itu tengah mengendarai sepeda motor untuk menjemput rekannya, Ilham (30) yang sedang mencari bambu.

Namun, karena korban tak kunjung terlihat, rekan korban merasa curiga dan mencari korban. Ketika itu, sekitar pukul 16.30 WIB, rekan korban melihat jalan tengah di dekat kawasan ladang ternyata terjadi longsor.

”Sampai malam hari rekan korban ini juga tidak bertemu dengan korban. Diduga korban terbawa longsor,” kata Sadono, Rabu, 2 Oktober 2022.

Paska kejadian, personel gabungan juga sudah melakukan evakuasi material lumpur yang menutup akses jalan pertanian tersebut. Namun, hingga saat ini keberadaan korban belum juga ditemukan.

“Hingga hari ini masih dilakukan upaca pencarian,” imbuhnya.

Hujan dengan intensitas tinggi membuat tebing dengan dimensi kurang lebih 30 meter dan ketinggian kurang lebih 12 meter itu mengalami longsor. Akibatnya, akses menuju lahan pertanian putus.

Penulis: A.Ulul
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: BPBD Kabupaten Malangkabupaten malanglongsor poncokusumo
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi Gen Z melakukan job hopping karena mencari match quality dan kesehatan mental di tempat kerja

Gen Z Sering Resign Bukan Karena Malas, Ini Penjelasan Match Quality

Ilustrasi korban terseret ombak pantai Pangi Blitar

3 Anak Ponpes Terseret Ombak di Pantai Pangi Blitar, Ini Kronologisnya

Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual menyampaikan aturan hak siar untuk penyelenggaraan nobar Piala Dunia 2026

Aturan Nobar Piala Dunia 2026, DJKI: Hormati Hak Siar

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In