Bacaini.ID, JAKARTA – Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) resmi menetapkan Susunan Pengurus Pusat untuk periode 1447–1452 Hijriah. Sejumlah tokoh nasional lintas sektor, mulai dari ulama, akademisi, praktisi ekonomi, hingga pejabat pemerintahan dan pelaku usaha bergabung dalam organisasi ini.
Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 001/SK/MES-PST/II/2026 yang ditandatangani Ketua Umum MES, Rosan Perkasa Roeslani, pada 10 Februari 2026 atau bertepatan dengan 22 Sya’ban 1447 H di Jakarta.
Pembentukan kepengurusan baru ini menjadi langkah strategis MES dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus memberikan kepastian hukum bagi pelaksanaan program kerja yang berkesinambungan. Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap penerapan prinsip-prinsip syariah dalam dunia usaha dan ekonomi, MES diharapkan semakin mampu menghadirkan solusi konkret atas berbagai tantangan ekonomi nasional.
Berikut susunan pengurus MES periode 1447–1452 Hijriah
Dewan Pembina dan Dewan Pertimbangan
Pada jajaran Dewan Pembina, MES menempatkan Prof. Muliaman D. Hadad, PhD sebagai Ketua, dengan H. Erick Thohir sebagai Wakil Ketua. Dewan ini juga diperkuat tokoh-tokoh berpengaruh, antara lain Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar, MA, Dr. Ir. H. Iwan P. Pontjowinoto, MM, DR. Aries Muftie, SH, SE, MHum, serta Dr. Agung Firman Sampurna, SE, MAP, CSFA.
Sementara itu, Dewan Pertimbangan dipimpin oleh Wakil Presiden RI ke-13, Prof. Dr. (HC) KH Ma’ruf Amin, dengan Dr. (HC) Ir. Burhanuddin Abdullah Harahap, MA sebagai Wakil Ketua. Dewan ini turut diisi sejumlah tokoh nasional seperti Prasetyo Hadi, Prof. Dr. H. Jimly Asshiddiqie, SH, MH, Dr. Hamdan Zoelva, SH, MH, Prof. Dr. Komaruddin Hidayat, MA, serta KH Masduki Baidlowi.
Dewan Pakar, Penggerak, dan Penyantun
Di tingkat keilmuan dan pemikiran strategis, Dewan Pakar MES diketuai oleh Dr. Adi Hidayat, Lc, MA, dengan Purbaya Yudhi Sadewa, PhD sebagai Wakil Ketua. Jajaran anggotanya diisi para ahli ekonomi syariah ternama seperti Prof. Dr. Muhammad Syafii Antonio, MEc, Prof. Dr. Euis Amalia, MAg, Ir. Adiwarman A. Karim, MBA, MAEP, serta Dr. Ir. Suhaji Lestiadi, ME, CRP.
Sementara itu, Dewan Penggerak yang berperan dalam mobilisasi gerakan ekonomi syariah dipimpin oleh Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, MSc, didampingi Haikal Hassan Baras sebagai Wakil Ketua. Beberapa nama yang tercatat sebagai anggota antara lain Bahlil Lahadalia, KH Mochamad Irfan Yusuf Hasyim, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti, Dr. Muhammad Qodari, SPsi, MA, serta Dr. Muhammad Zaitun Rasmin, Lc, MA.
Adapun Dewan Penyantun diisi oleh kalangan pengusaha dan profesional nasional, termasuk Anindya Novyan Bakrie, M. Arsjad Rasjid P. M., Muhammad Lutfi, Pandu Patria Sjahrir, Dony Oskaria, Dr. Friderica Widyasari Dewi, dan Farhat Brachma.
Badan Pengurus Harian Jadi Motor Organisasi
Badan Pengurus Harian (BPH) MES sebagai ujung tombak operasional organisasi dipimpin langsung oleh Rosan Perkasa Roeslani selaku Ketua Umum, didampingi Dr. Ferry Juliantono, SE, Ak, MSi sebagai Ketua Harian.
Posisi Wakil Ketua Umum diisi oleh Iggi H. Achsien, Destry Damayanti, Amalia Adininggar Widyasanti, dan Dr. H. Emil Elestianto Dardak, BBus, MSc. Sejumlah tokoh nasional lainnya juga tercatat sebagai anggota BPH, di antaranya Dahnil Anzar Simanjuntak, Dr. Aviliani, SE, MSi, DR. Hendri Saparini, Musa Rajekshah, hingga Komjen Pol (Purn) Dr. Boy Rafli Amar, MH.
Untuk menjaga tata kelola organisasi, jabatan Sekretaris Jenderal dipercayakan kepada Ari Permana, dengan dukungan jajaran Wakil Sekjen yang berasal dari kalangan profesional dan akademisi. Sementara itu, posisi Bendahara Umum diemban oleh Hery Gunardi, dengan sejumlah Wakil Bendahara Umum yang siap memperkuat pengelolaan keuangan organisasi.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, MES diharapkan mampu memainkan peran yang semakin signifikan dalam memajukan dan membumikan ekonomi syariah di Tanah Air. Sinergi antara pemangku kebijakan, pelaku usaha, ulama, dan akademisi diyakini dapat memperkuat ekonomi nasional yang inklusif, berkeadilan, dan berlandaskan prinsip syariah.
Penulis: Danny Wibisono
Editor: Hari Tri Wasono





