• Login
Bacaini.id
Sunday, June 14, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Cegah Keracunan MBG, Anak Wajib Ketahui Tips Sederhana Ini

ditulis oleh Redaksi
22 January 2026 08:21
Durasi baca: 2 menit
Ilustrasi makanan basi. Foto: istimewa

Ilustrasi makanan basi. Foto: istimewa

Bacaini.ID, KEDIRI – Kasus keracunan menu Makan Bergizi Gratis masih terus terjadi di berbagai daerah. Berulangnya insiden tersebut memicu kekhawatiran orang tua dan siswa penerima manfaat.

Pemerhati pendidikan dan kesehatan menilai edukasi dasar bagi siswa untuk mengenali ciri makanan basi atau tidak layak konsumsi harus diberikan. Pakar pangan dari Universitas Gadjah Mada, Prof. Sri Raharjo, menjelaskan bahwa makanan berbahan hewani memiliki risiko tinggi mengalami kontaminasi bakteri jika tidak diolah dengan benar.

Selain kebersihan fasilitas, faktor waktu antara memasak, distribusi, dan konsumsi juga sangat menentukan keamanan pangan.

Edukasi Anak Jadi Perlindungan

Anak-anak perlu dibekali pengetahuan dasar untuk mengenali tanda-tanda makanan yang sudah tidak layak konsumsi, sebagai bentuk perlindungan awal terhadap risiko keracunan.

Ciri sederhana yang bisa diajarkan antara lain:

•          bau tidak sedap atau menyengat,

•          perubahan warna menjadi pucat atau keabu-abuan,

•          tekstur berlendir,

•          serta rasa asam atau pahit yang tidak wajar.

Menurut pakar kesehatan masyarakat, literasi pangan pada anak bukan untuk memindahkan tanggung jawab negara kepada siswa, melainkan sebagai lapisan perlindungan tambahan ketika sistem pengawasan di lapangan belum sepenuhnya steril.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan kebijakan strategis berskala nasional dengan puluhan juta penerima manfaat. Namun, rentetan kasus keracunan menunjukkan bahwa keberhasilan program tidak hanya bergantung pada pemenuhan gizi, melainkan juga pada jaminan keamanan makanan yang dikonsumsi anak setiap hari.

Penulis: Hari Tri Wasono

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: ciri makanan basikeracunan makananmakanan basiMBG
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Patung Soekarno baru setinggi lima meter di kompleks Istana Gebang Kota Blitar akan diresmikan Megawati Soekarnoputri

Patung Soekarno Baru dan Renovasi Istana Gebang Blitar Habiskan Rp4,1 Miliar

Megawati Soekarnoputri dijadwalkan meresmikan patung Soekarno terbaru di Istana Gebang Kota Blitar

Patung Soekarno Terbaru di Blitar Diresmikan Megawati, Lengkapi Monumen Bung Karno

Kuliner Indonesia viral di Malaysia berupa ayam gepuk Chikuro dan martabak manis

Kuliner Indonesia ‘Menjajah’ Malaysia: Viral Chikuro, Ayam Gepuk dan Martabak

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In