• Login
Bacaini.id
Tuesday, August 25, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Telur Ayam Murah Melimpah, Waspadai Bahaya Salmonella dan Begini Cara Menyimpannya

Telur ayam perlu dipilih, disimpan, dan dimasak dengan cara yang tepat untuk mencegah kontaminasi Salmonella dan risiko keracunan makanan

ditulis oleh Solichan Arif
25 August 2026 12:21
Durasi baca: 5 menit
Telur ayam dan cara menyimpannya agar aman dari Salmonella

Telur ayam perlu disimpan dan diolah dengan benar untuk mencegah kontaminasi Salmonella (foto/ist)

Reporter: Bromo Liem | Editor: Solichan Arif

Bacaini.ID, KEDIRI – Harga telur ayam beberapa pekan terakhir sedang murah, dan karenanya stok untuk kebutuhan dapur rumah tangga lumayan melimpah. Telur jadi salah satu bahan makanan paling sering dikonsumsi karena praktis dan bergizi. Namun kendati demikian ada ancaman kontaminasi bakteri Salmonella jika tidak tepat cara menyimpannya.

Baca Juga: Susu Tak Wajib, Bisa Diganti Daun Kelor dan Telur Dalam Program MBG

Pemahaman yang benar cara memilih, menyimpan, hingga mengolah telur secara higienis sangat dibutuhkan oleh setiap rumah tangga. Dengan demikian hal itu dapat mencegah terjadinya risiko keracunan makanan, sehingga telur tetap aman dikonsumsi.

Mengenal Bahaya Bakteri Salmonella pada Telur

Salmonella merupakan kelompok mikroorganisme patogen yang menjadi salah satu penyebab utama penyakit bawaan makanan atau foodborne illness di berbagai belahan dunia. Infeksi akibat bakteri ini dikenal dengan istilah salmonellosis, yang menyerang saluran pencernaan manusia. Bakteri Salmonella dapat masuk ke dalam tubuh ketika seseorang mengonsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi oleh kotoran hewan atau lingkungan yang terpapar bakteri tersebut.

Baca Juga: Bagikan 1 Juta Telur, Gaya Peternak Blitar Hadapi Harga Telur Anjlok

Pada produk telur, kontaminasi Salmonella dapat terjadi melalui dua cara utama. Cara pertama adalah kontaminasi eksternal, yaitu ketika cangkang telur bersentuhan langsung dengan kotoran ayam, kandang yang kurang bersih, atau peralatan penanganan yang tidak higienis selama proses pengumpulan. Bakteri dapat menempel di permukaan cangkang yang pori-porinya mikroskopis.

Cara kedua adalah kontaminasi internal, yang terjadi jika ayam induk telah terinfeksi sebelum cangkang telur terbentuk di dalam tubuhnya, sehingga bakteri sudah berada di dalam bagian kuning atau putih telur.
Gejala klinis dari infeksi Salmonella biasanya mulai muncul dalam rentang waktu enam jam hingga enam hari setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi.

Penderita umumnya akan merasakan kram perut yang hebat, diare berair, demam tinggi, mual, hingga muntah. Meskipun sebagian besar orang dengan sistem kekebalan tubuh yang normal dapat pulih dalam beberapa hari tanpa perawatan medis intensif, infeksi ini bisa menjadi sangat berbahaya bahkan berakibat fatal bagi kelompok rentan. Kelompok yang harus ekstra waspada meliputi anak-anak balita, wanita hamil, lansia, serta individu yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah akibat kondisi medis tertentu.

Cara Memilih Telur Ayam yang Aman

Pencegahan terhadap risiko infeksi Salmonella harus dimulai sejak tahap pertama berbelanja telur. Saat memilih telur, pastikan selalu kondisi fisik dan lingkungan penyimpanan tempat telur tersebut dijual. Hindari membeli telur yang diletakkan di tempat terbuka dengan suhu ruangan yang panas dalam waktu lama.

Teliti dengan cermat kondisi cangkang setiap butir telur. Hindari telur yang memiliki cangkang retak, pecah, atau tampak bernoda kotoran tebal. Cangkang yang retak adalah jalur tol utama bagi bakteri Salmonella dari luar untuk menembus masuk langsung ke dalam bagian putih dan kuning telur.

Tips Menyimpan Telur yang Benar

Penanganan penyimpanan memegang peranan krusial untuk menjaga agar telur tetap higienis dan terhindar dari kontaminasi silang. Segera pindahkan telur ke dalam kulkas, terutama jika telur tersebut sebelumnya dipajang di rak pendingin toko.

Baca Juga: 5 Barang Rumah Sarang Bakteri dan Cara Bersihkannya, Ibu-ibu Wajib Tahu

Suhu kulkas yang ideal untuk menyimpan telur adalah sekitar 4 derajat Celsius atau lebih rendah secara konsisten. Tempat penyimpanan terbaik adalah di dalam kompartemen atau bagian utama badan kulkas, bukan di rak yang menempel pada pintu kulkas. Rak pintu kulkas sering mengalami fluktuasi suhu yang cukup drastis setiap kali pintu dibuka dan ditutup, yang dapat mempercepat penurunan kualitas telur.

Hindari mencuci telur sebelum dimasukkan ke dalam kulkas kecuali jika berencana untuk langsung mengolahnya saat itu juga. Cangkang telur memiliki lapisan pelindung alami tipis bernama kutikula yang berfungsi mencegah masuknya bakteri dari luar. Mencuci telur mentah justru dapat merusak lapisan kutikula tersebut dan mendorong kelembapan serta bakteri masuk lewat pori-pori cangkang.

Jika cangkang telur tampak sangat kotor, cukup mengelapnya secara perlahan dengan kain kering yang bersih sebelum menyimpannya.

Cara Mengolah Telur yang Benar dan Aman

Pengolahan makanan yang higienis dan matang sempurna adalah benteng pertahanan terakhir yang paling ampuh untuk mematikan bakteri Salmonella. Bakteri ini tidak tahan terhadap panas yang tinggi, sehingga proses memasak yang tepat akan melumpuhkan mereka dengan tuntas.

Saat memasak telur, pastikan bagian putih dan kuning telur benar-benar matang dan mengeras. Hindari mengonsumsi telur dalam keadaan setengah matang, berair, atau mentah, kecuali menggunakan produk telur khusus yang sudah melalui proses pasteurisasi.

Proses pasteurisasi adalah teknik pemanasan terkontrol yang dirancang khusus untuk membunuh bakteri patogen tanpa harus memasak telur hingga matang sepenuhnya. Produk telur pasteurisasi sangat aman digunakan untuk membuat resep makanan yang tidak melalui proses pemanasan lanjutan, mayones buatan sendiri.

Jika ingin merebus telur, pastikan air mendidih dalam waktu yang cukup lama hingga bagian kuning telur memadat dengan sempurna. Untuk hidangan telur mata sapi atau telur dadar, pastikan kedua sisi telur matang merata dan tidak ada bagian cairan kuning telur yang masih mentah, terutama jika makanan tersebut akan dikonsumsi oleh anak-anak atau lansia.

Cara Mencegah Kontaminasi Silang di Dapur

Kontaminasi silang merupakan salah satu penyebab tersembunyi yang sering memicu penyebaran bakteri Salmonella di lingkungan rumah tangga. Kontaminasi silang terjadi ketika bakteri berpindah dari permukaan telur mentah atau cangkangnya ke makanan lain yang siap santap, peralatan masak, atau tangan Anda.

Untuk mencegah hal ini, biasakan selalu mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun antiseptik sebelum dan sesudah memegang telur mentah. Jangan pernah meletakkan telur mentah atau wadahnya di atas permukaan meja dapur yang bersih tanpa alas, atau di dekat makanan lain yang dikonsumsi tanpa dimasak terlebih dahulu seperti sayuran salad atau buah-buahan segar.

Gunakan talenan, pisau, dan wadah yang terpisah khusus untuk bahan makanan mentah dan bahan makanan matang. Setelah selesai menyiapkan hidangan yang menggunakan telur mentah, segera bersihkan dan cuci bersih seluruh peralatan dapur, piring, serta permukaan meja menggunakan air panas dan sabun pencuci piring antibakteri.

Perlu diingat juga untuk tidak membiarkan hidangan matang yang mengandung unsur telur berada di suhu ruang selama lebih dari dua jam, karena bakteri dapat berkembang biak dengan sangat cepat di zona suhu bahaya. Segera masukkan sisa makanan berunsur telur ke dalam kulkas jika tidak langsung dihabiskan. (bl/sa)

Google News Lihat Berita Bacaini.id di Google News
Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: Bacaini.id
Tags: kesehatansalmonellatelurtelur ayamTips
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Telur ayam dan cara menyimpannya agar aman dari Salmonella

Telur Ayam Murah Melimpah, Waspadai Bahaya Salmonella dan Begini Cara Menyimpannya

Ferrari Luce Chassis 0 mobil listrik pertama Ferrari

Ferrari Luce Terjual Rp650 Miliar, Mobil Listrik Termahal di Lelang

Ilustrasi hari libur Maulid Nabi. Foto: bacaini by AI

Besok Selasa 25 Agustus 2026 Libur Maulid Nabi, Banyak yang Belum Tahu

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In