• Login
Bacaini.id
Monday, April 27, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Beringas Gebuki Bocil, 4 Remaja Preman Kampung Trenggalek Lemas Saat Diringkus

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
26 March 2024 14:34
Durasi baca: 2 menit
Beringas Gebuki Bocil, 4 Remaja Preman Kampung Trenggalek Lemas Saat Diringkus. (foto/Bacaini)

Beringas Gebuki Bocil, 4 Remaja Preman Kampung Trenggalek Lemas Saat Diringkus. (foto/Bacaini)

Bacaini.id, TRENGGALEK – Empat remaja di Kabupaten Trenggalek Jawa Timur dijebloskan ke dalam tahanan lantaran melakukan penganiayaan terhadap bocah di bawah umur hingga babak belur.

Sebelum diringkus, keempat remaja yang bergaya bak preman kampung itu, sempat melarikan diri dan berpindah-pindah tempat.

Kapolres Trenggalek AKBP Gathut Bowo Supriyono mengatakan, pelaku berinisial WF (19), FN (18), MR (23) dan DB (24). Mereka merupakan warga Desa Margo Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek.

“Mereka melakukan penganiayaan secara bersama-sama, ada yang memukul korban ada juga yang menendang dan menginjak korban,” ungkap Gathut Bowo dalam konferensi pers Selasa (26/3/2024).

Korban berinisial DA baru berusia 16 tahun dan merupakan warga Kecamatan Watulimo. DA yang tengah berboncengan motor dengan CN di jalan umum Prigi, tiba-tiba dihentikan para pelaku.

Korban, kata Gathut diinterogasi terkait insiden pelemparan warung kopi le Bambu. Diduga kesal lantaran tidak memperoleh jawaban yang diinginkan, pelaku kemudian melakukan penganiayaan.

Belum juga merasa puas, korban oleh pelaku dibawa ke lapangan takraw. Korban kembali dihajar bersama-sama. Korban diketahui mengalami luka lebam atau memar pada kepala, perut dan punggung.

“Karena saat itu ada beberapa jama’ah masjid pulang tarawih, para pelaku membawa korban ke lapangan sepak takraw yang tidak jauh dari lokasi pertama dan di lakukan kekerasan lagi secara bersama-sama,” terangnya.

Penganiayaan yang mengakibatkan babak belur itu membuat keluarga korban tidak terima dan melapor ke kepolisian. Sementara keempat pelaku memilih kabur ke wilayah Tuban.  Sebelum diringkus, mereka juga sempat berpindah-pindah tempat.

Saat ditangkap mereka hanya bisa menundukkan kepala sekaligus mengakui perbuatannya. Keempatnya langsung dijebloskan ke dalam tahanan.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku bakal dijerat dengan Pasal 76 C Jo Pasal 80 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara paling lama 3 tahun 6 bulan dan denda Rp 72 juta.

Penulis: Aby Kurniawan

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: penganiayaanpenganiayaan anakpreman kampungremaja preman
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Minuman ube latte berwarna ungu estetik yang sedang tren di kafe modern

Ube Geser Matcha, Minuman Ungu Jadi Tren Gaya Hidup Baru Pecinta Kuliner

Logo BRI

Skandal Kredit Sawit BRI Rp1,7 Triliun Seret 12 Tersangka

Kebakaran toko kelontong di Besole Tulungagung akibat konsleting listrik saat pengisian BBM

Kebakaran Toko Kelontong di Tulungagung Rugikan Rp350 Juta, Konsleting Listrik Jadi Pemicu

  • Aktivis PMII Blitar Raya dampingi warga terdampak limbah

    Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jembatan Cangar Kembali Jadi Lokasi Bunuh Diri, Efek Werther di Media Sosial Disorot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Kediri Tak Punya Strategi Lanjutkan Proyek Alun-alun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In