• Login
Bacaini.id
Thursday, May 7, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Belasan Lansia Penghuni Panti Yang Terpapar Covid 19 Butuh Bantuan

ditulis oleh
15 July 2021 05:57
Durasi baca: 2 menit
Para lansia penghuni Panti Wredha Santo Yoseph saat dikunjungi anggota Polresta Kediri sebelum pandemi. Foto: Tribratanews.

Para lansia penghuni Panti Wredha Santo Yoseph saat dikunjungi anggota Polresta Kediri sebelum pandemi. Foto: Tribratanews.

Bacaini.id, KEDIRI – Sedikitnya 18 perempuan lanjut usia penghuni Panti Wredha Santo Yoseph Kediri terpapar virus Corona. Keterbatasan tempat dan peralatan medis membuat pengurus panti kewalahan dan membutuhkan pertolongan.

Kondisi belasan penghuni Panti Wredha yang terpapar Covid 19 ini disampaikan Suster Clara, pengurus panti. Mereka diketahui terpapar Corona setelah dilakukan uji swab pada Selasa, 13 Juli 2021. “Kami sudah melaporkan kepada puskesmas, Kelurahan Dandangan, dan Gereja Paroki,” kata Suster Clara saat dihubungi Bacaini.id, Rabu 14 Juli 2021.

Suster Clara menjelaskan kondisi para lansia yang dirawat di panti cukup memprihatinkan. Mereka berusia di atas 65 tahun dengan kondisi fisik yang lemah.

Untuk merawat mereka, pengurus Panti berharap bantuan dan donasi dari semua pihak dalam memenuhi kebutuhan obat, vitamin, dan oksigen. Peralatan sanitasi seperti hand sanitizer dan alat perlindungan diri (APD) juga dibutuhkan untuk melindungi para perawat agar tidak tertular.

“Kami menggalang bantuan melalui kader paroki dan para relawan. Puji Tuhan kebutuhan yang mendesak seperti selang oksigen, hand sanitizer dan beberapa vitamin sudah masuk. Tetapi masih butuh peralatan lain,” terang Suster Clara.

Pengurus panti masih membuka uluran tangan masyarakat kepada para lansia penderita Covid 19 ini. Bantuan bisa berupa sarung tangan medis, buah-buahan untuk asupan vitamin, masker medis dan tas keresek besar untuk sampah medis.

Untuk meminimalisir penularan virus kepada lansia yang lain, pengurus panti memisahkan mereka ke tempat terpisah. Memanfaatkan ruangan yang ada, mereka membuat tempat isolasi sendiri untuk merawat 18 lansia yang terpapar. Pembatas yang digunakan juga hanya sekat biasa karena keterbatasan fasilitas.

“Pengurus hanya 10 orang yang bekerja secara bergantian. Kami menempatkan lansia yang tidak terpapar di ruang depan bersama pengurus,” tutur Suster Clara.

Beruntung petugas Puskesmas turut membantu pendampingan perawatan para lansia yang terpapar dengan melakukan kunjungan rutin. Mereka juga memberikan obat-obatan untuk meringankan gejala yang dialami lansia.

Menurut Suster Clara, penghuni Panti Wredha Santo Yoseph ini rata-rata bekerja menjadi pembantu rumah tangga saat masih produktif. Sebagian tidak memiliki keluarga dan ditemukan orang. Mereka dititipkan di tempat itu setelah berkoordinasi dengan kelurahan.

“Kasihan mereka melewati masa tua tanpa didampingi keluarga,” kata Suster Clara.

Masyarakat yang tergerak membantu mereka bisa menghubungi Suster Clara di nomor 0821 4201 9742. Warga juga bisa memberikan bantuan secara langsung dengan meletakkan di depan pintu gerbang Panti Wredha Jalan Dandangan Gang III , Kelurahan Dandangan, Kecamatan Kota, Kediri.

Penulis: Novira Kharisma
Editor: HTW

Tonton video:

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Covid-19kota kedirilansiapanti wredha santo yposeph
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Tonny Andreas kandidat Ketua KONI Kota Blitar 2026-2030 mendapat dukungan 27 cabang olahraga

Tonny Andreas Kantongi Dukungan 27 Cabor, Maju Kandidat Ketua KONI Kota Blitar 2026-2030

Fenomena awan pelangi atau cloud iridescence terlihat berwarna-warni di langit wilayah Jabodetabek

Fenomena Awan Pelangi Viral, Ini Penjelasan Sains dan Maknanya dalam Primbon Jawa

lomba balap dayung perahu tradisional di Pantai Mutiara Trenggalek

Lomba Balap Dayung Tradisional di Pantai Mutiara Trenggalek Tarik Animo Wisatawan

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gibran Tinjau Bendungan Bagong di Trenggalek, Warga Sampaikan 5 Aspirasi Penting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kedatangan KPK ke Blitar Picu Rumor OTT, Jubir Pastikan Hanya Sosialisasi Pencegahan Korupsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In