• Login
Bacaini.id
Friday, May 15, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Belajar Nyanting di Numansa Batik Kediri

ditulis oleh
2 October 2020 18:36
Durasi baca: 2 menit
Anak-anak belajar membatik di Numansa Batik Kediri. Foto:Bacaini/Novira

Anak-anak belajar membatik di Numansa Batik Kediri. Foto:Bacaini/Novira

KEDIRI – Memperingati Hari Batik Nasional 2 Oktober 2020, Numansa Batik mengajak anak-anak mengenal batik. Rumah produksi batik Kediri ini mengajarkan mereka nyanting sebagai tradisi leluhur yang harus dirawat.

Aktivitas nyanting yang dilakukan anak-anak di Numansa Batik Perumahan Griya Intan Permai, Kelurahan Dermo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri ini cukup unik. Masing-masing anak menggambar masker dengan canting tulis, didampingi Nunung Wiwin Arianti, pemilik Numansa Batik.

“Anak-anak ini datang sendiri dan minta belajar membatik. Saya senang generasi muda ada yang mempertahankan tradisi ini,” kata Nunung kepada Bacaini.id, Jumat 2 Oktober 2020.

Karena di musim pandemi, Nunung memilih masker sebagai media mereka membatik. Masker kain katun polos yang diberikan Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Perdagangan ini digambari berbagai motif menggunakan canting.

Dirinya mulai tertarik dengan batik custom sejak mendapat kesempatan dari Bank Indonesia untuk sekolah design di Susan Budihardjo sekitar tahun 2014. Berawal dari itu, Nunung mulai mengembangkan batik custom antara tahun 2015-2016. Sejak itu batik semakin diminati oleh masyarakat. Keinginan masyarakat sekitar untuk belajar membatik juga sangat besar.

Untuk menarik perhatian anak muda, dia melakukan inovasi dengan mengkombinasikan batik custom agar nyaman dipakai.

Dengan antusiasme yang besar dari anak-anak, Nunung bersama karyawannya memberikan pembelajaran mulai awal hingga akhir. Seperti menggambar, memegang canting yang benar, sampai teknik pewarnaan. “Awalnya saya kasih kertas yang sudah saya gambar, mereka yang menyanting kemudian mewarnai, setelah benar-benar bisa baru saya kasih kain,” ujar Nunung.

Untuk motif, Nunung membebaskan anak-anak yang belajar menggambar apapun sesuai kesenangan mereka. Hal itu dilakukan untuk mengembangkan kreativitas anak sekaligus upaya awal sebagai pengenalan sebelum benar-benar membatik.

Aktivitas anak-anak ini menarik perhatian Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar dan istrinya Ferry Silviana yang hadir di tempat itu. Kedatangan Abu Bakar ini untuk mengapresiasi batik lokal Kediri yang tengah naik daun. Keduanya mengajak masyarakat membeli produk batik Kediri untuk mendukung seniman setempat.

“Dengan membeli produk asli, berarti kita mendukung dan mengapresiasi karya seniman batik Kota Kediri,” ujar Fey. (Novira Kharisma)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: numansa batik
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi telur yang disebut dapat membantu menurunkan risiko penyakit Alzheimer dan menjaga kesehatan otak

Rutin Konsumsi Telur Disebut Turunkan Risiko Alzheimer hingga 27%

Satgas Etik UNU Blitar menangani kasus dugaan pelecehan seksual dosen terhadap mahasiswi

Dosen UNU Blitar Diduga Lecehkan 15 Mahasiswi, Terancam Pidana

Suasana Desa Kalachi di Kazakhstan yang pernah mengalami wabah tidur misterius akibat dugaan gas beracun dari bekas tambang uranium

Wabah Tidur Misterius di Desa Kalachi Kazakhstan, Ratusan Warga Tertidur Berhari-hari

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In