Bacaini.ID, JOMBANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menghadirkan layanan konsumsi, kesehatan, pengelolaan sampah, serta peluncuran Program Beasiswa Santri BAZNAS 2026. Kebijakan ini sebagai bentuk dukungan mensukseskan penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU di Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.
Layanan yang dihadirkan merupakan sinergi antara BAZNAS RI bersama BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BAZNAS Kabupaten Jombang dalam memberikan pelayanan bagi peserta Muktamar dan masyarakat sekitar.
BAZNAS menyediakan konsumsi melalui Program ZChicken, layanan kesehatan melalui Rumah Sehat BAZNAS, pengelolaan sampah di area Muktamar, serta peluncuran Program Beasiswa Santri BAZNAS 2026 untuk mendukung pendidikan para santri.
Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. mengatakan, kehadiran BAZNAS dalam Muktamar ke-35 NU merupakan bagian dari kontribusi BAZNAS dalam memberikan pelayanan sekaligus memperluas manfaat zakat kepada masyarakat.
“Sebagai lembaga negara, BAZNAS terbuka untuk bersinergi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan Islam dalam kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Dalam Muktamar NU ini, kami hadir dengan berbagai layanan yang dapat dirasakan langsung oleh peserta dan masyarakat,” kata Sodik saat ditemui di sela-sela rangkaian Muktamar ke-35 NU di Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026).
BAZNAS Hadirkan Beragam Layanan di Muktamar ke-35 NU
Dalam layanan konsumsi, BAZNAS menyediakan 15.000 paket ZChicken melalui Program Bank Makanan di sekitar Pondok Pesantren Bahrul Ulum. Penyediaan konsumsi tersebut sekaligus melibatkan mustahik penerima manfaat Program ZChicken dalam proses produksi dan distribusinya.
“Kami ingin mustahik tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga ikut mengambil bagian. Karena itu, penyediaan ZChicken dalam kegiatan ini melibatkan mustahik binaan BAZNAS, mulai dari produksi hingga distribusi,” ujar Sodik.
Di bidang kesehatan, BAZNAS melalui Rumah Sehat BAZNAS menyiapkan enam titik layanan kesehatan di depan Gerbang Makam KH Wahab Hasbullah, Pondok Pesantren Bahrul Ulum. Layanan tersebut didukung tim medis, empat ambulans, satu mobil klinik, serta 3.200 paket minyak angin aromaterapi dan vitamin.
“Kami menyiagakan layanan kesehatan agar peserta yang membutuhkan pemeriksaan, pengobatan, maupun respons medis dapat memperoleh layanan dengan cepat. Kami juga membuka posko ngopi selama 24 jam sebagai tempat beristirahat bagi peserta di sela-sela mengikuti rangkaian Muktamar,” kata Sodik.
BAZNAS juga menghadirkan layanan pengelolaan sampah di area Muktamar yang mencakup edukasi kebersihan, pemilahan, pengumpulan, hingga pengelolaan sampah. Layanan ini melibatkan 200 relawan IPNU dan mustahik untuk mendukung pelaksanaan Muktamar yang bersih dan sehat.
Selain itu, BAZNAS juga akan meluncurkan Program Beasiswa Santri BAZNAS 2026 di Pondok Pesantren Alwahabiyah, Jombang. Program ini ditujukan untuk mendukung keberlanjutan pendidikan dan pengembangan santri di berbagai daerah di Indonesia.
“Melalui Beasiswa Santri, BAZNAS ingin memastikan para santri memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dan mengembangkan potensinya. Ini menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS agar manfaat zakat juga hadir melalui bidang pendidikan,” tutur Sodik. Sodik menambahkan, dukungan BAZNAS dalam Muktamar NU ke-35 merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk terus membangun kolaborasi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan Islam dan menghadirkan manfaat zakat secara luas. (sya/sa)




