KEDIRI – Sedikitnya 30 jamaah Masjid Al Khalid Semampir Kota Kediri mengikuti khataman Al Quran. Kegiatan ini sempat terhenti akibat pandemi yang melanda seluruh negeri.
Tak hanya diikuti bapak dan ibu, sejumlah remaja masjid turut mengikuti pembacaan ayat suci Al Quran ini. Secara bergiliran mereka membaca dan mendengarkan bacaan Al Quran, sambil belajar memahami setiap ayatnya.
Berbeda dengan membaca Al Quran sendirian di rumah, mengikuti khataman di masjid memiliki keasyikan luar biasa. Selain menghindari kesalahan dalam membaca, membaca Al Quran ramai-ramai juga mengusir jenuh.
baca ini Photo Session di Masjid, Kenapa Nggak
Khataman adalah membaca dan memahami Al Quran hingga tamat. Khataman memiliki banyak keutamaan, seperti mendapat rahmat, ketenteraman, dan didoakan oleh malaikat, serta mendapat pujian dari Allah SWT.
عَنْ أَبي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُول اللَّهِ ﷺ: ومَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِي بَيْتٍ مِنْ بُيوتِ اللَّهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ، ويتَدَارسُونَه بيْنَهُم، إِلاَّ نَزَلتْ علَيهم السَّكِينَة، وغَشِيَتْهُمْ الرَّحْمَة، وَحَفَّتْهُم الملائِكَةُ، وذَكَرهُمْ اللَّه فيِمنْ عِنده
Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, ”Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah-rumah Allah untuk melantunkan ayat-ayat suci Alquran dan mempelajarinya, melainkan akan turun kepada mereka ketenangan, akan dilingkupi pada diri mereka dengan rahmat, akan dilingkari oleh para malaikat, dan Allah pun akan menyebut (memuji) mereka di hadapan makhluk yang ada di dekat-Nya.” (HR Muslim).
baca ini Pandemi Masjid Al Khalid- Kebanjiran Hewan Kurban
Keutamaan lainnya dari membaca Al Quran adalah mendapat syafaat di akhirat nanti.
عن أَبي أُمامَةَ قَالَ: سمِعتُ رسولَ اللَّهِ ﷺ يقولُ: اقْرَؤوا القُرْآنَ، فإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ القيامةِ شَفِيعًا لأَصْحابِهِ
Dari Abu Amamah RA, ia mendengar Rasulullah SAW bersabda, ”Bacalah Alquran, karena sesungguhnya ia akan menjadi syafaat bagi para pembacanya di hari kiamat.” (HR Muslim).
“Selain merupakan amalan baik, khataman dapat menjadi syiar Islam serta memberikan ruh semangat dalam membaca dan mentadabburi al-Qur’an,” kata Humas Masjid Al Khalid, Andika Duwi.
Tak sekedar membaca, khataman, menurut Andika, harus disertai dengan bacaan yang tartil atau benar dalam hal tajwid dan makhrajnya. Di samping itu, juga harus berusaha untuk memahami apa yang terkandung di dalamnya, sehingga tidak hanya sekedar membaca, tetapi juga dapat menambah pengetahuan yang terkandung di dalamnya.
Andika bersyukur khataman ini tak lagi didominasi oleh jamaah sepuh, tetapi mulai diikuti para remaja Muslim. Dia berharap kegiatan ini bisa rutin dilakukan kembali untuk menarik minat remaja membaca Al Quran. (HTW)