• Login
Bacaini.id
Sunday, June 21, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Ancam Bunuh Warga Muhammadiyah, Ibu APH Sebut Anaknya Berkebutuhan Khusus

ditulis oleh
1 May 2023 17:23
Durasi baca: 2 menit
Rahmi Elvidara menyebut anaknya berkebutuhan khusus. Foto:bacaini/Syailendra

Rahmi Elvidara menyebut anaknya berkebutuhan khusus. Foto:bacaini/Syailendra

Bacaini.id, JOMBANG – Orang tua Andi Pangerang Hasanuddin, penyebar kebencian terhadap Muhammadiyah menyebut anaknya menyandang kebutuhan khusus. Dia mudah sekali terpancing emosi saat melihat hal yang tidak disukai.

Hal itu disampaikan Rahmi Elvidara, ibu kandung Andi Pangerang Hasanudin saat ditemui Bacaini.id di rumahnya di Dusun Ketanon, Desa Diwek, Kecamatan Diwek, Jombang beberapa saat sebelum anaknya diciduk polisi.

“Jadi gak sengaja berkomentar seperti itu, mohon dimaklumi. Apalagi anak saya tidak seperti anak normal seperti biasa, anak saya memang ABK (anak berkebutuhan khusus),” kata Rahmi.

Rahmi menjelaskan jika kondisi anaknya memang tidak dikendalikan jika dipicu oleh sesuatu yang dianggap tidak sesuai. Namun demikian hal itu tidak berdampak sama sekali dengan kemampuan akademisnya.

“Kalau nanya anak saya tentang akademik atau apapun silahkan. Tapi kalau untuk hal-hal seperti itu, dia bisa terpicu sedikit saja kalau ada yang memancing,” jelas Rahmi sambil mengelus punggung dan kepala anaknya.

Andi Pangerang Hasanudin (APH) sendiri saat ini sudah ditahan oleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Dia ditangkap di rumah orang tuanya di Jombang tanpa perlawanan pada Minggu, 30 April 2023.

Dalam siaran persnya, Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Polri Brigjen Pol Adi Vivid mengatakan APH justru meminta perlindungan kepada polisi karena merasa ketakutan. “Pada saat penangkapan beliau tidak melakukan perlawanan, yang bersangkutan minta perlindungan,” kata Adi Vivid di Bareskrim Polri, Senin, 1 Mei 2023.

Penulis: Syailendra
Editor: Hari Tri Wasono

Tonton video:

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: muhammadiyahpeneliti BRINujarna kebencian
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi kerangka manusia berusia 5.000 tahun yang ditemukan di bekas tungku pembakaran di Gerstewitz, Jerman

Penemuan Kerangka 5.000 Tahun Diduga Bukti Ritual Tumbal Manusia

Ilustrasi sejarah Bali dari era Bali Mula hingga invasi Kerajaan Majapahit tahun 1343 Masehi

Sejarah Asal Usul Bali: Dari Bali Mula hingga Invasi Majapahit yang Melahirkan Bali Aga 

Peresmian Lagu Stasiun Madiun sebagai lagu penyambutan pelanggan kereta api oleh KAI Daop 7 di Stasiun Madiun

Lagu Stasiun Madiun Resmi Jadi Lagu Penyambutan Pelanggan Kereta Api

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In