• Login
Bacaini.id
Thursday, June 18, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Alasan Travelling Lebih Membahagiakan Daripada Beli Barang Mewah

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
17 June 2025 18:03
Durasi baca: 2 menit
Alasan Travelling Lebih Membahagiakan Daripada Beli Barang Mewah (foto ilustrasi/freepik)

Alasan Travelling Lebih Membahagiakan Daripada Beli Barang Mewah (foto ilustrasi/freepik)

Bacaini.ID, KEDIRI – Menghabiskan uang untuk travelling (jalan-jalan), wisata kuliner, atau mencari pengalaman baru  terbukti lebih membahagiakan ketimbang sekedar beli barang mewah.

Dr. Thomas Gilovich, profesor psikologi Cornell University yang memelopori penelitian ini menyatakan membelanjakan uang untuk pengalaman baru menghasilan kebahagiaan lebih besar dan langgeng daripada belanja barang-barang.

Ia berpendapat bahwa kegembiraan memperoleh barang-barang fisik cepat berkurang, sementara kesenangan yang diperoleh dari pengalaman cenderung tumbuh seiring waktu.

Alasan mengapa hal ini bisa terjadi karena pengalaman pada dasarnya bersifat sosial.

Memiliki pengalaman baru, bertemu orang baru ketika travelling, berbagi makanan, menghadiri konser, menumbuhkan hubungan dengan lingkungan sosial.

Interaksi sosial sangat penting bagi kesehatan mental, memberi rasa memiliki dan mengurangi perasaan kesepian dan keterasingan.

Pengalaman sosial yang positif ini menciptakan kenangan abadi, yang akan dikenang lama setelah aktivitas itu sendiri berakhir.

Dikutip dari Pockitudes, beberapa teori psikologis menjelaskan mengapa memiliki pengalaman lebih berperan terhadap kebahagiaan ketimbang harta benda.

Teori tingkat adaptasi menyatakan bahwa orang cepat beradaptasi dengan harta benda baru, dan kegembiraan awal mereka berkurang seiring berjalannya waktu.

Sebaliknya, pengalaman memberikan rangsangan yang bervariasi dan dinamis, yang membuat otak tetap aktif.

Teori lainnya menyebutkan, orang cenderung membandingkan diri dengan orang lain saat menilai kebahagiaan mereka sendiri.

Barang-barang material lebih rentan jadi perbandingan yang menyebabkan rasa iri dan ketidakpuasan.

Sementara pengalaman bersifat unik dan personal, sehingga perbandingan jadi tidak mungkin dilakukan dan mengurangi dampak negatif pada kebahagiaan.

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: barang mewahjalan jalantravelling
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Forum Majelis Kaum Muda NU Mataraman di Ndalem Ageng Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo membahas Maklumat 26 jelang Munas-Konbes NU 2026

Maklumat 26 KMNU Diluncurkan Jelang Munas-Konbes NU 2026 di Ploso Kediri, ini Isinya

Ilustrasi korban kekerasan. Foto: unsplash

Penganiaya Perempuan Berkebutuhan Khusus Hingga Meninggal Ditetapkan Tersangka

Adi Prayitno, pengamat politik. Foto: tangkapan layar YouTube @adi prayitno official.

Pembubaran Diskusi UGM, Pengamat Politik: Ada Yang Sulit Dipahami Masyarakat

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In