• Login
Bacaini.id
Wednesday, February 11, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Alasan Sayur Lodeh Jadi Mitigasi Bencana Orang Jawa

ditulis oleh Editor
22 April 2025 09:39
Durasi baca: 2 menit
Alasan Sayur Lodeh Jadi Mitigasi Bencana Orang Jawa (foto ilustrasi/Pinterest)

Alasan Sayur Lodeh Jadi Mitigasi Bencana Orang Jawa (foto ilustrasi/Pinterest)

Bacaini.ID, KEDIRI – Sayur lodeh punya sejarah unik di Indonesia. Masakan nusantara ini diyakini telah ada sejak abad ke-10.

Sejarawan kuliner, Fadly Rahman, memperkirakan tradisi memasak sayur lodeh telah ada pada abad ke-16.

Tepatnya setelah bangsa Spanyol dan Portugis memperkenalkan kacang panjang di Jawa.

Sejarawan lain meyakini sayur lodeh mulai diperkenalkan kembali pada akhir abad-19, ketika Yogyakarta menjadi jantung pergerakan nasional.

Lodeh sebagai penolak bala

Yogyakarta mengenal sayur lodeh sebagai makanan penolak bala.

Tercatat, Sultan Hamengkubuwana VIII pernah memerintahkan warganya untuk memasak sayur lodeh dan berdiam dalam rumah selama 45 hari ketika wabah pes melanda Jawa.

Wabah pes pernah melanda Jawa selama dua dekade sejak tahun 1910 yang menyebabkan ribuan nyawa melayang.

Tradisi memasak sayur lodeh saat pagebluk terus lestari hingga kini.

Pada tahun 2005 Sri Sultan Hamengku Buwono X menyampaikan kepada nelayan pesisir Kulon Progo untuk memasak lodeh dan mengenal tanda-tanda alam.

Saat itu badai besar yang melanda pesisir Australia diinformasikan bergerak ke arah pulau Jawa.

Makna bahan sayur lodeh

Sayur lodeh merupakan manifestasi dari doa-doa, nasehat dan harapan yang dirupakan dalam bahan masakan.

• Kluwih, nangka muda: kaluwarga luwihono anggone gulowentah gatekne. Artinya, beri perhatian dan nasehat lebih kepada keluarga.

• Cang gleyor, kacang panjang: cancangen awakmu ojo lungo-lungo. Artinya, ikatlah badanmu, jangan bepergian.

• Terong: terusno anggone olehe manembah Gusti, ojo datnyeng, mung yen iling thok. Maknanya, konsisten beribadah kepada Tuhan, jangan hanya ketika ingat saja.

• Kulit melinjo: ojo mung ngerti njobone, ning kudu reti njeronenjerone babagan pagebluk.

Maknanya, jangan hanya paham akibatnya saja, namun harus mengerti juga secara mendalam penyebab wabah.

• Waluh, labu: uwalono ilangono ngeluh ngersulo. Artinya, hilangkan keluh kesah dan tetap bersemangat.

• Godong so: Golong gilig dunga kumpul wong sholeh, sugeh kaweruh babagan agomo lan pagebluk. Artinya, bersatu padu berdoa bersama orang sholeh yang paham soal agama dan wabah penyakit.

• Tempe: temenono olehe dedepe nyuwun pitulungane Gusti Allah. Artinya, bersungguh-sungguh memohon pertolongan Tuhan.

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: bencana alamJawamitigasi bencanaorang Jawapagebluksayur lodeh
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Tanaman hias gantung menghiasi teras rumah sebagai tradisi mempercantik rumah jelang Ramadhan

Tradisi Percantik Rumah Jelang Ramadhan, Ini 4 Tanaman Gantung Paling Digemari

Sidang vonis kasus penganiayaan guru oleh suami anggota DPRD Trenggalek di Pengadilan Negeri Trenggalek

Suami DPRD Arogan Penganiaya Guru di Trenggalek Divonis 6 Bulan Penjara 

Puluhan siswa SD di Tulungagung dirawat akibat keracunan massal menu MBG

‘Tumbal’ MBG Kembali Berjatuhan, 24 Siswa SD di Tulungagung Keracunan Massal

  • Ilustrasi gerai Koperasi Desa Merah Putih yang diusulkan menggunakan gedung sekolah dasar

    Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peluang Atlet Indonesia di Olimpiade Musim Dingin 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ramalan Shio Hari Ini 5 Februari 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In