• Login
  • Register
Bacaini.id
Thursday, January 15, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

AI Picu Inflasi Gadget, Tahun 2026 Bakal Naik Harga Gila-gilaan

Kenaikan ini bukan karena inflasi biasa, namun akibat krisis pasokan chip memori yang dipicu ledakan permintaan AI global

ditulis oleh Editor
17 December 2025 19:54
Durasi baca: 4 menit
harga gadget

AI menyebabkan harga gadget pada tahun 2026 diprediksi naik gila-gilaan (foto ilustrasi/AI/Bacaini.id)

Bacaini.ID, KEDIRI – Kabar harga gadget bakal naik signifikan pada tahun 2026 sudah berhembus sejak beberapa minggu lalu.

Maraknya teknologi kecerdasan buatan (AI) dituduh sebagai biang keladi inflasi gadget atau naiknya harga gadget di seluruh dunia.

Berbagai laporan dari analis industri terkemuka seperti Counterpoint Research, TrendForce, dan IDC memprediksi harga smartphone, laptop, serta perangkat elektronik lain akan melonjak signifikan pada tahun 2026.

Kenaikan ini bukan karena inflasi biasa, namun akibat krisis pasokan chip memori yang dipicu oleh ledakan permintaan AI global. Ledakan permintaan mengakibatkan kelangkaan chip memori DRAM dan NAND Flash.

Baca Juga:

  • Cara Mengurangi Screen Time dan Ketergantungan Gadget
  • Bahaya AI, Ini Cara Cek Konten Asli atau AI Generated
  • Kebutuhan Teknologi AI Telah Jadi Keniscayaan, Ini Alasannya

Produsen chip raksasa seperti Samsung, SK Hynix, dan Micron lebih memprioritaskan produksi memori high-bandwidth memory (HBM) untuk server data center AI.
Komponen ini memberikan margin keuntungan lebih tinggi ketimbang memori standar yang digunakan di gadget konsumen.

Boom AI, terutama dari perusahaan seperti Nvidia, Microsoft, dan Google, telah menyebabkan permintaan HBM melonjak drastis. Akibatnya, kapasitas produksi untuk LPDDR (memori mobile) dan DRAM konsumen dialihkan, menciptakan pasokan yang seret.

TrendForce memprediksi bahwa harga memori akan terus naik tajam sepanjang 2026, dengan fluktuasi besar di kuartal pertama dan kedua.

Sementara Counterpoint Research melaporkan harga memori bisa naik hingga 40% hingga Q2 2026. Hal ini meningkatkan biaya bahan baku (Bill of Materials/BoM) smartphone: segmen low-end (di bawah US$200) sudah naik 20-30% sejak awal 2025, sementara mid-range dan high-end naik 10-15%.

Selain memori, biaya chipset flagship dari Qualcomm dan MediaTek juga diprediksi naik karena transisi ke proses 2nm TSMC dan integrasi teknologi baru seperti LPDDR6.

Tak hanya itu, peringatan langsung dari produsen eksekutif industri sudah angkat suara. President Xiaomi, Lu Weibing, menyatakan meski perusahaan telah mengamankan pasokan memori untuk 2026, kekurangan global tetap akan mendorong harga perangkat lebih tinggi. Xiaomi akan merefleksikan kenaikan biaya komponen ini ke produk mereka.

Pernyataan senada datang dari eksekutif Realme dan brand China lainnya, yang memprediksi lonjakan tajam.

Brand besar seperti Apple dan Samsung relatif lebih kuat karena skala ekonomi dan kontrak jangka panjang, namun tetap terdampak. Dua brand ini dianggap yang paling ‘aman’.

Pada sisi, brand China seperti Oppo dan Vivo diprediksi paling terkena dampak. 

Berapa Kenaikan Harga Gadget?

Data terkini menunjukkan: Average Selling Price (ASP) smartphone global diprediksi naik 6,9%. Prediksi ini merupakan revisi dari prediksi sebelumnya yang hanya 3,9%.

Pengiriman smartphone global diperkirakan turun 2,1% menurut Counterpoint. International Data Corporation
(IDC), perusahaan riset pasar teknologi terbesar dan paling kredibel di dunia, memprediksi penurunan 0.9%.

Di segmen entry-level dan mid-range yang populer di Indonesia: harga Rp3-10 juta, kenaikan bisa mencapai 15-30%, atau tambahan Rp500 ribu hingga Rp2-3 juta per unit.

Untuk mengatasi kemungkinan ini, produsen diperkirakan akan menurunkan spesifikasi. Di antaranya mengurangi RAM dengan kembali ke 4GB di model murah, downgrade kamera, display, atau audio.

Di Indonesia, dampaknya akan lebih terasa karena ketergantungan impor komponen.

Dampak Lebih Luas ke Pasar Gadget

Tak hanya smartphone, laptop dan PC juga terdampak serupa. Dell dan Lenovo diketahui sudah naikkan harga 15-20% mulai akhir 2025.

Secara keseluruhan, pasar gadget konsumen bisa menyusut, sementara nilai pasar naik karena harga lebih tinggi.

Sebuah paradoks bagi industri teknologi, dimana AI maju pesat, namun akses konsumen pada gadget menjadi semakin mahal.

Banyak pengamat IT menyarankan agar konsumen update gadget di akhir 2025 dan awal 2026 karena ini adalah momen emas.

Stok model 2025 masih relatif terjangkau dan spesifikasi lengkap.

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: inflasi gadget
Via: harga gadget naik
Tags: aibacaini.idharga gadgetinflasi gadget
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ratusan warga Desa Wonodadi Blitar menolak pembangunan gedung KDMP di lapangan desa

Warga Wonodadi Blitar Protes Lokasi Gedung KDMP, Dinas: Kurang Sosialisasi

Tips Atasi Rasa Canggung Bersama Keluarga Pasangan Saat Liburan Bareng

Long Weekend Isra Mikraj, Saatnya Healing dan Quality Time

Ilustrasi Calon Jemaah Haji Trenggalek yang belum melunasi BIPIH 2026

36 CJH Trenggalek Tak Lunasi BIPIH 2026, Kuota Haji Tak Terserap Maksimal

mount paltry
Tekno & Sains

Mount Paltry Gunung Terkecil di Dunia Sukses Kecoh Netizen Internasional

Bacaini.ID, KEDIRI – Mount Paltry diklaim sebagai gunung terkecil di dunia. Lantaran tingginya hanya 7 cm, informasi beserta visual itu...

Baca ini..

Napi Lapas Blitar Diduga Dianiaya Hingga Koma

Kebanyakan Kuliner di Blitar yang Ramai Karena Murah, Bukan Enak, Itu Tak Diragukan

Lapas Blitar Blak-blakan Soal Penganiayaan Napi yang Berujung Kematian

Paradigma Realisme dalam Hubungan Internasional

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist