• Login
Bacaini.id
Saturday, May 9, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Warga Kediri Olah Limbah Kertas Jadi Produk Bernilai Jual

ditulis oleh
4 March 2021 12:18
Durasi baca: 2 menit

Bacaini.id, KEDIRI – Seorang warga Kelurahan Tamanan, Kecamatan Bandar Kidul Kota Kediri membuat kerajinan dari limbah kertas menjadi hantaran pernikahan yang bernilai jual.

Perajin tersebut adalah Indiyah Efi Riyati, warga Kelurahan Tamanan, Kecamatan Bandar Kidul, Kota Kediri. Merasa prihatin dengan menumpuknya limbah kertas di lingkungan rumahnya, dia mencoba mengubahnya menjadi beberapa kerajinan bernilai jual.

“Kalau dijual di rosok, harganya murah sekali, jadi sayang. Akhirnya saya coba bikin kerajinan seperti hantaran pernikahan, mahar, dan kerajinan lain seperti misalnya tempat pensil,” kata Efi kepada Bacaini.id.

Dari limbah kertas ini, Efi dapat memberdayakan ibu-ibu rumah tangga di lingkungan tempat tinggalnya untuk berkarya sekaligus menghasilkan pendapatan di rumah saja di masa pandemi saat ini.

“Ibu-ibu ini semua mengerjakan, mereka yang mengelola sampah rumahan dibawa ke sini dan diguntingi disini, nanti bagian produksinya ada sendiri,” imbuhnya.

Efi menjelaskan untuk membuat hantaran dari limbah kertas kotak nasi, caranya yakni dipotong menjadi aneka bentuk dedaunan sesuai pola. Kemudian, potongan kertas tersebut dikreasikan dengan kotak yang berisi hantaran sebagai hiasan.

Hiasan hantaran yang biasa dibuat memang bermacam-macam, tetapi yang paling sering adalah hiasan dengan betuk masjid dan berbagai jenis bunga yang indah dan mempesona. “Bahannya 50 persen limbah kertas itu, jadi istilahnya mengolah limbah menjadi rupiah,” ucap Indiyah.

Selama 10 tahun menggeluti usaha dengan menggunakan bahan limbah kertas, Indiyah sudah melakukan pengiriman pesanan hasil produksi kerjinan yang dibuatnya tidak hanya dikirim di wilayah Kedi Raya, bahkan pesanan mahar datang dari Kalimantan, Papua dan juga Riau.

Tetapi selama masa pandemi, pengiriman jarak jauh tidak bisa dilakukan, sehingga hanya melayani pengiriman lokal Karesidenan Kediri, Tulungagung sampai Mojokerto.

Untuk harga yang, Indiyah mengatakan nilai jual mahar lebih mahal daripada hantaran. Untuk mahar, harga yang dibanderol sekitar Rp 400 ribu sampai Rp 600 ribu. Sedangkan nilai jual hantaran dibanderol sekitar Rp 50 ribu. “Semua tergantung kreasi dan seberapa banyak isi hantaran yang dipesan,” pungkasnya.

Sementara itu, Eko Hikmawati, salah satu ibu rumah tangga yang ikut bekerja dalam usaha Indiyah mengatakan rasa terimakasih dan rasa syukurnya karena dengan ini dia mampu membantu perekonomian keluarga.

“Kita bersyukur karena pekerjaan ini jadi bisa bekerja dirumah. Pekerjaannya juga santai, bisa dilakukan setelah pekerjaan di rumah saya sudah selesai. Yang penting jadi bisa membantu perekonomian keluarga di masa pandemi ini,” ucapnya singkat.

Penulis : Novira Kharisma
Editor : Karebet

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Limbah Kertas
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Petugas KAI Daop 7 Madiun bersama komunitas railfans menggelar kampanye anti pelecehan seksual di area stasiun kereta api

KAI Daop 7 Madiun Gencarkan Kampanye Anti Pelecehan Seksual di Stasiun dan Kereta

Ilustrasi minuman sole water, baking soda dan makanan fermentasi sebagai tren kesehatan viral di media sosial

Tren Kesehatan Viral di Media Sosial, Mana yang Fakta dan Sekadar Hype?

Mohammad Trijanto saat memberikan pernyataan terkait pengunduran diri dari pencalonan Ketua KONI Kota Blitar 2026-2030

Mohammad Trijanto Mundur dari Bursa Ketua KONI Kota Blitar 2026-2030, Bebaskan Dukungan 14 Cabor

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mutasi Polri 2026, Dirreskrimum Polda Jatim Diganti Kombes Roy Hutton

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Murdaya Poo Alumni GMNI Asal Blitar, Marhaeinis Konglomerat Rp20 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In