• Login
Bacaini.id
Wednesday, January 28, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Pengusaha Bantal Leher Bertahan Di Masa Pandemi

ditulis oleh
8 February 2021 08:08
Durasi baca: 3 menit

KEDIRI – Bantal leher sampai saat ini masih diminati, bukan hanya sebagai kebutuhan saat bepergian, tetapi banyak dibeli karena bahan dan bentuknya yang lucu.

Hal itu yang menjadikan Yulianto, seorang pengrajin bantal leher yang tinggal di Perumahan Royal Tanjung, Desa Toyoresmi, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri tetap bertahan sejak memulai usahanya sekitar akhir tahun 2017 lalu sampai saat masa pandemi ini.

Yulianto bersama istrinya masih memproduksi bantal leher yang dibuat dengan bahan baku boneka. Usaha ini berawal dari mahalnya harga bantal leher yang dijual di toko, karena itu dirinya ingin mencoba dan membuat bantal leher yang lebih murah dengan kualitas yang bagus.

baca ini : Tebuci, Burger Bakar Murah Dengan Daging Hingga 2 Ons

Keinginannya yang begitu kuat, sampai membuatnya hengkang dari pekerjaan lamanya sebagai pegawai salah satu bank swasta dan memilih menjadi pengusaha bantal leher. “Saya lihat di toko kok harganya mahal sekali, melihat saja saya merasa bisa membuatnya sendiri, jadi saya tertarik untuk menekuni bisnis ini,” kata Yulianto kepada Bacaini.id.

Dia bercerita, sebelum pandemi setiap harinya bisa memproduksi 25 hingga 35 buah bantal leher. Biasanya pemesanan bantal leher datang dari instansi swasta seperti perbankan juga asuransi untuk bantal merchandise. Pesanan juga datang dari yayasan untuk kegiatan tertentu.

Satu buah bantal leher dibanderol harga mulai Rp 18.000 sampai Rp 50.000, tergantung model dan bentuknya. Omset yang didapat setiap bulan cukup tinggi sekitar 4-5 juta. Pesanan dan omset tertinggi biasa didapat saat momen tertentu, biasanya pada Natal dan tahun baru.

baca ini : Menikmati Es Degan Bakar Rempah Yang Menyehatkan Tubuh

“Pada momen tertentu memang pesanan dan omset bisa meningkat sampai 200 persen, karena selain bisa langsung membeli boneka di rumah produksi juga kami pasarkan melalui media online,” tuturnya.

Sayangnya, memasuki masa pandemi, pesanan dan omset yang dihasilkan mengalami penurunan sekitar 25 persen. Walaupun begitu, Yulianto mengatakan produksi bantal leher masih berjalan. Untuk tetap bertahan, masa pandemi ini pemasaran lebih dilakukan secara online.

bacaini tv : Karyawan Bank Swasta Banting Setir Jualan Bantal Leher

Tidak hanya di Kediri, pesanan bantal leher paling jauh dikatakannya sudah dilakukan ke daerah Jember dan juga Palembang. Saat ini Yulianto juga melakukan usaha jual beli buah-buahan untuk mencukupi perekonomian rumah tangganya.

“Alhamdulillah produksi masih jalan, pesanan juga masih ada, yang namanya usaha ya tetap disyukuri saja,” pungkasnya.

Penulis : Novira Kharisma
Editor : Karebet

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Bantal leherPengrajin bantal leher
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Atap kantor kecamatan runtuh akibat gempa. Foto: bacaini/Abi kurniawan

Atap Kantor Kecamatan Dongko Runtuh, Tiga Pegawai Terluka Akibat Gempa Pacitan

Infografik daftar event Jawa Timur yang masuk Karisma Event Nusantara (KEN) 2026

KEN 2026 Jawa Timur: Kediri, Blitar, Tulungagung Gugur, Trenggalek Melaju

Ilustrasi gerai Koperasi Desa Merah Putih yang diusulkan menggunakan gedung sekolah dasar

Sekolah atau Koperasi? 9 SD di Tulungagung Diusulkan Jadi Gerai KDMP, 3 Masih Aktif

  • Infografik daftar event Jawa Timur yang masuk Karisma Event Nusantara (KEN) 2026

    KEN 2026 Jawa Timur: Kediri, Blitar, Tulungagung Gugur, Trenggalek Melaju

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cuaca Ekstrem Melanda Jawa Timur, BMKG Sebut Blitar Raya hingga Madura Jalur Utama Angin Kencang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bus Harapan Jaya Terobos Lampu Merah, Tabrak Mobil, Motor, dan Rumah di Kediri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In