• Login
Bacaini.id
Friday, May 1, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Lucunya Pegawai Puskesmas Jombang Menyamar Jadi Nyamuk

ditulis oleh
18 December 2020 15:31
Durasi baca: 2 menit
Petugas Puskesmas Jelakombo dalam sosialisasi DBD di salah satu pasar (Foto: bacaini.id/Syailendra)

Petugas Puskesmas Jelakombo dalam sosialisasi DBD di salah satu pasar (Foto: bacaini.id/Syailendra)

JOMBANG – Sejumlah petugas dari Puskesmas Jelakomobo, Kecamatan Jombang Kota, Kabupaten Jombang memiliki cara unik mengingatkan ancaman demam berdarah di tengah pandemi. Mereka berkeliling ke dalam pasar dengan menggunakan pakaian ala nyamuk demam berdarah sambil membagikan abate obat pembunuh larva.

Petugas Sanitarian Puskesmas Jelakombo, Jombang, Meihendra mengatakan, pakaian ini sengaja di pakai petugas yang berdinas di puskesmas untuk menarik perhatian warga. Petugas berkeliling sambil membawa megaphone menyuarakan ancaman demam berdarah di tengah pandemi. 

Dia juga mengatakan, dalam sosialisasi ini pihaknya menekankan gerakan tiga M, yakni menguras menutup dan mendaur ulang tempat tempat yang berpotensi menjadi tempat tumbuh nyamuk demam berdarah. “Ancaman nyamuk demam berdarah ini tidak kalah bahayanya dengan virus covid 19,” jelasnya kepada bacaini.id, Jumat, 18 Desember 2020.

Ancaman nyamuk aedes aigypti kata Mahendra, terjadi saat musim penghujan datang. Banyaknya genangan air yang tidak terkuras bisa menjadi lokasi tumbuhnya nyamuk demam berdarah. Untuk itu kewaspadaan harus dimulai dari sekarang oleh semua masyarakat.

Di tengah kampanye ke sudut pasar, petugas membagikan abate jenis obat untuk membunuh larva nyamuk. Obat ini diberikan secara gratis sebagai bentuk kewaspadaan terhadap ancaman nyamuk demam berdarah.

Selain melakukan kampanye, Meihendra menyebutkan setiap puskesmas memiliki petugas pemburu jentik. Petugas ini sudah dibentuk di sebagai sektor mulai dari sekolah hingga lingkungan masyarakat RT/RW. Petugas pemburu jentik ini bertugas memantau kamar mandi warganya. Setiap ditemukan jentik petugas akan mengambil dan membasminya. “Petugas juru pemantau jentik ini masih terus digerakan untuk memantau pertumbuhan jentik demam berdarah,” sebutnya.

Lebih lanjut dia mengingatkan agar para warga tidak hanya fokus mengurangi virus corona, namun juga diimbangi dengan pencegahan penyebaran demam berdarah, karena jika serangan demam berdarah diabaikan juga akan membahayakan kesehatan masyarakat.

Sementara itu, selain sosialisasi bahaya demam berdarah, para petugas puskesmas juga melakukan sosialisasi penyebaran covid. Saat mengetahui ada pedagang yang tidak menggunakan masker, petugas juga memberikan masker dan memakaikannya.

Petugas berharap kesadaran menjaga protokol kesehatan ini juga dibarengi menjaga kebersihan air untuk menghalangi tumbuh kembang nyamuk demam berdarah. “Menjaga tiga M protokol kesehatan penting, namun menjaga kebersihan dengan tiga m untuk nyamuk demam berdarah juga tidak kalah penting,” sebutnya.

Untuk diketahui, data dari Dinas Kesehatan mencatat sedikitnya ada 142 kasus DBD selama tahun 2020 ini. Angka ini memang menurunkan jika dibandingkan tahun 2019 yang terdapat 344 kasus. Dinas mencatat kesadaran masyarakat mulai membaik seiring dengan perkembangan data kasus setiap tahunnya.

Penulis : Syailendra
Editor : Karebet

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: DBDDemam berdarah di tengah covidjombang
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Penumpang menikmati fasilitas lounge di Stasiun Madiun dengan layanan transportasi terintegrasi dari KAI Daop 7

KAI Daop 7 Madiun Kembangkan Bisnis Non-Core, Hadirkan Lounge dan Integrasi Transportasi

Semaun tokoh gerakan buruh Indonesia

Sejarah May Day di Indonesia: Ajaran Semaun tentang Persatuan Buruh

Ilustrasi pajak. Foto:Istimewa

DJP Perpanjang Waktu Lapor SPT Badan

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gibran Tinjau Bendungan Bagong di Trenggalek, Warga Sampaikan 5 Aspirasi Penting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DJP Perpanjang Waktu Lapor SPT Badan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Skandal Pita Cukai Rokok, Dua Jalur Satu Jaringan Korupsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In