• Login
Bacaini.id
Saturday, August 29, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Muktamirin Muktamar ke-35 NU Terima LPJ Gus Yahya Secara Aklamasi

Muktamirin menerima LPJ kepengurusan PBNU 2021–2026 secara aklamasi. Gus Yahya mengakui masih ada kekurangan dan meminta maaf kepada warga NU

ditulis oleh Solichan Arif
29 August 2026 01:31
Durasi baca: 2 menit
LPJ Gus Yahya diterima aklamasi dalam Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya saat menyampaikan LPJ kepengurusan 2021–2026 dalam Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang (foto/ist)

Reporter: Syailendra | Editor: Solichan Arif

Bacaini.ID, JOMBANG – Peserta Muktamar ke-35 NU (muktamirin) menerima secara aklamasi Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) masa kepengurusan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. Diakui Gus Yahya amanah kepengurusannya (2021-2026) dijalankan dengan berbagai keterbatasan, kelebihan dan ketidaksempurnaan.

Penyampaian LPJ berlangsung di Gedung Serbaguna (GSG) KH Hasbullah Ahmad Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Jumat (28/8/2026). Dalam pidatonya di depan para kiai dan muktamirin, Gus Yahya menjelaskan segala ikhtiar yang telah dikerjakan selama mengemban amanah.

Baca Juga: Prabowo Tegaskan Tidak Campuri Agenda Muktamar Ke-35 NU

“Para masyayikh, para kiai, para muktamirin yang kami hormati, lima tahun yang lalu kami menerima amanah ini. Sekarang, kami izin untuk menyampaikan penjelasan atas segala ikhtiar yang telah kami kerjakan,” kata Gus Yahya.

Di bawah kepengurusannya PBNU berupaya membaca perubahan zaman, mengambil sejumlah pilihan, serta menjalankan berbagai hal yang mampu dilakukan selama lima tahun kepengurusan. Ada yang berhasil.  Ada yang belum sempurna. Ada yang masih membutuhkan waktu.

“Dan ada yang mungkin terdapat keputusan-keputusan kami yang sebetulnya kelak dinilai perlu diperbaiki,” sambungnya.

Gus Yahya Minta Maaf kepada Warga NU

Gus Yahya juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan di masa kepemimpinannya kepada NU, warga NU, dan seluruh pihak yang menjadi bagian dari perjalanan jam’iyah pada masa khidmah 2021–2026.

Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas diterimannya LPJ PBNU secara aklamasi oleh peserta Muktamar Ke-35 NU. Penerimaan LPJ bagi Gus Yahya bukan sekadar penanda gugurnya kewajiban organisasi, tapi juga mencerminkan kebersamaan, kepercayaan, dan keikhlasan yang telah dirawat selama lima tahun terakhir.

Baca Juga: PCNU Kota Bengkulu Mengaku Disogok N-Max atau Avanza dalam Muktamar NU

“Dari lubuk hati yang paling dalam, saya menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh pengurus PBNU, jajaran PW, PC, PCI, hingga para kader di akar rumput,” ungkap Gus Yahya.

Disampaikan juga terima kasih kepada para masyayikh atas keteguhan dan bimbingan yang diberikan selama kepengurusan berlangsung. Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh pihak yang bekerja keras menjaga kehormatan dan kemaslahatan jam’iyah.

“Semoga seluruh peluh dan dedikasi ini dicatat sebagai amal yang penuh keberkahan oleh Allah Subhanahu wa ta’ala,” pungkasnya. (sya/sa)

Google News Lihat Berita Bacaini.id di Google News
Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: Bacaini.id
Tags: Gus YahyajombangLPJmuktamar ke-35 NUmuktamirinNUPBNUyahya cholil staquf
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Kecemasan ibu baru setelah melahirkan dan pentingnya dukungan suami serta keluarga

Ibu Baru Cemas Usai Melahirkan? Ini 5 Cara Suami dan Keluarga Harus Siaga

LPJ Gus Yahya diterima aklamasi dalam Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang

Muktamirin Muktamar ke-35 NU Terima LPJ Gus Yahya Secara Aklamasi

Prof Achmad Muhibbin Zuhri refleksi soal risywah Muktamar ke-35 NU

Mengapa Kiai Bisa Terjerumus Risywah? Ini Refleksi di Muktamar ke-35 NU

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In