Poin Penting:
- AFC resmi menyetujui final Piala Presiden 2026 Persib Bandung vs Persebaya Surabaya karena telah memenuhi standar kompetisi Tier 2 Asia
- Jadwal semifinal dan final disusun sesuai regulasi AFC, termasuk waktu pemulihan pemain sebelum pertandingan berikutnya
- Panitia memberikan kebebasan rotasi hingga 12 pemain sebagai upaya mengurangi risiko cedera dan meningkatkan kesempatan bermain seluruh skuad
Bacaini.ID, JAKARTA – Final Piala Presiden 2026 yang mempertemukan Persib Bandung melawan Persebaya Surabaya di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali Kamis 6 Agustus 2026 resmi mendapatkan persetujuan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Turnamen pramusim berstatus Tier 2 tersebut dinilai telah memenuhi standar penyelenggaraan kompetisi internasional.
Begitu juga dengan jadwal pertandingan semifinal antara Persib vs Persija dan Persebaya vs Arema pada Selasa 4 Agustus 2026 kemarin, telah mendapatkan persetujuan AFC. Persetujuan tersebut tertuang dalam surat pemberitahuan AFC bernomor AFC/IDN/T2/7612-2026.
Sebagai turnamen kategori Tier 2 AFC, seluruh aspek penyelenggaraan, mulai dari penjadwalan pertandingan hingga administrasi kompetisi, telah mengikuti ketentuan yang berlaku di tingkat Asia. Persetujuan AFC memastikan seluruh rangkaian pertandingan fase akhir turnamen berlangsung sesuai rencana di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Babak semifinal telah digelar pada 4 Agustus 2026 antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta yang dimenangkan Persib, 2-1, serta Persebaya Surabaya menghadapi Arema FC yang berakhir, 1-0 untuk Persebaya. Final Piala Presiden 2026 mempertemukan Persib vs Persebaya.
Jadwal tersebut telah disusun dengan mengacu pada regulasi AFC, termasuk ketentuan mengenai masa pemulihan pemain antarlaga, sehingga seluruh peserta memperoleh waktu istirahat yang memadai sebelum kembali bertanding.
“Kami sangat menghargai persetujuan AFC yang memungkinkan kami menyelenggarakan pertandingan-pertandingan puncak ini sesuai jadwal yang telah dirancang. Transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi internasional merupakan prioritas utama kami,” ujar Risha Adi Widjaya, Wakil Ketua Bidang Kompetisi Piala Presiden Elite 2026 di Jakarta, Rabu (5/7/2026).
Panitia Izinkan Rotasi Hingga 12 Pemain
Risha Adi Widjaja juga memberikan klarifikasi terkait kekhawatiran yang disampaikan beberapa pelatih klub peserta terkait risiko cedera pemain akibat jadwal turnamen yang padat.
Widjaja menekankan panitia penyelenggara telah memberikan fleksibilitas maksimal kepada setiap klub untuk melakukan rotasi pemain demi menjaga kesehatan dan memberikan kesempatan bermain bagi seluruh skuad.
“Kami memahami kekhawatiran para pelatih, namun perlu diingat bahwa Piala Presiden 2026 adalah event pra-musim yang dirancang untuk memberikan jam terbang kepada pemain-pemain. Justru untuk itu, kami memberikan kebebasan seluas-luasnya kepada setiap pelatih untuk melakukan rotasi pemain sesuai kebutuhan mereka,” ujar Risha Adi Widjaja.
Sejak babak penyisihan, setiap tim peserta Piala Presiden 2026 memiliki opsi untuk melakukan pergantian pemain hingga 12 pemain selama pertandingan berlangsung (2 x 45 menit). Lebih dari itu, panitia penyelenggara menerapkan sistem pergantian yang membebaskan pelatih untuk menentukan strategi rotasi sesuai kebutuhan taktis dan manajemen pemain mereka.
Dengan sistem pola bebas tersebut, setiap tim dapat melakukan pergantian pemain dengan berbagai kombinasi. Antara lain: Pola 4-4-4: Mengganti 4 pemain di babak pertama, 4 pemain di babak kedua, dan 4 pemain tambahan. Pola 7-5: Mengganti 7 pemain di babak pertama dan 5 pemain di babak kedua. Pola 8-4: Mengganti 8 pemain di babak pertama dan 4 pemain di babak kedua
“Sistem pola bebas ini memberikan otonomi penuh kepada setiap pelatih untuk mengelola skuad mereka. Tidak ada batasan dalam cara mereka melakukan rotasi, selama total pergantian tidak melebihi 12 pemain dalam satu pertandingan,” jelas Risha.
Seluruh regulasi mengenai fleksibilitas pergantian pemain ini telah disosialisasikan secara transparan kepada semua pihak yang terlibat. Dalam Match Coordination Meeting (MCM) yang dihadiri oleh manajer dan pelatih setiap tim peserta, panitia penyelenggara telah menjelaskan secara detail mengenai opsi dan kebebasan rotasi pemain yang tersedia.
“Setiap manajer tim sudah mendapatkan informasi lengkap mengenai regulasi ini. Tidak ada yang tersembunyi atau mengejutkan. Semua pihak telah memahami dan menyepakati aturan main yang berlaku di Piala Presiden 2026,” tambah Risha Adi Widjaja.
Penulis: Eko
Editor: Solichan Arif




