Poin Penting:
- 1.347 personel gabungan dari Polri dan TNI dikerahkan mengamankan semifinal serta final Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar
- Semifinal digelar 4 Agustus dan final 6 Agustus 2026 tanpa kehadiran penonton sesuai regulasi penyelenggara
- Polda Bali mengoordinasikan pengamanan dengan menerapkan SOP untuk memastikan seluruh pertandingan berlangsung aman, tertib, dan kondusif
Bacaini.ID, BALI – Sebanyak 1.347 personel gabungan dikerahkan untuk pengamanan pertandingan Semifinal dan Final Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Bali. Pertandingan semifinal antara Persija Jakarta vs Persib Bandung pada Selasa (4/8) mulai pukul 16.30 WITA dan berlanjut Persebaya Surabaya vs Arema FC pukul 21.00 WITA digelar tanpa penonton. Sementara final dijadwalkan 6 Agustus 2026.
Dipimpin dan dikoordinasikan Polda Bali, pengamanan melibatkan Satuan Brimob Polda Bali, Polres Gianyar, Polresta Denpasar, Polres Badung, Polres Bangli, Polres Klungkung, serta didukung oleh personel TNI. Seluruh personel ditempatkan pada titik strategis dalam maupun luar stadion guna memastikan keamanan, ketertiban, dan kelancaran pertandingan.
Kapolres Gianyar, AKBP James I.S. Rajagukguk menegaskan Polres Gianyar siap mendukung penuh pengamanan yang dikoordinasikan oleh Polda Bali sehingga seluruh rangkaian pertandingan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Pengamanan ini merupakan komitmen bersama dalam memberikan jaminan keamanan selama penyelenggaraan Piala Presiden 2026.
“Seluruh rangkaian pengamanan dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur (SOP), sehingga pertandingan semifinal pada 4 Agustus maupun final pada 6 Agustus 2026 dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif,” ujar Kapolres James I.S. Rajagukguk Selasa (4/8/2026)
Kapolres James I.S. Rajagukguk juga mengingatkan bahwa seluruh pertandingan akan diselenggarakan tanpa kehadiran penonton sesuai regulasi penyelenggara. Kendati demikian pengamanan tetap berjalan sesuai dengan SOP yang berlaku.
Penulis: Eko
Editor: Solichan Arif




