Bacaini.ID, JEMBER – Bupati Jember, Gus Fawait, memberikan motivasi berharga kepada para pelajar dalam rangkaian program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) yang berlangsung di SMPN 1 Mayang, Rabu (22/7/2026). Di hadapan ratusan siswa, Gus Fawait menegaskan bahwa latar belakang sebagai anak desa bukanlah penghalang untuk meraih mimpi besar.
Gus Fawait mengawali arahannya dengan membagikan perjalanan hidup yang tumbuh di wilayah pinggiran. Beliau mengungkapkan bahwa dirinya lahir dan dibesarkan di Kecamatan Jombang, kawasan ujung barat Kabupaten Jember yang berbatasan langsung dengan Lumajang. Seluruh jenjang pendidikannya, mulai dari SD, SLTP, hingga SLTA di Madrasah Aliyah, dituntaskan di desa.
“Saya ini anak desa, lahir dan besar di desa. Namun, itu tidak menghentikan langkah saya untuk mengejar pendidikan tinggi hingga meraih gelar S1 dan S3 di Universitas Airlangga Surabaya, serta S2 di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta,” tegas Gus Fawait.
Kiprah politik dan kepemimpinan Gus Fawait juga diwarnai dengan berbagai pencapaian di usia muda. Beliau tercatat sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Timur termuda saat berusia 25 tahun, hingga dipercaya menjadi ketua komisi dan ketua fraksi termuda. Kini, beliau mengukir sejarah baru sebagai Bupati Jember termuda yang berasal dari kalangan anak desa.
Melalui rekam jejak tersebut, Gus Fawait ingin membakar semangat para siswa agar tidak merasa rendah diri. Beliau menegaskan bahwa setiap anak, tanpa memandang asal-usulnya, memiliki hak dan peluang yang sama untuk sukses. Baik menjadi pejabat, dokter, menteri, bahkan presiden.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jember menekankan bahwa kunci utama meraih masa depan cerah adalah kegemaran dalam menuntut ilmu, baik ilmu umum maupun agama. Beliau mengimbau para siswa untuk menguasai berbagai keterampilan, termasuk bahasa asing seperti bahasa Inggris dan bahasa Arab.
“Jangan sampai jadi pribadi yang nanggung. Diajak ngaji tidak bisa, diajak membahas ilmu umum juga tidak menguasai. Jadilah pribadi yang unggul dan berbobot agar mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” tandasnya.(meg/ADV)




