• Login
Bacaini.id
Wednesday, July 8, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

83% Orang Melihat Link Affiliate, Kenapa yang Checkout Sedikit? Ini Rahasianya

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
8 July 2026 06:05
Durasi baca: 4 menit
Ilustrasi kreator konten membuat video TikTok Affiliate dengan data menunjukkan 83 persen masyarakat melihat link affiliate tetapi checkout masih rendah

Ilustrasi affiliate marketing. Data Jakpat menunjukkan eksposur link affiliate sangat tinggi, tetapi tingkat pembelian masih rendah sehingga kreator perlu mengubah strategi konten (foto/pexels)

Poin Penting:

  • 83 persen masyarakat melihat link affiliate di media sosial, tetapi tingkat pembelian tertinggi hanya mencapai 41 persen menurut data Jakpat
  • Rendahnya checkout dipengaruhi kejenuhan audiens terhadap konten promosi yang terlalu sering dan kurang memberikan nilai
  • Affiliator disarankan membangun personal branding, membuat konten berbasis solusi, memahami audiens, dan mengutamakan kualitas agar konversi meningkat

Bacaini.ID, KEDIRI – Affiliate marketing semakin populer di Indonesia, terutama sejak TikTok membuka peluang bagi akun kecil menjadi affiliator. Namun, tingginya jumlah orang yang melihat link affiliate ternyata belum berbanding lurus dengan pembelian. Data terbaru Jakpat menunjukkan hanya sebagian kecil audiens yang benar-benar melakukan checkout.

BACA JUGA: Cara Berburu Cuan Dengan Usaha Kecil Modal Satu Jutaan

Data dari Jakpat yang dirilis oleh GoodStats, menyebutkan eksposur masyarakat terhadap link affiliate sangat tinggi, mencapai 83%. Artinya, 83% masyarakat terpapar atau melihat link affiliate saat membuka media sosial, namun hal itu tidak dibarengi dengan checkout.

Mengapa Banyak Orang Melihat tetapi Tidak Checkout?

Data Jakpat memperlihatkan bahwa tingkat pembelian melalui link affiliate dalam enam bulan terakhir selama periode survei untuk setiap generasi masih berada di bawah angka 50%: Generasi Milenial 41%, Generasi Z 38%, dan Generasi X 35%.

Angka ini seharusnya menjadi alarm bagi para kreator konten. Fakta bahwa eksposur mencapai 83% namun konversi tidak sampai setengahnya menunjukkan audiens sudah mengalami ‘kejenuhan konten’. Mereka sudah terlalu sering melihat link promosi yang sama, sehingga cenderung abai atau justru menjadi lebih skeptis sebelum memutuskan untuk membeli.

Tips Affiliate Marketing agar Banyak Checkout

Jika hanya mengandalkan copy-paste link tidak lagi efektif, apa yang harus dilakukan? Berikut adalah tips bagi para affiliator agar konten menghasilkan ‘check out’:

Berhenti Berjualan, Mulai Bercerita

Kesalahan terbesar affiliator pemula adalah terlalu fokus pada harga atau fitur produk. Audiens bosan melihat iklan. Solusinya, buat konten yang fokus pada problem-solving. Misalnya, alih-alih berpromosi dengan kata: ‘Beli sapu ini murah banget’, coba buat konten ‘Cara membersihkan bulu kucing di sofa dalam 5 detik’, atau lainnya yang berisi konten solutif dengan memanfaatkan produk yang dijual. Produk adalah solusi, bukan fokus utamanya.

Bangun Personal Branding yang Jujur

Konsumen lebih percaya pada review orang daripada iklan perusahaan. Kejujuran tentang kelebihan dan kekurangan produk, membuat audiens akan lebih menghargai dan tertarik membeli. Kepercayaan merupakan mata uang utama di dunia affiliate. Jika audiens percaya, mereka akan dengan sukarela mengeklik link sebagai bentuk dukungan.

Gunakan Konten Berbasis Riset

Audiens saat ini sangat cerdas. Mereka sering membandingkan harga. Untuk mengatasi ini, buat konten perbandingan. Misal, ‘Produk A vs produk B, mana yang lebih worth it untuk budget 100 ribu?’. Berikan review jujur setelah pemakaian jangka panjang, bukan sekadar unboxing produk yang direkam.

Kenali Karakter Audiens

Data Jakpat menunjukkan bahwa Milenial, Gen Z, dan Gen X memiliki tingkat respon yang berbeda. Gen Z biasanya lebih suka konten yang cepat, to the point, dan relatable. Milenial cenderung lebih tertarik pada ulasan mendalam dan fungsionalitas produk. Sesuaikan gaya bahasa dan jenis produk yang dipromosikan dengan target audiens utama.

Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Lebih baik mengunggah satu video berkualitas tinggi yang edukatif dan tidak terasa ‘ngiklan’ dalam sehari, daripada mengunggah sepuluh video yang hanya berisi kumpulan foto produk dengan link.

Data Jakpat diatas menjadi pengingat bahwa affiliate marketing bukan lagi jalur pintas ‘cepat kaya’. Kompetisi sudah sangat ketat. Namun, bagi kreator yang mampu membangun hubungan emosional dengan audiens melalui konten yang berharga, peluang untuk ‘pecah telur’ tetap terbuka lebar. Kuncinya bukan pada seberapa banyak link yang disebar, melainkan seberapa besar nilai diberikan kepada audiens.

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

BACA JUGA: Gelombang Panas Ekstrem di Eropa Jadikan AC Produk Tiongkok Raja Pasar dan artikel lainnya di rubrik EKONOMI

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: Bacaini.id
Tags: affiliate marketingdigital marketingtiktoktiktok affiliate
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi kreator konten membuat video TikTok Affiliate dengan data menunjukkan 83 persen masyarakat melihat link affiliate tetapi checkout masih rendah

83% Orang Melihat Link Affiliate, Kenapa yang Checkout Sedikit? Ini Rahasianya

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama menetapkan Pondok Pesantren Tambakberas Jombang sebagai tuan rumah Muktamar NU ke-35 tahun 2026

Ponpes Tambakberas Jombang Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU, Bukan Kediri

Warga Eropa membeli AC portable buatan Tiongkok saat gelombang panas ekstrem musim panas 2026

Gelombang Panas Ekstrem di Eropa Jadikan AC Produk Tiongkok Raja Pasar

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In