Poin Penting:
- Santri berusia 26 tahun asal Desa Brenggolo ditemukan meninggal dunia di kompleks ponpes wilayah Kawedusan, Plosoklaten
- Korban diketahui merupakan santri yang telah menempuh pendidikan di pondok pesantren tersebut selama sekitar dua tahun
- Polisi masih menyelidiki penyebab kematian dan memeriksa sejumlah saksi, sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban
Bacaini.ID, KEDIRI – Seorang pemuda ditemukan tewas dalam posisi tergantung di kompleks salah satu pondok pesantren (ponpes) di Desa Kawedusan, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Minggu (7/6/2026) malam. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.
Baca Juga:
Korban diketahui berusia 26 tahun, warga Desa Brenggolo Kecamatan Plosoklaten, dan merupakan santri di ponpes Kawedusan tempat di mana dirinya ditemukan meninggal dunia dalam keadaan tergantung.
Menurut keterangan Sugianto, kepala desa Brenggolo, peristiwa kematian yang diduga karena bunuh diri tersebut diketahui sekitar pukul 20.00 WIB. “Malam ini juga dimakamkan di makam Gedangan,” ujar Sugianto saat live di sebuah stasiun radio Kediri Minggu (7/6/2026).
Korban merupakan anak bungsu dari 12 bersaudara dengan kedua orang tua yang sudah meninggal dunia. Sudah dua tahun ini korban yang sebelumnya tinggal bersama kakaknya, nyantri di Ponpes wilayah Kawedusan.
Baca Juga:
Hingga saat ini belum diketahui pasti penyebab kematian korban yang ditemukan dalam posisi gantung diri. Sepengetahuan Sugianto yang bersangkutan memiliki karakter pendiam dan tertutup. “Anaknya pendiam dan tertutup,” jelas Sugianto.
Saat ini kepolisian Kediri masih melakukan penyelidikan termasuk meminta keterangan saksi. Informasi yang dihimpun, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Solichan Arif




