Bacaini.ID, TRENGGALEK – Dinas Pendidikan Kabupaten Trenggalek terus melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Salah satu sekolah yang menjadi lokasi pemantauan adalah SDN 2 Surodakan.
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan TKA berjalan tertib, lancar, serta sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.
Kepala Dinas Pendidikan Trenggalek, Agus Dwi Karyanto, menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan TKA sejak hari pertama berlangsung tanpa kendala berarti.
“Alhamdulillah sejak hari pertama tanggal 20 April lalu, pelaksanaan TKA tingkat SD berjalan lancar. Di awal memang ada kendala, tetapi sampai hari ini semua bisa teratasi dan siswa kelas 6 dapat mengikuti dengan baik,” ujarnya.
Ia berharap hingga hari terakhir pada 30 April 2026, pelaksanaan TKA dapat terus berjalan tanpa hambatan. Pihaknya juga aktif melakukan pemantauan, baik dari kantor maupun turun langsung ke lapangan.
Agus menambahkan, tingkat partisipasi siswa dalam TKA hampir mencapai 100 persen. Siswa yang tidak mengikuti ujian umumnya disebabkan oleh kondisi kesehatan atau alasan tertentu.
“Keikutsertaan hampir 100 persen. Kalau ada yang tidak ikut biasanya karena sakit atau izin lain,” jelasnya.
Dari sisi teknis, pelaksanaan ujian berbasis daring juga dinilai berjalan lancar. Jika terjadi kendala jaringan, guru di sekolah langsung memberikan pendampingan kepada siswa.
“Hingga saat ini tidak ada kendala signifikan. Jika ada gangguan internet, guru langsung membantu,” katanya.
Menurut Agus, hasil TKA nantinya akan menjadi bahan evaluasi penting bagi peningkatan kualitas pendidikan, baik dari sisi kompetensi guru maupun proses pembelajaran di sekolah.
Selain itu, hasil TKA juga menjadi salah satu pertimbangan dalam seleksi masuk jenjang SMP melalui jalur prestasi saat Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Sementara itu, Kepala SDN 2 Surodakan, Fajjariatul Khatimah, menyebutkan bahwa pelaksanaan TKA di sekolahnya diikuti 89 siswa kelas 6 yang terbagi dalam tiga rombongan belajar.
“Pelaksanaan dibagi menjadi dua gelombang dengan tiga sesi setiap harinya, masing-masing diikuti 14 hingga 15 siswa,” terangnya.
Ujian berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 13.00 WIB menggunakan perangkat Chromebook, dengan materi meliputi literasi, numerasi, dan karakter.
Ia memastikan hingga hari kedua pelaksanaan tidak ditemukan kendala berarti. Pihak sekolah juga telah menyiapkan tambahan jam belajar bagi siswa sebagai bentuk persiapan menghadapi TKA.
Pelaksanaan TKA jenjang SD dijadwalkan berlangsung hingga 30 April 2026, sementara jadwal susulan akan digelar pada 11–17 Mei mendatang. Hasil ujian rencananya diumumkan pada 26 Mei 2026.(abi/ADV)





