• Login
Bacaini.id
Thursday, June 18, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Ketua TP PKK Jember Raih Anugerah Puspa Bangsa, Soroti Kekuatan Kolaborasi dan Pendidikan Keluarga

ditulis oleh Redaksi
21 April 2026 18:48
Durasi baca: 2 menit
Ketua TP PKK Jember, Ghyta Eka Puspita saat menerima penghargaan Anugerah Puspa Bangsa oleh Kompas Tv

Ketua TP PKK Jember, Ghyta Eka Puspita saat menerima penghargaan Anugerah Puspa Bangsa oleh Kompas Tv

Bacaini.ID, JEMBER – Bacaini.id, JEMBER — Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Jember, Ghyta Eka Puspita, menerima penghargaan Anugerah Puspa Bangsa kategori Puspa Cita dari Kompas TV. Penghargaan ini diberikan kepada para ketua TP PKK kabupaten/kota di seluruh Indonesia yang dinilai berhasil menggerakkan pemberdayaan perempuan.

Ning Ghyta, sapaan akrab, menegaskan bahwa capaian tersebut bukanlah milik pribadi. Ia menyebut penghargaan itu sebagai hasil kerja kolektif perempuan-perempuan di Jember, mulai dari kader PKK, kader Posyandu, hingga anggota Dekranasda.

“Ini bukan untuk saya pribadi, tapi untuk perempuan-perempuan luar biasa di Kabupaten Jember. Kader PKK, Posyandu, dan Dekranasda yang selama ini bergerak sepenuh hati,” ujarnya pada Selasa (21/4/2026)

Ia menekankan, kunci dari gerakan pemberdayaan terletak pada totalitas. Menurutnya, ketika kerja dilakukan dengan sepenuh hati dan jiwa, dampaknya akan langsung terasa di tengah masyarakat.

Dalam praktiknya, TP PKK Jember tidak berjalan sendiri. Ning Ghyta menyebut pihaknya aktif berkolaborasi sebagai mitra strategis pemerintah daerah, khususnya dalam menjalankan sejumlah program prioritas seperti Melijo Cinta dan penguatan layanan kesehatan melalui program 1.200 tenaga kesehatan.

“PKK hadir sebagai mitra strategis pemerintah. Kita masuk di ruang-ruang yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, terutama keluarga,” katanya.

Ia menilai, berbagai persoalan sosial di daerah pada dasarnya berakar dari keluarga. Karena itu, pendekatan yang dilakukan PKK difokuskan pada penguatan pendidikan keluarga dan pemberdayaan perempuan dari level paling dasar.

“Masalah di masyarakat itu banyak berangkat dari keluarga. Maka PKK hadir untuk membersamai, menguatkan, dan mendorong perempuan agar semakin berdaya,” imbuhnya.

Salah satu program yang turut disorot hingga mengantarkan penghargaan tersebut adalah pengembangan lanjutan dari Melijo Cinta. Program ini dijalankan bersama Dekranasda dengan konsep semacam “klinik usaha” bagi pelaku UMKM.

Melalui program tersebut, pelaku usaha bisa mendapatkan pendampingan mulai dari pengurusan perizinan, konsultasi desain, hingga pengembangan kemasan produk.

“Kalau ada yang belum punya izin, kita bantu. Mau konsultasi desain, packaging, atau arah usaha, kita terbuka. Ini ruang belajar bersama,” kata Ghyta.

Selain itu, PKK juga terus mendorong penguatan pendidikan keluarga sebagai fondasi utama pembangunan sosial. Ke depan, Ghyta mengungkapkan akan ada kolaborasi lanjutan dengan berbagai pihak, termasuk tokoh nasional, untuk memperluas dampak program.

“Intinya kolaborasi. Kita tidak bisa jalan sendiri. Semua harus bergerak bersama,” tegasnya.

Dalam ajang tersebut, Ning Ghyta menerima penghargaan bersama sejumlah kepala daerah lain, termasuk perwakilan dari Balikpapan, Dairi (Sumatera Utara), hingga Papua dengan kategori Puspa Cita.

Penghargaan Anugerah Puspa Bangsa sendiri merupakan inisiatif Kompas TV yang bekerja sama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), sebagai bentuk apresiasi terhadap tokoh-tokoh yang dinilai berkontribusi dalam pemberdayaan perempuan di Indonesia.(meg/ADV)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi pengguna media sosial terjebak rabbit hole algoritma dan konten ekstrem di layar ponsel

Rabbit Hole Algoritma Media Sosial: Tragedi Remaja Italia Bongkar Cara AI Manipulasi Pikiran

Ilustrasi tampilan media sosial dan simbol algoritma digital

Algoritma Media Sosial Digugat, Seorang Ibu Tuntut Meta dan Tiktok usai Anak Bunuh Diri

Forum Majelis Kaum Muda NU Mataraman di Ndalem Ageng Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo membahas Maklumat 26 jelang Munas-Konbes NU 2026

Maklumat 26 KMNU Diluncurkan Jelang Munas-Konbes NU 2026 di Ploso Kediri, ini Isinya

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In