Bacaini.ID, JOMBANG — Keberangkatan jemaah haji Indonesia tahun 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal meski konflik perang Iran-Israel dan Amerika Serikat memanas. Pemerintah menegaskan seluruh tahapan ibadah haji telah siap, termasuk jadwal masuk asrama pada 21 April dan keberangkatan mulai 22 April 2026.
Baca Juga:
- Haji Furoda Jadi Pilihan Gus Iqdam Blitar, Biayanya Fantastis
- Kuota Haji di Indonesia Terus Bertambah Sejak Era Kolonial
Menteri Haji dan Umroh, KH Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan memastikan jadwal keberangkatan jemaah haji Indonesia tetap sesuai rencana. Jemaah haji Indonesia dijadwalkan mulai 21 April 2026 masuk asrama haji dan 22 April berangkat ke tanah suci.
“Sampai hari ini belum ada perubahan. Kita masih tetap tanggal 21 April jemaah haji masuk asrama haji, tanggal 22 April berangkat,” ujar Gus Irfan, Sabtu (28/3/2026) di Tebuireng Jombang.
Seluruh kebutuhan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026, mulai akomodasi, konsumsi dan hal teknis telah dipersiapkan oleh pemerintah, dan dipastikan telah siap.
Gus Irfan menganalogikan seperti menggelar hajat pernikahan. Gedung, katering, EO dan seragam sudah dibayar dan telah siap semuanya. Saat ini tinggal pemberangkatan.
“Ibarat orang mau mantu, kita sudah bayar gedung, katering, EO, seragam juga sudah siap. Termasuk KUA juga sudah siap untuk penghulunya. Jadi tinggal menunggu hari pelaksanaan,” terangnya.
Gus Irfan berharap konflik yang terjadi di Timur Tengah dapat segera mereda demi kelancaran pelaksanaan ibadah haji umat Islam dari seluruh dunia.
“Kita berharap pertikaian di Timur Tengah bisa segera menurun dan semua pihak menghormati proses ibadah haji,” ujarnya.
Ia juga mengatakan dengan adanya penghormatan terhadap pelaksanaan ibadah haji, diharapkan ketegangan dapat ditekan sehingga para jemaah dapat beribadah dengan aman dan nyaman.
“Dengan begitu, umat Islam bisa melaksanakan haji dengan tenang dan menjalankan ibadah dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.
Penulis: Syailendra
Editor: Solichan Arif





