Bacaini.ID, KEDIRI – Nama Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mendadak ramai diperbincangkan di media sosial setelah warganet kompak memberikan pujian. Hal ini terjadi di tengah krisis energi global yang menyebabkan banyak negara menaikkan harga BBM, sementara Indonesia justru mampu menjaga stabilitas harga melalui kebijakan subsidi.
Baca Juga:
Seorang konten kreator asal Singapura yang bermukim di Indonesia, Nicholas Wu, membahas bagaimana orang-orang di Indonesia tidak terpengaruh dengan kondisi global yang memaksa negara di berbagai belahan dunia melakukan penghematan energi dan menaikkan harga BBM.
Dalam video viral tersebut, Wu membagikan pendapatnya yang merasa heran pemerintah Indonesia tak menaikkan harga BBM seperti negara lain. Ia membandingkan dengan Singapura yang menaikkan harga BBM hingga limapuluh ribu rupiah lebih per liternya.
Video ini sontak viral dan diunggah ulang beberapa akun lain dengan menambahkan narasi satir: berterimakasih pada Bahlil, menteri ESDM yang seringkali menjadi bahan ‘rujak’ warganet.

Dalam kolom komentar, warganet memberi pujian dengan kalimat menggelitik pada Bahlil yang dianggap berjasa menyelamatkan Indonesia dari dampak krisis geopolitik Timur tengah.
Warganet merasa beruntung pemerintah tidak menaikkan harga BBM seperti negara lain dan mengapresiasi kinerja menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Beberapa komentar warganet di antaranya:
@art_ivoi: “Hidup Kanda Bahlil!!”
@straw_hatcrew: “Kanda Bahlil sedang memasak”
@refan: “Kali ini kita akui respect sama pemerintah, disaat negara lain antri BBM dan naikkan harga, Indo aman dan stabil”
@koruptoritutikus: “Adik Ahok BTP nih, (Bahlil Tjahaya Pertamina)”
Bahlil: Masak Pakai LPG Jangan Boros
Dalam siaran YouTube Kementerian ESDM pada Jumat (27/3), Bahlil Lahadalia mengimbau masyarakat Indonesia untuk melakukan langkah penghematan menghadapi krisis BBM.
Bahlil berharap masyarakat menggunakan energi dengan bijak seperti saat memasak, tidak boros menggunakan LPG.
Dalam kesempatan yang sama, Bahlil mengatakan telah diperintahkan Presiden Prabowo Subianto untuk mencari sumber pasokan minyak ke berbagai negara setelah krisis energi di dunia akibat dari Selat Hormuz yang ditutup Iran.
Baca Juga:
- Viral Pergi Kerja Jalan Kaki, Filipina Darurat Energi Nasional
- Seluruh SPBU Naikkan Harga BBM Non-Subsidi per 1 Maret 2026
Sebelumnya Bahlil memastikan stok energi Indonesia berada di atas standar minimum atau di atas 21 hari. Itu disampaikan sebelum musim libur Lebaran 2026.
Pemerintah juga dikabarkan sedang mempercepat pembangunan tangki penyimpanan baru agar ketahanan energi Indonesia bisa meningkat dari kisaran 25 hari menjadi 90 hari di masa mendatang.
Penulis: Bromo Liem
Editor: Solichan Arif





