Bacaini.ID, JOMBANG – Sedikitnya 3 orang terluka dalam insiden ledakan tabung gas elpiji (LPG) di sebuah rumah kontrakan di Desa Jabon Kabupaten Jombang Jawa Timur Rabu (18/3/2026).
Informasi yang dihimpun, rumah kontrakan itu dipakai sebagai tempat penyimpanan elpiji. 3 korban masing-masing bernama Ahmad Yani (35), Abdul Rokim (43) dan Muhammad Rokib (35). Mereka mengalami luka bakar.
Baca Juga:
Ledakan tabung gas juga merusak rumah kontrakan milik Hari Subagyo. Keterangan saksi di lapangan, ledakan disusul kobaran api yang menjalar ke mana-mana. Api berhasil padam setelah ditangani petugas pemadam kebakaran.
“Kami segera mengirimkan satu unit fire pumper truck ke lokasi,” kata Ronalda, anggota Damkarla Kabupaten Jombang kepada wartawan Rabu (18/3/2026).
Ledakan yang diikuti kobaran api diduga berasal dari kebocoran tabung gas elpiji. 3 korban diketahui merupakan penghuni kontrakan yang baru sebulan mengontrak rumah.
Ketiganya merupakan warga Desa Sengon, Kecamatan/Kabupaten Jombang dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Dalam insiden ini kerugian material diperkirakan mencapai Rp100 juta.
Hari Subagio (48), pemilik rumah membenarkan kejadian tersebut. Yang ia ketahui, rumahnya dikontrak untuk menyimpan tabung elpiji (LPG) dan baru sekitar sebulan.
“Ledakan itu sepertinya dari elpiji bocor. Lalu meledak. Tiga orang mengalami luka bakar,” kata Hari.
Peristiwa ledakan elpiji di Jombang ini menjadi pengingat pentingnya standar keamanan dalam penyimpanan tabung gas. Masyarakat diimbau lebih waspada terhadap potensi kebocoran LPG guna mencegah kejadian serupa terulang.
Penulis: Syailendra
Editor: Solichan Arif





