Bacaini.ID, BLITAR – Para pemudik lebaran Idul Fitri 2026 yang melintasi wilayah Kabupaten Blitar Jawa Timur dipastikan tidak akan menjumpai lagi jalan berlubang.
Dengan anggaran Rp4,1 miliar, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Pemkab Blitar menargetkan penambalan jalan berlubang di Kabupaten Blitar selesai pada H-1 lebaran Idul Fitri.
“Insyallah menurut prediksi teman-teman sampai H-1 (penambalan jalan berlubang selesai),” ujar Kepala Dinas PUPR Kabupaten Blitar Agus Zaenal Arifin kepada wartawan Selasa (17/3/2026).
Baca Juga:
- Jalan Rusak Mulai Mulus di Kabupaten Blitar, Komitmen Rijanto-Beky Dikebut Bertahap
- TKD Dipotong Pusat, Bupati Blitar: Pembangunan Tetap Berjalan
URC merupakan unit dalam bidang Bina Marga yang bertugas menambal jalan berlubang di wilayah Kabupaten Blitar. Pada tahun 2026 ini dialokasikan Rp11 miliar.
Sesuai arahan Bupati Blitar Rijanto, kata Agus Zaenal khusus lebaran Idul Fitri 2026 ini, Pemkab membelanjakan anggaran URC sebesar Rp4,1 miliar untuk belanja material.
Kemudian diterjunkan 6 Tim URC yang 4 tim di antaranya memakai full mix dan 2 tim memakai aspal panas. Mereka, lanjut Agus telah bergerak semua, melakukan penambalan jalan berlubang.
“Hampir semua merata (lubang jalan),” ungkap Agus Zaenal.
Wilayah Jalan Berlubang yang Ditambal
6 Tim URC Pemkab Blitar telah bergerak secara massif. Penambalan jalan berlubang dilakukan sesuai skala prioritas.
Agus Zaenal menyebut penambalan lubang jalan dimulai di wilayah Sidorejo Kecamatan Ponggok yang sebelumnya sempat viral.
Kemudian di wilayah Bakung, Wotgalih, Pakisaji dan Maron. Penambalan jalan lubang juga berlangsung di wilayah Kecamatan Garum dan berlanjut di Bacem Sutojayan.
Sementara di wilayah Kabupaten Blitar sebelah timur dimulai di Ampel Gading, Siraman hingga arah Kanigoro. “Insyallah terus bergerak. Mohon doanya,” kata Agus Zaenal.
Agus Zaenal juga mengatakan, pada tahun ini URC dan TMMD menjadi skala prioritas dan itu karenanya PUPR memakai anggaran URC untuk penambalan jalan jelang lebaran Idul Fitri 2026.
Anggaran (reguler) PUPR Pemkab Blitar untuk infrastruktur pada tahun 2026 diketahui sebesar Rp120 miliar, lebih kecil ketimbang sebelumnya Rp140 miliar, dengan alokasi untuk Bina Marga Rp50 miliar.
Semua anggaran infrastruktur itu dialokasikan untuk jalan dan pembangunan satu jembatan di Sidomulyo Kecamatan Bakung senilai Rp8,4 miliar.
“Sesuai visi misi pembangunan infrastruktur tetap yang utama,” pungkasnya.
Penulis: Solichan Arif





