Bacaini.ID, TRENGGALEK – Polres Trenggalek Jawa Timur menyelidiki beredarnya video dugaan penganiayaan yang viral di media sosial.
Yang disorotwarganet terduga pelaku mengenakan kaos bertuliskan Samapta dan korban yang sempat dirawat di rumah sakit akhirnya meninggal dunia.
Kepala Seksi Humas Polres Trenggalek AKP Katik mengatakan terduga pelaku bukan anggota Polri maupun personel Polres Trenggalek.
“Kami tegaskan kembali, meskipun menggunakan kaos bertuliskan Samapta, yang bersangkutan bukan anggota Polri maupun personel Polres Trenggalek,” tegas Katik Minggu (1/3/2026).
Baca Juga:
- Korban Bunuh Diri? Botol Cairan Hijau Jadi Petunjuk Kematian Tragis Ibu dan Balita di Jombang
- Pensiunan Polisi di Blitar Tewas Tergantung di Gudang Rumah, Diduga Ada Masalah Keluarga
Korban dugaan kekerasan seorang perempuan berinisial DW (33) warga Trenggalek. Video berdurasi 44 detik memperlihatkan ia dianiaya laki-laki berkaos Samapta.
Menurut Katik video beredar pada Rabu 25 Februari 2026. Hanya saja untuk waktu dan lokasi kejadian belum diketahui dan masih dalam penyelidikan petugas.
“Video itu mulai beredar pada hari Rabu. Namun untuk waktu dan lokasi kejadian di dalam video masih kami dalami,” terang Katik.
Katik juga mengatakan meski tidak ada laporan resmi pihaknya tetap melakukan penyelidikan. Satu orang pria yang diduga sebagai pelaku telah diamankan untuk diperiksa.
Korban diketahui sempat menjalani perawatan medis di Puskesmas Pule. Informasi yang berkembang sebelumnya yang bersangkutan diduga menenggak pestisida gramason.
Karena kondisinya tidak membaik lantas dirujuk ke RSUD dr Soedomo Trenggalek dan tidak lama kemudian dinyatakan meninggal dunia.
“Korban sempat mendapat perawatan, namun sekitar pukul 15.15 WIB dinyatakan meninggal dunia,” jelas Katik.
Adapun penyebab kematian belum bisa dipastikan. Polres Trenggalek masih menyiapkan langkah untuk dilakukan autopsi jenazah korban. Spekulasi yang berkembang diduga ada motif asmara.
Penulis: Aby Kurniawan
Editor: Solichan Arif





