BACAINI.ID, JEMBER – Rumah Sakit Daerah dr. Soebandi membuka layanan baru bernama Klinik Platinum. Unit ini menyasar pasien yang menginginkan layanan cepat, nyaman, dan lebih privat dalam satu sistem terpadu.
Kepala Instalasi Paviliun RSD dr Soebandi, Anna Widyassari, menjelaskan konsep layanan dirancang satu atap. Pasien tidak perlu berpindah lokasi karena pendaftaran, konsultasi dokter spesialis, pemeriksaan laboratorium, radiologi hingga pengambilan obat berada dalam satu kawasan khusus.
“Konsep ini kami hadirkan agar pasien, terutama yang memiliki kesibukan tinggi, bisa mendapatkan layanan medis secara efisien tanpa harus antre di berbagai loket yang terpisah,” ujarnya, Sabtu (28/2/2026)
Klinik Platinum menawarkan penanganan oleh dokter spesialis senior, sistem alur pasien yang menjaga privasi, ruang tunggu eksklusif, serta pengaturan jadwal ketat untuk menekan waktu tunggu.
Di sisi lain, pembukaan layanan premium ini juga disorot dari aspek bisnis rumah sakit. Sekretaris Komisi C DPRD Jember, David Handoko Seto, menyebut relokasi dan pembaruan konsep klinik eksekutif memberi dampak signifikan terhadap tata kelola layanan.
“Begitu pasien masuk dari area parkir, langsung terhubung dengan meja layanan dan tenaga medis. Sistem penerimaan dan administrasinya jauh lebih tertata,” katanya usai meninjau fasilitas tersebut.
David juga mengungkapkan pendapatan rumah sakit dilaporkan meningkat hingga dua kali lipat dibanding periode sebelumnya. Kenaikan itu dinilai berpotensi memperkuat kontribusi rumah sakit terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menurutnya, peningkatan kinerja finansial penting agar rumah sakit daerah tidak sepenuhnya bergantung pada suntikan APBD untuk pengembangan layanan.
“Kami berharap RSD dr Soebandi bisa semakin mandiri secara keuangan dan menjadi rujukan utama di kawasan timur Jawa,” ujarnya.
Pembukaan Klinik Platinum menandai langkah RSD dr Soebandi memperluas segmentasi layanan. Di tengah tuntutan efisiensi dan kualitas, rumah sakit daerah kini tak hanya dituntut melayani pasien umum, tetapi juga mampu bersaing dalam layanan kesehatan premium.(meg/ADV)





