• Login
Bacaini.id
Wednesday, February 11, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Februari 2026 Langka: Tiga Momen Suci Datang Beruntun

Fenomena Langka Februari 2026 dalam Kalender Nasional

ditulis oleh Editor
9 February 2026 21:28
Durasi baca: 4 menit
Ilustrasi perayaan Imlek 2026 di Indonesia

Langka dan nyaris tak pernah terjadi. Februari 2026 menghadirkan Imlek, Rabu Abu, dan Ramadhan secara beruntun. Tiga iman, satu bulan, satu pesan besar tentang toleransi di Indonesia (foto/ist)

Bacaini.ID, KEDIRI – Bulan Februari 2026 tidak hanya terlihat estetik di kalender: lengkap 4 minggu yang dimulai dari tanggal 1 di hari Minggu hingga tanggal 28 di hari Sabtu.

Februari 2026 juga dicatat sebagai bulan yang istimewa karena terdapat 3 momen perayaan lintas agama dan budaya.

Orang Tionghoa, umat Kristen-Katolik, dan umat Islam, akan merayakan momen spiritual paling sakral secara berurutan di bulan Februari.

Fenomena ‘Triple Tolerance’ ini bukan sekadar kebetulan kalender, melainkan sebuah refleksi pluralisme dan moderasi yang beragama di Nusantara. 

Baca Juga:

  • Fenomena Strawberry Moon yang Terjadi Lagi Tahun 2043
  • 2.942 Bencana Alam di Indonesia Sepanjang Januari-November
  • Telantarkan Istri Anak, Oknum DPRD PDIP Blitar Dibiarkan Tanpa Sanksi

Triple Tolerance, Tiga Momen Sakral Dalam Satu Garis Waktu

Tiga momen akan dirayakan hampir bersamaan oleh tiga komunitas besar di Indonesia. Berikut di antaranya:

• Tahun Baru Imlek 2577

Diawali dengan Imlek pada 17 Februari 2026 nanti. Berdasarkan zodiak Tionghoa, tahun ini merupakan tahun Kuda Api.

Imlek bukan sekadar perayaan etnis, melainkan simbol syukur atas pergantian musim dan harapan akan keberuntungan.

Di Indonesia, Imlek telah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas nasional. Warna merah yang dominan, aroma dupa, dan tarian Barongsai menciptakan suasana kegembiraan yang inklusif, dirayakan dimana-mana.

Bagi masyarakat Tionghoa, ini adalah waktu untuk berkumpul bersama keluarga (Chuxi) dan menghormati leluhur.

Tradisi yang berakar dari tanah Tiongkok ini telah berasimilasi dengan budaya lokal Indonesia, menciptakan sebuah identitas baru yang memperkaya budaya bangsa.

Masyarakat Betawi misalnya, juga turut merayakan Imlek dengan saling mengirim hantaran yang disebut dengan Nganter Bandeng.

• Rabu Abu, Puasa Prapaskah

Hanya berselang satu hari, tepatnya pada Rabu, 18 Februari 2026, umat Katolik dan beberapa denominasi Kristen akan merayakan Rabu Abu. Ini adalah hari pertama dari Masa Prapaskah, sebuah perjalanan spiritual selama 40 hari menuju Paskah.

Rabu Abu ditandai dengan penorehan abu di dahi umat sebagai pengingat akan kefanaan manusia dan panggilan untuk bertobat.

Selama masa ini, umat diwajibkan untuk berpuasa dan berpantang. Fokus utamanya adalah penyangkalan diri, sedekah, dan doa yang lebih intens.

Kemeriahan Imlek akan bertemu dengan kekhidmatan Rabu Abu.

• Ramadhan 1447 H

Sehari kemudian, 19 Februari 2026 giliran umat Islam yang menyambung bulan suci Ramadhan. Bulan yang paling dinantikan oleh miliaran Muslim di dunia.

Selama sebulan penuh, umat Muslim menahan lapar, haus, dan hawa nafsu dari terbit fajar hingga terbenam matahari.

Ramadhan bukan hanya soal menahan fisik, tapi juga tentang pembersihan jiwa, solidaritas sosial melalui zakat, dan mempererat silaturahmi melalui buka puasa bersama.

Masuknya awal Ramadhan tepat setelah Rabu Abu berarti bahwa umat Islam dan umat Kristiani/Katolik akan menjalankan ibadah puasa secara bersamaan di bulan Februari dan Maret 2026.

Ini merupakan momen langka yang mempertemukan frekuensi spiritual yang sama di antara dua agama terbesar di Indonesia.

Toleransi dan Dampak Besarnya

Pertemuan ketiga momen ini di Februari 2026 menunjukkan kehidupan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat Indonesia secara nyata.

Pluralisme bukan berarti menyamakan semua agama (sinkretisme), melainkan menghargai keunikan masing-masing keyakinan sambil tetap menjaga ruang publik yang damai.

Kemeriahan Imlek yang biasanya terus berlanjut hingga perayaan Cap Go Meh, bisa jadi akan sedikit berkurang.
Terutama untuk keturunan Tionghoa yang beragama Kristen/Katolik maupun Islam. Namun, momen beruntun ini akan membawa dampak besar bagi perputaran ekonomi kerakyatan.

Tak hanya penuh dengan penjual takjil di pinggir-pinggir jalan, lazimnya perayaan Cap Go Meh sendiri menghadirkan pengusahaan-pengusaha musiman.

Momen ini mengingatkan bahwa meskipun jalan menuju Tuhan itu berbeda-beda, nilai-nilai kemanusiaan, disiplin diri, dan kasih sayang adalah bahasa universal yang menyatukan bangsa, bahkan memberikan dampak ekonomi yang tak bisa diremehkan. 

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: bulan februari langka
Via: februari
Tags: februari 2026imlekrabu aburamadhantoleransi
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Tanaman hias gantung menghiasi teras rumah sebagai tradisi mempercantik rumah jelang Ramadhan

Tradisi Percantik Rumah Jelang Ramadhan, Ini 4 Tanaman Gantung Paling Digemari

Sidang vonis kasus penganiayaan guru oleh suami anggota DPRD Trenggalek di Pengadilan Negeri Trenggalek

Suami DPRD Arogan Penganiaya Guru di Trenggalek Divonis 6 Bulan Penjara 

Puluhan siswa SD di Tulungagung dirawat akibat keracunan massal menu MBG

‘Tumbal’ MBG Kembali Berjatuhan, 24 Siswa SD di Tulungagung Keracunan Massal

  • Ilustrasi gerai Koperasi Desa Merah Putih yang diusulkan menggunakan gedung sekolah dasar

    Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peluang Atlet Indonesia di Olimpiade Musim Dingin 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ramalan Shio Hari Ini 5 Februari 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In