• Login
Bacaini.id
Friday, April 3, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Kamera Jebak BBKSDA Ungkap Kehidupan Satwa Liar di Hutan Kota Trenggalek

Keberadaan landak Jawa, monyet ekor panjang, dan musang pandan menegaskan ekosistem Hutan Kota Trenggalek masih terjaga dan berpotensi dikembangkan sebagai wisata edukasi lingkungan

ditulis oleh Editor
30 January 2026 16:33
Durasi baca: 2 menit
Camera trap BBKSDA Jawa Timur merekam satwa liar dilindungi di kawasan Hutan Kota Trenggalek

Pemasangan camera trap atau kamera jebak di hutan kota Trenggalek (foto/ist)

Bacaini.ID, TRENGGALEK – Pemasangan kamera jebak atau camera trap oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur di kawasan Hutan Kota (Huko) Kabupaten Trenggalek, membuahkan hasil.

Camera trap yang dipasang di hutan kota berhasil merekam keberadaan sejumlah satwa liar dilindungi. Di antaranya sepasang landak Jawa (Hystrix javanica), monyet ekor panjang, serta musang pandan.

Sementara burung Paok Pancawarna yang menjadi sasaran utama pemasangan kamera jebak justru belum terlihat.

“Ini menunjukkan bahwa ekosistem di Hutan Kota Trenggalek masih cukup baik,” jelas Akhmad David Kurnia, Polisi Kehutanan BBKSDA Jawa Timur Jumat (30/1/2026).

Baca Juga: Hore! Desa Wisata Trenggalek dan Malang Terbaik Nasional

Pemasangan camera trap di Hutan Kota Trenggalek sudah berlangsung sepekan. Dipasang pada salah satu pohon dengan ketinggian 50 cm. Pemasangan untuk memastikan keberadaan burung Paok Pancawarna.

Burung Paok Pancawarna dikenal sebagai burung penghuni lantai hutan. Merupakan satwa dilindungi sekaligus endemik Pulau Jawa dan Bali. Namun yang menjadi sasaran utama itu belum terlihat.

Menurut Akhmad David Kurnia, pendokumentasian satwa liar dilindungi dalam rangka mendukung rencana pengembangan wisata minat khusus, seperti bird watching.

“Target utama kami adalah Paok Pancawarna karena statusnya dilindungi dan endemik Jawa-Bali. Ke depan, keberadaan burung ini bisa menjadi daya tarik wisata pengamatan burung,” terang Akhmad David Kurnia.

Berdasarkan hasil inventarisasi BBKSDA, Paok Pancawarna disinyalir berhabitat di kawasan hutan kota. Suaranya masih kerap terdengar oleh petugas saat melakukan pemantauan lapangan.

Sementara keberadaan berbagai satwa yang terekam menjadi indikator keseimbangan ekosistem. Musang pandan misalnya, berperan sebagai omnivora yang membantu menjaga rantai makanan tetap stabil.

“Kami yakin burung itu ada. Suaranya sering terdengar, hanya saja belum berhasil terekam kamera. Karena itu pemantauan akan terus dilakukan,” ungkapnya.

Kepala Bidang Peningkatan Daya Tarik dan Destinasi Wisata Disparbud Trenggalek Toni Widianto, menyambut baik hasil pemantauan BBKSDA. 

Menurutnya, temuan ini memperkuat potensi Hutan Kota Trenggalek sebagai destinasi wisata edukasi berbasis lingkungan.

“Ini kabar baik bagi kami. Keanekaragaman hayati yang ada bisa menjadi sarana edukasi, khususnya bagi pelajar,” kata Toni.

Ia menambahkan, pihaknya berencana menggandeng BBKSDA untuk mengembangkan wisata edukasi sekaligus mengajak masyarakat berperan aktif menjaga kelestarian hutan kota.

“Hutan kota ini unik karena sejak awal memang berupa hutan alami, bukan buatan. Tinggal kita rawat bersama agar tetap lestari dan memberi manfaat bagi generasi mendatang,” pungkasnya.

Penulis: Aby Kurniawan

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: satwa liar hutan kota trenggalek
Via: kamera jebak
Tags: bacaini.idbbksda jawa timurcamera traphutan kota trenggalekpaok pancawarnatrenggalek
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi kenaikan harga plastik dan kemasan makanan

Harga Plastik Naik Tajam, Pedagang Mulai “Pelit” Kresek Akibat Lonjakan Biaya Produksi

Foto: bacaini by AI

Jejak Diplomasi Soekarno dan Jalan Masuk Freeport ke Papua

Pantai Serang Blitar sumber pendapatan desa

Hasil Audit Ungkap Dugaan Kebocoran BUMDes Serang Blitar, Inspektorat Beri Rekomendasi

  • Wawali Blitar Elim Tyu Samba tidak hadir di upacara Hari Jadi ke-120 Kota Blitar

    Ada Apa dengan Wawali Blitar Elim Tyu Samba? Absen di Hari Jadi ke-120 Kota Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terguling di Tol Jombang, Bus Restu Angkut 35 Penumpang, Evakuasi Korban Berlangsung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Muscab PKB Blitar Penuh Kejutan, Nasa Barcelona Tantang Gus Tamim di Bursa Ketua DPC

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In