• Login
Bacaini.id
Sunday, February 1, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Tentang Diet Karnivora, Benarkah Baik Untuk Diabetes?

Fenomena diet karnivora didorong oleh pengaruh kuat para meatfluencers yang mempromosikan gaya hidup makan daging saja di platform TikTok dan Instagram

ditulis oleh Editor
11 January 2026 17:43
Durasi baca: 4 menit
diet karnivora

Mengenal diet karnivora (foto AI/Bacaini.id)

Bacaini.ID, KEDIRI — Diet karnivora jadi tren yang sangat viral di media sosial internasional dalam beberapa tahun terakhir.

Hingga awal tahun 2026, tren ini terus bergerak mengalahkan promosi go vegan! kaum vegetarian di media sosial. Dua jenis diet yang saling bertolak belakang.

Fenomena diet karnivora didorong oleh pengaruh kuat para ‘meatfluencers’ yang mempromosikan gaya hidup makan daging saja di platform seperti TikTok dan Instagram.

Diet ini semakin populer, terutama di kalangan mereka yang ingin menurunkan berat badan atau mengatasi masalah kesehatan tertentu.

Baca Juga: Ingin Diet yang Tak Bikin Bosan? Ini Makanan Sehat Pengganti Nasi

Mengenal Diet Karnivora, Hanya Makanan Hewani Anti Nabati

Diet karnivora oleh para ahli digolongkan dalam jenis diet ekstrem karena hanya mengandalkan produk hewani seperti daging merah, ayam, ikan, telur, dan lemak hewani. Dan yang sering dipromosikan oleh ‘meatfluencers’ adalah makan satu blok butter tiap hari.

Sementara makanan nabati seperti sayur, buah, dan biji-bijian sepenuhnya dihindari. Diet karnivora juga sepenuhnya menolak karbohidrat.

Pendukung diet karnivora meyakini bahwa tubuh manusia dapat berfungsi optimal hanya dengan asupan protein dan lemak hewani.

Mereka beranggapan bahwa banyak masalah kesehatan modern justru dipicu oleh konsumsi karbohidrat berlebih dan makanan olahan.

Namun di sisi lain, diet ini juga menuai kritik dari kalangan medis dan ahli gizi, yang berpendapat diet ini tidak seimbang.

Tujuannya dari diet karnivora adalah membuat tubuh menggunakan lemak sebagai sumber energi utama, mirip dengan prinsip diet keto, namun jauh lebih ketat.

Baca Juga: Lagi Tren Climate Diet Gaya Hidup Ramah Lingkungan, Apa Itu?

Klaim Manfaat Diet Karnivora: Penurunan Berat Badan Hingga Lepas Obat Diabetes

Sebagian orang yang menjalani diet karnivora melaporkan penurunan berat badan yang cepat, nafsu makan lebih terkontrol, serta berkurangnya peradangan atau keluhan pencernaan.

Asupan protein tinggi juga dianggap membantu menjaga massa otot dan membuat tubuh kenyang lebih lama.

Pada kasus tertentu, diet ini dilaporkan membantu mengurangi gejala penyakit autoimun atau gangguan metabolik. Namun, sebagian besar klaim tersebut masih bersifat pengalaman pribadi dan belum didukung bukti ilmiah jangka panjang yang kuat.

Studi oleh National Institutes of Health berupa survei observasional terhadap orang yang menjalani diet karnivora, menemukan hasil yang dilaporkan oleh peserta. Berikut di antaranya.

• Penurunan HbA1c atau penurunan kadar gula darah

• Gula darah lebih stabil

• Banyak penderita diabetes tipe 2 mengurangi atau menghentikan obat

• Berat badan turun

• Trigliserida menurun atau penurunan lemak dalam darah

• HDL (kolesterol baik) naik

Namun yang perlu dicatat adalah studi ini bukanlah uji klinis. Hasil yang dilaporkan adalah klaim dari orang-orang yang melakukan diet karnivora selama minimal 6 bulan.

Data yang didapatkan berbasis laporan diri (self-reported), tidak ada kontrol, tidak ada pembanding, dan tidak ada data keamanan jangka panjang.

Meskipun studi ini seringkali dijadikan rujukan promosi diet karnivora untuk mengatasi diabetes, hasilnya tidak bisa digeneralisasi ke semua penderita diabetes.

Beberapa ahli berpendapat diet karnivora justru berisiko untuk orang dengan diabetes tipe 1, penyakit ginjal, riwayat jantung, gangguan makan dan orang-orang yang menganggap diet karnivora sebagai gaya hidup permanen. 

Risiko dan Kekhawatiran Kesehatan

Meskipun diet karnivora dilaporkan juga memiliki manfaat positif seperti penurunan berat badan, stabilitas gula darah, kesehatan mental dan energi dan mengurangi gejala autoimun, ahli gizi mengingatkan bahwa diet ini berisiko menyebabkan kekurangan serat, vitamin, dan mineral penting yang biasanya diperoleh dari sayur dan buah.

Dalam jangka panjang, pola makan yang hanya mengonsumsi bahan makan hewani, dapat memengaruhi kesehatan pencernaan, mikrobiota usus, hingga meningkatkan risiko penyakit jantung jika tidak diawasi dengan baik.

Konsumsi lemak jenuh dan kolesterol yang tinggi juga menjadi perhatian, terutama bagi orang dengan riwayat tekanan darah tinggi atau gangguan kolesterol.

Selain itu, diet yang terlalu restriktif, membatasi secara ketat, berpotensi sulit dijalani dalam jangka panjang dan bisa memicu pola makan tidak seimbang.

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: tentang diet karnivora
Via: diet karnivora
Tags: diabetesdietdiet karnivora
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Momen Mbak Wali Tebar Kebahagiaan di PAUD Thoyyiba

Gus Qowim Apresiasi Perkembangan KSPPS BMT NU Kota Kediri

Pemasangan erection girder proyek Tol Kediri–Tulungagung di Jalan Suparjan Mangun Wijaya Kota Kediri

Pemasangan Erection Girder Tol Kediri–Tulungagung Tutup Jalan Suparjan Mangun Wijaya

  • Infografik daftar event Jawa Timur yang masuk Karisma Event Nusantara (KEN) 2026

    KEN 2026 Jawa Timur: Kediri, Blitar, Tulungagung Gugur, Trenggalek Melaju

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Banjir dan Longsor Terjang Watulimo Trenggalek, Jalan Raya Bandung–Prigi Putus Total

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cuaca Ekstrem Melanda Jawa Timur, BMKG Sebut Blitar Raya hingga Madura Jalur Utama Angin Kencang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In