• Login
Bacaini.id
Sunday, April 26, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Ratusan Baut Rel KAI Daop 7 Madiun di Blitar Dimaling

Pengungkapan aksi pencurian ratusan baut rel kereta api di Blitar berawal dari hilangnya 13 baut

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
7 January 2026 23:17
Durasi baca: 2 menit
baut rel kereta api

Baut rel kereta api milik KAI Daop 7 Madiun di Blitar digasak maling (foto/ist)

Bacaini.ID, BLITAR – Sebanyak 108 baut penambat rel kereta api di Kabupaten Blitar di wilayah Daop 7 Madiun hilang digasak pencuri atau maling.

Pengungkapan aksi pencurian ratusan baut rel kereta api berawal dari hilangnya 13 baut. Pelaku telah diringkus oleh aparat Polsek Sanankulon.

Menurut Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari aksi pencurian baut rel kereta di Blitar merupakan kejahatan serius. Sebab mengancam keselamatan nyawa manusia.

“Ini kejahatan serius yang secara langsung mengancam keselamatan perjalanan kereta api dan nyawa ribuan penumpang yang melintas setiap hari,” ujar Tohari dalam keterangan rilisnya Rabu (7/1/2026).

Baca Juga: KAI Daop 7 Madiun Panen Penumpang di Libur Nataru

Hilangnya baut rel kereta berawal dari hasil pemeriksaan di KM 127+358 petak jalan Blitar–Rejotangan. Sebanyak 13 baut rel kereta tidak berada di tempatnya.

Kemudian aparat Polsek Sanankulon Polres Blitar Kota menginformasikan kepada KAI Daop 7 Madiun telah mengamankan seseorang yang diduga pelaku pencurian baut rel kereta.

Dalam pemeriksaan terduga pelaku mengakui perbuatannya. Ia tidak hanya menggasak 13 baut rel kereta. Tapi juga beroperasi di 5 titik lain. Totalnya sebanyak 108 baut rel kereta.

5 titik itu adalah BH 537 KM 133+723, BH 536 KM 133+254, BH 532 KM 131+770, BH 524 KM 127+851 dan BH 522 KM 127+358.

Hasil curian itu terungkap dijual kepada pedagang barang bekas di Desa Rembang Kecamatan Sananwetan Kota Blitar.

“Total kehilangan mencapai 108 buah baut penambat rel,” jelas Tohari.

Dalam kasus pencurian baut rel kereta api ini KAI Daop 7 Madiun mengalami kerugian material sekitar Rp4.133.700.

Tohari menjelaskan bahwa baut penambat rel merupakan komponen vital yang berfungsi menjaga posisi dan kestabilan rel agar tetap sesuai standar teknis keselamatan.

Jika satu saja baut penambat hilang, potensi gangguan jalur meningkat. Apalagi jika puluhan baut dicuri, risikonya bisa berujung pada anjloknya kereta.

“Ini bukan soal nilai besi tua, tapi soal keselamatan manusia,” ungkap Tohari.

Baca Juga: KAI Daop 7 Madiun Tambah Rangkaian KA Untuk Nataru

KAI menegaskan perbuatan yang terjadi memiliki ancaman pidana berat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.

Diketahui di perlintasan terdapat 34 perjalanan KA Jarak Jauh dan KA Lokal Dhoho/Panataran setiap hari, dengan volume penumpang mencapai 400–900 pelanggan KAJJ dan 1.500–2.000 pelanggan KA lokal per hari.

“Karena itu, keselamatan jalur adalah harga mati yang tidak bisa ditawar,” pungkas Tohari.

Penulis: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: pencurian baut rel kereta
Via: kai daop 7 madiun
Tags: bacaini.idkai daop 7 madiunpencurian baut rel kereta
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Aktivis PMII Blitar Raya dampingi warga terdampak limbah

Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

Polisi menggerebek daycare Little Aresha di Yogyakarta terkait kasus kekerasan anak

Viral Penggerebekan Daycare Little Aresha Yogyakarta, Simak Tips Memilih Daycare Aman

Forum diskusi di Istana Gebang Blitar membahas peran Pancasila dalam menjaga arah demokrasi Indonesia

Diskusi di Istana Gebang Blitar: Demokrasi Kehilangan Arah, Pancasila Tak Lagi Jadi Kompas Politik

  • Jembatan Cangar Batu Mojokerto lokasi bunuh diri dan fenomena Werther Effect

    Jembatan Cangar Kembali Jadi Lokasi Bunuh Diri, Efek Werther di Media Sosial Disorot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Kediri Tak Punya Strategi Lanjutkan Proyek Alun-alun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Larung Sembonyo Trenggalek 2026: Ribuan Warga Ikuti Ritual Syukur Nelayan Prigi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In