• Login
Bacaini.id
Saturday, May 2, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Peringatan Hari Guru dan HUT Korpri di Jember: Menguatkan Dedikasi, Meneguhkan Pengabdian

ditulis oleh Redaksi
28 November 2025 14:31
Durasi baca: 2 menit
Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim saat peringatan Hari Guru Nasional

Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim saat peringatan Hari Guru Nasional

Bacaini.ID, JEMBER – Peringatan Hari Guru Nasional 2025 dan HUT Korpri ke-54 di Jember berlangsung penuh penghargaan. Lewat rangkaian upacara dan apresiasi untuk para pendidik serta ASN, momentum ini menjadi pengingat pentingnya peran mereka dalam memperkuat layanan publik dan masa depan pendidikan.

Pemerintah Kabupaten Jember menggelar upacara gabungan untuk memperingati Hari Guru Nasional 2025 dengan tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat” dan HUT Korpri ke-54 bertema “Bersatu, Berdaulat, Bersama Korpri dalam Mewujudkan Indonesia Maju”, Jumat (28/11/2025).

Suasana upacara semakin meriah dengan penampilan tarian massal Cilukba oleh ratusan anggota IGTKI Jember. Aksi mereka yang kompak dan penuh energi membuka acara dengan hangat. Setelah itu, Marching Band Gistara Spada dari SMPN 2 Jember tampil dengan iringan musik yang memukau dan langkah tegas yang menambah semarak upacara.

Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim, bertindak sebagai pembina upacara. Ia membacakan amanat Bupati Jember Gus Fawait yang menyoroti peran guru sebagai pondasi utama pembangunan bangsa.

 “Guru, menurut amanat tersebut, bukan hanya pengajar, tetapi agen pembentuk karakter, penuntun nalar kritis, sekaligus teladan di dalam dan luar kelas. Mereka hadir sebagai orang tua kedua, mentor, dan sahabat bagi para murid,” katanya mewakili bupati.

Gus Fawait juga mengajak para guru menjaga jati diri profesinya serta memperkuat niat pengabdian. Ia mengingatkan masyarakat agar menghargai peran guru dan membangun komunikasi yang baik antara keluarga dan sekolah karena keluarga tetap menjadi fondasi pendidikan anak.

Dalam rangkaian upacara, pemerintah juga menyerahkan Satyalancana Karya Satya sebagai bentuk penghargaan bagi ASN yang telah mengabdi 10, 20, hingga 30 tahun. Penghargaan ini menjadi simbol dedikasi dan loyalitas mereka dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

Selain peringatan Hari Guru, upacara ini sekaligus menjadi momen refleksi bagi anggota Korpri yang memperingati HUT ke-54. Melalui amanat Bupati yang dibacakan, Korpri diingatkan tentang komitmen panjangnya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. ASN Jember didorong untuk terus adaptif, inovatif, serta menghadirkan birokrasi yang cepat dan responsif.

“Saya mengajak seluruh ASN di Kabupaten Jember untuk memperkuat integritas, mengutamakan kepentingan publik, dan meningkatkan kompetensi demi pelayanan yang transparan dan akuntabel,” demikian pesan Bupati dalam amanat tersebut.

Ia menegaskan bahwa ASN Jember memiliki peran penting dalam mewujudkan semangat “Jember Baru, Jember Maju.” Dengan kolaborasi dan komitmen yang kuat, Jember diharapkan semakin berdaya saing, inovatif, dan memberikan kesejahteraan lebih luas bagi warganya.

Amanat tersebut ditutup dengan apresiasi kepada seluruh guru dan ASN atas dedikasi mereka. “Semoga semangat Hari Guru Nasional dan HUT Korpri menguatkan tekad kita untuk terus memberikan yang terbaik bagi bangsa dan masyarakat,” demikian pesan penutup yang disampaikan dalam upacara.

Penulis             : Mega

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Musik menjadi cara paling populer untuk meredakan stres menurut studi terbaru di Amerika Serikat (foto/ist)

Musik Linkin Park hingga Taylor Swift Jadi Pereda Stres, Ini Hasil Studinya

Ilustrasi pendidikan di zaman kolonial. Foto: istimewa

Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

Tradisi Sinongkelan di Desa Prambon Trenggalek dengan pertunjukan Grebeg Sinokel

Tradisi Sinongkelan Trenggalek, Jejak Pelarian Susuhunan Paku Buwono II di Bedah Kartasura

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAI Daop 7 Madiun Kembangkan Bisnis Non-Core, Hadirkan Lounge dan Integrasi Transportasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gibran Tinjau Bendungan Bagong di Trenggalek, Warga Sampaikan 5 Aspirasi Penting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sejarah May Day di Indonesia: Ajaran Semaun tentang Persatuan Buruh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In