• Login
Bacaini.id
Tuesday, January 27, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Kasus Bullying di Sekolah Jawa Timur Bikin Geleng-geleng

Ada 81 kasus kekerasan dan tertinggi. Tidak hanya terjadi di sekolah umum, tapi juga di madrasah dan lingkungan pondok pesantren

ditulis oleh Editor
28 November 2025 20:26
Durasi baca: 3 menit
kasus bullying di sekolah jawa timur

Kasus bullying di sekolah Jawa Timur mengkhawatirkan (foto ilustrasi/freepik)

Bacaini.ID, KEDIRI – Kasus bullying atau kekerasan di lingkungan pendidikan wilayah Provinsi Jawa Timur menunjukkan tren yang mengkhawatirkan sekaligus bikin geleng-geleng kepala.

Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) menempatkan Jawa Timur sebagai provinsi paling banyak terjadi kasus kekerasan di sekolah.

Kendati demikian, kasus bullying di lingkungan pendidikan secara nasional diketahui juga meningkat dari tahun ke tahun.

JPPI menyebut sepanjang tahun 2024 terdapat 573 kasus kekerasan di lingkungan pendidikan tingkat dasar dan menengah.

Maraknya kasus bullying tidak hanya terjadi di sekolah umum, tapi juga di lingkungan madrasah dan pondok pesantren.

Baca Juga:

  • Bullying Massal Siswa SMP di Blitar Akhirnya Ditangani Polisi
  • Polisi Tegaskan Kasus Bullying Massal Siswa di Blitar Jalan Terus
  • Banner Penolakan Koperasi Merah Putih Muncul di Trenggalek

Jumlah kasus kekerasan yang ter-capture diperkirakan hanya ujung gunung es. Sebab diinput dari pemberitaan media massa dan kanal pengaduan JPPI.

Pada tahun 2025 terhitung hingga per November, JPPI melaporkan terdapat 601 kasus kekerasan di sekolah. Berikut jenis kekerasan yang terjadi.

• 41% kekerasan seksual

• 31% perundungan

• 11% kekerasan psikis

• 10% kekerasan fisik

• 6% kebijakan diskriminatif

Kebijakan diskriminatif yang dimaksud ini meliputi penolakan pendirian sekolah kelompok minoritas. Kemudian kewajiban atau pelarangan penggunaan jilbab, hingga pembatasan guru dan siswa minoritas.

Berikut 10 provinsi dengan kasus kekerasan teratas di lingkungan pendidikan sesuai data JPPI.

• Jawa Timur: 81 kasus

• Jawa Barat: 56 kasus

• Jawa Tengah: 45 kasus

• Banten: 32 kasus

• Jakarta: 30 kasus

• Nusa Tenggara Timur: 23 kasus

• Lampung: 23 kasus

• DI Yogyakarta: 23 kasus

• Sumatera Utara: 17 kasus

• Riau: 17 kasus

Menurut JPPI, peningkatan jumlah kasus kekerasan di lingkungan pendidikan secara umum mengindikasikan sekolah belum sepenuhnya menjadi ruang aman bagi anak-anak.

Selain itu ditemukan fakta bahwa kecenderungan pihak lembaga pendidikan, baik sekolah umum, madrasah maupun pesantren masih relatif cenderung menutup-nutupi kasus yang terjadi.

Kemudian juga penanganan kasus kekerasan atau bullying yang terjadi hanya bersifat administratif atau hanya diselesaikan secara kekeluargaan. 

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: kasus bullying di sekolah jawa timur
Via: bullying
Tags: bacaini.idbullyingkasus bullyingkasus bullying sekolah jawa timurkekerasan di sekolahmadrasahpondok pesantren
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Infografik daftar event Jawa Timur yang masuk Karisma Event Nusantara (KEN) 2026

KEN 2026 Jawa Timur: Kediri, Blitar, Tulungagung Gugur, Trenggalek Melaju

Ilustrasi gerai Koperasi Desa Merah Putih yang diusulkan menggunakan gedung sekolah dasar

Sekolah atau Koperasi? 9 SD di Tulungagung Diusulkan Jadi Gerai KDMP, 3 Masih Aktif

Ilustrasi Ratu Kalinyamat, Ratu Jepara abad ke-16 yang memimpin armada laut melawan Portugis di Malaka

Ratu Kalinyamat: Ratu Jepara yang Membuat Portugis Ketar-ketir

  • Angin kencang dan awan gelap melanda wilayah Jawa Timur saat BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem

    Cuaca Ekstrem Melanda Jawa Timur, BMKG Sebut Blitar Raya hingga Madura Jalur Utama Angin Kencang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bus Harapan Jaya Terobos Lampu Merah, Tabrak Mobil, Motor, dan Rumah di Kediri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Perlu Wisata Alam, Kuliner Khas Nganjuk Ini Bikin Orang Rela Balik Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In